Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Latihan Flutter Kick terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas Pada Siswa Ekstrakurikuler di SD Al-Zahra Indonesia Ichwan, Muhamad Aryo Raditya; Mahardika, Galang Pakarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan flutter kick terhadap kecepatan renang gaya bebas pada siswa ekstrakurikuler di SD Al-Zahra Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan desain eksperimen pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini berjumlah 34 siswa. Sampel pada penelitian ini berjumlah 15 siswa berusia 10-11 tahun. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan porpusive sampling. Data diperoleh melalui tes kecepatan renang gaya bebas sepanjang 50 meter sebelum dan setelah intervensi latihan flutter kick yang dilaksanakan selama 12 pertemuan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa waktu rata-rata pretest adalah 58,67 detik dan waktu rata-rata posttest menurun menjadi 53,70 detik, dengan signifikansi statistik (p < 0,05) yang menunjukkan peningkatan kecepatan yang signifikan setelah perlakuan. Uji normalitas dan homogenitas data menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan homogen, mendukung analisis lebih lanjut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latihan flutter kick berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kecepatan renang gaya bebas pada siswa, sejalan dengan kebutuhan pengembangan teknik dan kekuatan otot kaki dalam olahraga renang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PRECISION LONG JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Supardi, Supardi; Yusuf, P. Muhammad; Mahardika, Galang Pakarti
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11757

Abstract

Dalam pendidikan jasmani proses yang dirancang dan disusun secara sistematik dapat meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan ketrampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif serta kecerdasan emosi. Pendidikan jasmani pada materi lompat jauh yang di terapkan di SMPN 1 Seteluk belum sepenuhnya maksimal karena masih ada rasa takut dan kurangnya percaya diri, maka perlu adanya penerapan model pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump siswa kelas VIII.C SMPN 1Seteluk Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah Penelitian Tidakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII,C yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi dan tes. Analitis data dalam penelitian ini adalaah analisis deskriptif presentase. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,72 dan siklus II sebesar 84,59. Hal ini di perkuat lagi dengan observasi siswa yang mengalami peningkatan ke aktifan siswa secara siknifikan dan respon siswa terhadap pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump  dengan persentase siklus I 41,17% dan siklus II 94,11% kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang baik terhadap pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump
Pemahaman Pentingnya Literasi Fisik Bagi Komunitas E-Sport Universitas Muhammadiyah Jakarta Surya Rezeki Sitompul; M. Al Ghani; Galang Pakarti Mahardika; Muhammad Saleh
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i2.5879

Abstract

Industri game telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, menjadi salah satu industri hiburan terbesar di dunia. expand more Gamer atau orang-orang yang memainkan video game, datang dari berbagai usia, jenis kelamin, dan latar belakang. Banyaknya jumlah pengguna game online memberikan keuntungan dan kerugian yang diakibatkannya, kekerasan, diskriminasi, eksploitasi hingga gangguan fisik dan mental menjadi dampak buruk penggunaan game online. Komunitas E-Sport UMJ merupakan Kumpulan dari para penggemar E-Sport, Dimana seluruh perkumpulan dari mahasiswa yang gemar e-sport sering melakukan kegiatan yang bersifat latihan hingga bertanding namun pada perjalanan organisasi ini mendapatkan kendala pada Kesehatan fisik yang selalu menurun baik hingga cidera yang menghantui anggota dari komunitas tersebut. Peranan kebugaran fisik menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk di perhatikan, dampak positif yang ditimbulkan dari hal ini sangat penting untuk didapatkan dari komunitas e-sport ini, dengan pendekatan pemahaman pentingnya literasi fisik akan mencegah kerusakan yang massif pada pertumbuhan tubuh pengguna mengingat para user dari game online ini berusira rata-rata 20 tahun, dengan pendekatan pemahaman pentingnya Latihan fisik (olahraga) diharapkan para user dari komunitas ini terhindar dari efek buruk game online. Dari hasil proses pendekatan yang dilakukan menemukan keberhasilan 28% peningkatan kebugaran, 61,3% penurunan keluhan muskuloskeltal.
Analisis Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Mahasiswa dalam Mengikuti Roundnet X33 Sebagai Olahraga Rekreasi di Universitas Muhammadiyah Jakarta Galang Pakarti Mahardika; Jori Lahinda
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 15 No. 1 (2026): June: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v15i1.10030

