Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Video Pembelajaran Rias Wajah Foto Berwarna Pada Jurusan Kecantikan SMK Forward Nusantara Padillah, Fani; Supiani, Titin; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan video pembelajaran rias wajah foto berwarna sebagai media alternatif dalam proses pembelajaran pada jurusan kecantikan di SMK Forward Nusantara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang optimalnya metode pembelajaran konvensional yang hanya menggunakan ceramah dan demonstrasi, sehingga siswa kesulitan memahami materi serta tidak dapat mengulang kembali pembelajaran dengan mandiri. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dan menggunakan model 4D: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Produk yang dikembangkan adalah video pembelajaran yang tervalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Hasil menunjukkan bahwa video memenuhi kriteria dan dapat digunakan untuk pembelajaran. Selain itu, uji praktikalitas yang melibatkan siswa kelas XI Jurusan Kecantikan menunjukkan bahwa video pembelajaran mudah dipahami, menarik, dan praktis digunakan. Dengan demikian, video pembelajaran rias wajah foto berwarna yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat diterapkan sebagai media penunjang pembelajaran di kelas maupun sebagai sumber belajar otodidak bagi siswa.
Hubungan Hasil Belajar Siswa Tata Kecantikan Kulit Dengan Minat Menjadi Beauty Therapist Di Smk Forward Nusantara Ginting, Karina Agita; Supiani, Titin; Jubaedah, Lilis
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hasil belajar siswa pada mata pelajaran facial dan body treatment dengan minat menjadi beauty therapist di SMK Forward Nusantara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, serta teknik sampling jenuh yang melibatkan 37 siswa kelas X dan XI Tata Kecantikan Kulit. Instrumen penelitian terdiri dari dokumentasi nilai ujian praktik dan angket minat yang disusun berdasarkan empat indikator: perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan aktif. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar basic facial kelas X sebesar 69,83, basic body treatment kelas X sebesar 73,78, dan advanced facial kelas XI sebesar 72,05. Nilai-nilai tersebut masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Sementara itu, minat siswa terhadap profesi beauty therapist termasuk kategori sedang hingga tinggi. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan tidak linear. Oleh karena itu, analisis korelasi dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji hipotesis menunjukkan pada kelas X nilai signifikansi sebesar 0,248 (p > 0,05) dan pada kelas XI sebesar 0,922 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil belajar dengan minat menjadi beauty therapist baik pada kelas X maupun kelas XI. Hal ini mengindikasikan bahwa minat siswa kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain di luar capaian hasil belajar praktik.
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Pemilihan Kosmetik Foundation Untuk Rias Wajah Pesta Reza, Erika Syavita Auliana; Supiani, Titin; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap pemilihan kosmetik foundation untuk rias wajah pesta berdasarkan lima atribut: bentuk sediaan, warna, tampilan, kemasan, dan harga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 154 mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis dengan uji Chi Square serta analisis multiatribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut foundation yang paling disukai adalah liquid foundation (45%), berwarna neutral skin undertone (56%), memiliki tampilan matte finish (68%), dikemas dalam botol pump (39%), dan berada pada rentang harga Rp. 50.000 – Rp. 150.000 (59%). Uji Chi Square menunjukkan seluruh atribut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap preferensi konsumen (p < 0,05). Berdasarkan analisis Fishbein, atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam pembelian foundation secara berurutan adalah harga, warna, bentuk, tampilan, dan kemasan. Temuan ini menunjukkan bahwa harga menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan pembelian foundation untuk rias wajah pesta di kalangan mahasiswa
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Sanggul Modern Tanpa Sasak Berbasis Canva Pada Siswa Student Day Tata Rias Kelas XI SMA Plus PGRI Cibinong Adzra, Ifti; Supiani, Titin; Hidayah, Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul pembelajaran Sanggul Modern Tanpa Sasak berbasis Canva sebagai media pembelajaran mandiri bagi siswa kelas XI Student Day Tata Rias di SMA Plus PGRI Cibinong. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Proses pengembangan dilakukan secara sistematis mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan, hingga uji kelayakan dan praktikalitas. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan kelayakan sebesar 97,77% dan 92,22% tanpa revisi, sedangkan ahli media memperoleh skor 66,36% pada tahap awal dan 76,36% pada tahap lanjutan. Uji praktikalitas terhadap peserta didik menghasilkan skor 91,66% pada tahap One to One dan 85,64% pada tahap Small Group. Temuan ini menunjukkan bahwa E-Modul yang dikembangkan valid, sangat layak, dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran, serta mampu mendukung pembelajaran mandiri siswa khususnya pada materi Sanggul Modern Tanpa Sasak.