Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Mooi-Indie dalam Narasi-Narasi Perjalanan F.W. Junghuhn dan Buku Puisi Priangan si Jelita Karya Ramadhan K.H. Rabbani, Ilham
Jurnal Nusantara Raya Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v1i1.6601

Abstract

Abstrak: Penelitian ini akan berusaha membahas bentuk-bentuk Mooi-Indie yang terepresentasikan dalam narasi-narasi perjalanan Junghuhn dan puisi-puisi karya Ramadhan. Narasi-narasi Junghuhn diambil dari buku Sunda Abad ke-19 karya Hawe Setiawan, sementara karya Ramadhan yang dipilih ialah Priangan si Jelita. Pisau analisis yang digunakan adalah teori intertekstual yang dikembangkan oleh Julia Kristeva. Metode yang dipilih ialah kualitatif-deskriptif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini, bahwa bentuk-bentuk Mooi-Indie yang terepresentasikan dalam karya kedua penulis ialah, alam Sunda dalam narasi-narasi Junghuhn semata-mata dipaparkan secara polos dan lebih diarahkan sebagai “jalan” ke arah kontemplasi bertemu Sang Pencipta, sementara puisi-puisi Ramadhan mempergunakan unsur trinitas suci Mooi-Indie sebagai penyampai ironi atau suara lain mengenai gejala budaya dan gejala alam Sunda, yakni adanya pengacauan di tanah Sunda oleh gerombolan yang melabeli diri mereka sebagai kelompok Darul Islam.
Mooi-Indie dalam Narasi-Narasi Perjalanan F.W. Junghuhn dan Buku Puisi Priangan si Jelita Karya Ramadhan K.H. Rabbani, Ilham
Jurnal Nusantara Raya Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v1i1.6601

Abstract

Abstrak: Penelitian ini akan berusaha membahas bentuk-bentuk Mooi-Indie yang terepresentasikan dalam narasi-narasi perjalanan Junghuhn dan puisi-puisi karya Ramadhan. Narasi-narasi Junghuhn diambil dari buku Sunda Abad ke-19 karya Hawe Setiawan, sementara karya Ramadhan yang dipilih ialah Priangan si Jelita. Pisau analisis yang digunakan adalah teori intertekstual yang dikembangkan oleh Julia Kristeva. Metode yang dipilih ialah kualitatif-deskriptif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini, bahwa bentuk-bentuk Mooi-Indie yang terepresentasikan dalam karya kedua penulis ialah, alam Sunda dalam narasi-narasi Junghuhn semata-mata dipaparkan secara polos dan lebih diarahkan sebagai “jalan” ke arah kontemplasi bertemu Sang Pencipta, sementara puisi-puisi Ramadhan mempergunakan unsur trinitas suci Mooi-Indie sebagai penyampai ironi atau suara lain mengenai gejala budaya dan gejala alam Sunda, yakni adanya pengacauan di tanah Sunda oleh gerombolan yang melabeli diri mereka sebagai kelompok Darul Islam.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI PENGUATAN DAKWAH KOMUNITAS PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH CILACAP DI ERA REVOLUSI SOSIAL 5.0 Muharudin, Eko; Wibowo, Mukti Agung; Rabbani, Ilham; Pamungkas, Onok Yayang; Sadeli, Elly Hasan
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2550

Abstract

Di era revolusi sosial 5.0 sekarang ini, seseorang harus menguasai literasi yang mumpuni agar dapat mengembangkan diri dan mampu bersaing di kancah global. Pemuda Muhammadiyah sebagai ujung panah dakwah Persyarikatan Muhammadiyah sangat memerlukan wawasan berupa pelatihan dan pengembangan literasi digital untuk menunjang kegiatan dakwah. Tujuan kegiatan ini adalah (1) memberi pemahaman tentang pentingnya penguasaan literasi digital sebagai strategi dakwah di era revolusi sosial 5.0, (2) memberi dan menguatkan pemahaman tentang teknik mencari sumber kegiatan dakwah dengan baik dan benar (sahih) di media digital, khususnya berbasis media sosial, dan (3) melatih untuk meningkatkan keterampilan menulis esai populer berbasis media sosial untuk menunjang kegiatan dakwah komunitas. Metode yang digunakan adalah tes dan pelatihan. Hasil yang kegiatan ini yaitu (1) meningkatnya pemahaman tentang penguasaan literasi digital sebagai strategi dakwah komuniktas di era revolusi sosial 5.0, (2) meningkatnya pemahaman teknis mencari sumber informasi untuk kegiatan dakwah komunitas dengan baik dan benar (sahih) di media sosial, dan (3) terampil dalam menulis esai populer di media sosial untuk menunjang kegiatan dakwah komunitas di lingkungan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Cilacap. , pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang lebih cakap, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan media digital untuk tujuan edukatif dan dakwah.