Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Pengembangan Atraksi Wisata Budaya Di Kampung Wisata Saribu Gonjong Novra, Eddi; Riyanda, Riko; Suita, Nelya
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.4879

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah lemahnya SDM dalam pengembangan atraksi wisata budaya dan tidak banyaknya mengetahui tentang wisata budaya di Kampung Wisata Seribu Gonjong Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi pengembangan atraksi wisata budaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari pembuka adat maupun masyarakat yang tidak memiliki status di kaum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan komunikasi langsung melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan diantara lain, Faktor-faktor Internal yang menjadi kelemahan Atraksi Wisata Budaya di Kawasan Kampung Wisata Saribu Gonjong: a) tidak banyak yang mampu meyelenggarakan acara adat ini, seperti pembuatan makanan adat yang lama hingga biaya yang besar menjadi kelemahan pada setiap acara, b) kurangnya regenerasi penyambung/penerus adat. Faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang Atraksi Wisata Budaya di kawasan Saribu Gonjong ialah: a) sanggar-sanggar seni yang ada di daerah Kampung Wisata Sarugo dapat menjadi salah satu peluang untuk memeriahkan setiap acara yang ada di kawasan tersebut, b) peran serta pemerintah  dapat membantu terselenggaranya acara adat dalam pendanaan. Faktor-faktor Eksternal yang menjadi Ancaman Atraksi Wisata Budaya di Kawasan Kampung Wisata Sarugo ialah tidak banyak remaja-remaja yang mau meneruskan dan melestarikan acara-acara adat.Kata kunci: strategi, pengembangan, atraksi wisata, wisata budaya
Integrasi Hospitality Sdm Dan Storytelling Branding Dalam Meningkatkan Experience Wisatawan Mancanegara Di Bukittinggi Sylvi Nezi Azwita; Eddi Novra; Rozi Yuliani
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7881

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah dan devisa negara. Kota Bukittinggi sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif integrasi antara kualitas hospitality sumber daya manusia (SDM) dan strategi storytelling branding dalam meningkatkan pengalaman (tourist experience) wisatawan mancanegara di Bukittinggi.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 wisatawan mancanegara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hospitality SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman wisatawan, yang tercermin dari aspek keramahan, komunikasi interpersonal, dan profesionalisme layanan. Selain itu, storytelling branding juga terbukti berpengaruh signifikan dalam membentuk persepsi dan pengalaman emosional wisatawan melalui penyampaian nilai budaya, sejarah, dan identitas lokal secara menarik dan autentik. Secara simultan, integrasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan dibandingkan pengaruh parsial masing-masing variabel.Kata kunci: hospitality SDM, storytelling branding, pengalaman wisatawan, wisatawan mancanegara, pariwisata Bukittinggi
Rehabilitasi Destinasi Wisata dan Penguatan Kapasitas Mitigasi Bencana Pokdarwis Nagari Maninjau Melalui Program Mahasiswa Berdampak Helga Yermadona; Dytchia Septi Kesuma; Eddi Novra; Selpa Dewi; Moch Abdi; Muhammad Yusuf Yuskha; Panji Satria Dirgantara; Aprizon Aprizon; Besrizal Besrizal
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.8458

Abstract

Bencana banjir dan longsor yang melanda Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada November–Desember 2025 menyebabkan kerusakan signifikan pada destinasi wisata dan infrastruktur kelompok pengelola wisata. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merehabilitasi destinasi wisata dan memperkuat kapasitas mitigasi bencana Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Maninjau. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui lima tahapan: sosialisasi, survei lapangan, rehabilitasi fisik, penyusunan peta, dan pelatihan tanggap bencana. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi gotong royong rehabilitasi destinasi Pemandian Aia Angek dan Air Terjun Sarasah Badarun, pembuatan peta wisata, kuliner, dan penginapan, penyusunan peta rawan bencana dan jalur evakuasi Jorong Gasang Nagari Maninjau untuk mitigasi, serta pengadaan perlengkapan tanggap bencana. Hasil program menunjukkan dua destinasi berhasil direhabilitasi, peta wisata dan peta rawan bencana tersedia di titik strategis, serta terjadi peningkatan pemahaman anggota Pokdarwis terhadap peta rawan bencana, jalur evakuasi, dan penggunaan perlengkapan tanggap bencana. Hasil evaluasi terhadap 20 orang anggota Pokdarwis menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 55 pada pre-test menjadi 80 pada post-test. Selain itu, seluruh perlengkapan tanggap bencana diserahterimakan kepada mitra. Program ini berkontribusi pada pemulihan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan penguatan ketangguhan komunitas wisata dalam menghadapi ancaman bencana di masa mendatang
Evaluasi Pengembangan Potensi Wisata Ayia Angek Melalui Pendekatan 4a (Attraction, Accessibility, Amenity, Dan Ancillary) Di Nagari Muaro Paiti Kabupaten Lima Puluh Kota Eddi Novra; Sylvi Nezi Azwita; Winda Diana; Wahyuni Novela
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.8298

Abstract

Objek wisata Ayia Angek di Nagari Muaro Paiti merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, pengembangan destinasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala sehingga potensinya belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengembangan potensi wisata Ayia Angek menggunakan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemerintah nagari, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek attraction memiliki potensi yang tinggi berupa sumber air panas alami yang unik dan lingkungan alam yang masih asri. Namun, aspek accessibility masih terkendala oleh keterbatasan petunjuk arah dan kualitas akses menuju lokasi. Pada aspek amenity ditemukan keterbatasan fasilitas pendukung seperti toilet, tempat ibadah, tempat sampah, dan pusat informasi wisata. Sementara itu, aspek ancillary menunjukkan bahwa kelembagaan pariwisata melalui Pokdarwis telah berjalan namun belum optimal dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian merekomendasikan peningkatan fasilitas wisata, penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan promosi digital, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta guna mendukung pengembangan wisata Ayia Angek secara berkelanjutan. Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Potensi Wisata, 4A Pariwisata, Community Based Tourism, Ayia Angek.