Abstract

Motivasi merupakan faktor penting yang memengaruhi partisipasi mahasiswa dalam kegiatan olahraga rekreasi di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik mahasiswa dalam mengikuti kegiatan Roundnet X33 di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif terhadap 100 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri atas sembilan butir pernyataan berdasarkan Self-Determination Theory (SDT) dengan skala Likert lima tingkat. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,966, yang menunjukkan reliabilitas sangat tinggi. Rata-rata skor motivasi intrinsik (18,74 ± 2,31) lebih tinggi dibandingkan motivasi ekstrinsik (14,38 ± 2,07). Hasil paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua dimensi motivasi (t = 20,847; p < 0,001), sehingga motivasi intrinsik menjadi faktor yang lebih dominan dalam mendorong partisipasi mahasiswa pada kegiatan Roundnet X33. Temuan ini menunjukkan bahwa minat, kesenangan, dan pengembangan diri menjadi faktor utama yang memengaruhi keterlibatan mahasiswa. Oleh karena itu, pengembangan program olahraga rekreasi di perguruan tinggi perlu menekankan pengalaman belajar yang menyenangkan, peningkatan kompetensi, dan interaksi sosial untuk mendorong partisipasi mahasiswa secara berkelanjutan.
The Value of Sportsmanship in the Traditional Game of Bob Wrestling of the Marind Tribe Chandra Novian Kaize; Muhammad Ishaq Gery; Doby Putro Parlindungan; Taufik Yudi Mulyanto; Galang Pakarti Mahardika
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v8i1.91451

Abstract

This research addresses the issue of sportsmanship values in the traditional game of Bob Wrestling from the Marind Tribe, which often lacks adherence to fair play principles. Utilizing a quantitative descriptive design, the study analyzes participant attitudes towards sportsmanship within this cultural context. Data collection instruments included structured questionnaires and documentation, focusing on indicators such as commitment to sport, social conventions, compliance with regulations, and positive attitudes. Findings indicate that the sportsmanship value of Bob Wrestling falls within a medium to high category, with 48% of respondents classified as medium, 30% as high, and 12% as very high. This suggests a significant link between totemism and sportsmanship, highlighting the protective role of cultural values in fostering fair competition. In conclusion, the research emphasizes the importance of integrating local cultural values into sports education to enhance sportsmanship among participants, contributing to the preservation of traditional games and promoting positive attitudes in competitive settings.
Psychological Benefits of Recreational Sports for University Students Galang Pakarti Mahardika; Jori Lahinda
Journal of Physical Education Health and Sport Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpehs.v12i2.38813

Abstract

The current study assesses the psychological impact of university students’ participation in non-competitive physical activities of a recreational nature. One hundred twenty participants completed a six-week recreational sports program on campus consisting of roundnet, beginner level yoga, recreational badminton, music exercise, and cooperative game sets. A quantitative pretest–posttest evaluation was designed for this study using a Likert scale questionnaire (1–5), the Student Stress Scale, and the Psychological Well-Being Survey to measure shifts in psychological state prior to the sports program, and following program completion. Test results suggest that participants experience significant, and positive, psychological movement on ten different scales after engaging in recreational sports. Of the study participants, 74% reported improvement in mental health, and 81% reported decreased levels of stress evidenced by a shift in average stress score levels of 32.4 to 21.1 (−34.8%). A positive psychological shift was reported by 69% of students evidenced by a shift in average Psychological Well-Being Survey scores of 3.1 to 4.0. Also, 83% of students viewed campus recreational sports participation to induce positive affect and 77% reported participation to be low in effort and high in enjoyment. According to the response data, 72% favored non-competitive activities while 80% felt the activities had stimulating and recreational benefits. Additionally, 67% of students said to have improved the balance of academics and physical activity, 71% reported higher social contact, and 64% showed less evidence of academic burnout. Based on the research results, it can be participation in recreational sports has been shown to provide multidimensional benefits, not only in improving mental health but also in reducing stress, improving psychological well-being, strengthening social interactions, and helping prevent academic burnout.