Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Potensi Kelapa dan Limbah Gula Kelapa Melalui Konsep Ekonomi Sirkular Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60289

Abstract

Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran merupakan daerah yang dikenal sebagai penghasil gula kelapa. Hanya saja informasi mengenai petani gula kelapa di Desa ini masih cukup minim. Perilaku pengolahan limbah gula kelapa yang dilakukan para petani juga masih belum tergali dengan baik. Berangkat dari kondisi ini, dilaksanakan kegiatan sosialisasi yang mengenalkan konsep ekonomi sirkular, literasi keuangan dasar serta menggali informasi mengenai para petani gula kelapa di Desa Sukajaya. Kegiatan ini diikuti petani gula kelapa, Kepala Dusun serta Kepala Desa Sukajaya. Dalam kegiatan ini dilaksanakan pemberian materi tentang pengelolaan limbah dan sampah menjadi sesuatu barang yang mempunyai nilai jual dan yang kedua adalah materi mengenai literasi keuangan. Pada kegiatan ini tidak dilakukan post tess karena pada awal acara dilakukan survei mengenai usaha gula kelapa tersebut. Adapun hasil survei yaitu mengenai dua hal, yang pertama adalah rata-rata modal awal yaitu sebesar Rp. 2.535.714 dan penjualan masih dilakukan langsung kepada pengepul, ke warung, dan ke konsumen. 
Optimasi Penjadwalan Proyek dengan Critical Path Method Periode 2023–2024 pada CV. XYZ Ramadhani, Salsabilla Rizki; Tresna, Pratami Wulan; Thirafi, Luthfi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.906

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi khususnya pembangunan rumah tinggal, renovasi, dan perbaikan kerusakan bangunan skala kecil. Kendala yang dialami oleh CV. XYZ yaitu 60% proyek pada periode 2023 – 2024 mengalami keterlambatan pembangunan karena tidak adanya sistematika manajemen proyek yang baik, khususnya di bagian penjadwalan proyek. Maka, perlu dilakukannya perencanaan dan pemantauan pelaksanaan proyek yang bertujuan untuk mendapatkan durasi serta perencanaan proyek yang sistematis. Metode yang digunakan pada riset ini menggunakan metode Critical Path method (CPM) sebagai analisa serta perencanaan penjadwalan proyek. Terdapat 10 proyek selama periode 2023 – 2024 yang akan dilakukan perhitungan CPM. Hasil menunjukkan, dari kesepuluh proyek, CPM paling efektif diterapkan pada proyek dengan kompleksitas rendah hingga sedang, sedangkan proyek dengan kompleksitas tinggi perlu dilakukan pengawasan ketat. Metode ini juga dapat dijadikan sebagai alat monitoring pelaksanaan proyek dari awal hingga akhir.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kawasan Pesisir Pangandaran Menuju Generasi Indonesia Merdeka Stunting dan Mandiri Finansial Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64386

Abstract

Stunting  causes various problems for children, such as suboptimal intelligence, susceptibility to disease, and low productivity. One area still experiencing these problems is Pangandaran Regency, with a stunting  prevalence rate reaching 20% by 2023. This program aims to increase awareness among housewives regarding the importance of fulfilling children's nutrition and good financial management to prevent stunting . The activity was carried out in Kondangjajar Village using a survei and knowledge transfer method. The survei was conducted by interviewing 20 respondents consisting of representatives of cadres from all integrated health posts (Posyandu) in Kondangjajar Village. The activity was divided into several stages: presentations on nutrition and financial literacy, demonstrations of making fish nuggets, and the distribution of cooking equipment to support PMT (Food and Nutritional Supplement) preparations. The survei results showed that most respondents were aged 31-40 years, with the majority of household incomes ranging from Rp. 500,000 to Rp. 1,500,000. Initial results from this activity indicate increased awareness among mothers and integrated health post (Posyandu) cadres regarding the importance of financial literacy in reducing stunting . Furthermore, participants were able to successfully replicate the process of making fish nuggets. Overall, the initial results of this activity indicate a positive reception from participants, as evidenced by the high level of enthusiasm and numerous questions. However, this activity needs to be complemented by ongoing mentoring regarding financial behavior and the provision of assertive communication materials between mothers and children to support daily eating patterns.
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Tinggi Menggunakan Board Games di SMK Bhakti Karya Cintakarya, Pangandaran: Socialization of the Importance of Higher Education Using Board Games at SMK Bhakti Karya Cintakarya, Pangandaran Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 9 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i9.7448

Abstract

Higher education is a level of education critical to a country's development. Unfortunately, the gross enrollment rate of higher education (APK) remains very low. Pangandaran Regency has a lower APK than the national APK. This issue was addressed by the existence of PSDKU Unpad in Pangandaran; nonetheless, the APK of the Pangandaran Regency did not immediately increase. Socialization is important to enhance public interest in higher education. Socialization occurred at Bakti Kharya Vocational School in Cinta Karya Village, Pangandaran. Board games are used as a medium to socialize about higher education. The text is dense with information regarding the value of higher education and numerous sorts of higher education. The exercise successfully increased the number of students interested in pursuing higher education from 70% to 96%. To ensure the activity's long-term impact, the team provided participants with a WhatsApp group to discuss information on higher education.
IDENTIFIKASI AWAL INTRUSI AIR LAUT DI DUSUN BOJONG SALAWE, DESA KARANGJALADRI, KABUPATEN PANGANDARAN Mahardika Wijaya, Regy; Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Fauzan, Farisadri; Nuraliza, Mutiara
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3516

Abstract

Air tanah merupakan salah satu sumber air bersih bagi masyarakat, tidak terkecuali masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Hanya saja penggunaan air tanah yang berlebihan, khususnya di daerah pesisir, dapat menyebabkan penurunan kuantitas dan kuantitas air tanah. Salah satu hal yang sering ditemui adalah terjadinya intrusi air laut. Hal ini menyebabkan air tanah menjadi tidak layak konsumsi. Salah satu wilayah yang beresiko mengalami permasalahan ini adalah Dusun Bojong Salawe yang terletak di Desa Karangjaladri, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Untuk itu dilakukan pengambilan sample di 10 sumur warga untuk mengukur nilai pH, TDS, EC dan temperatur air menggunakan Multifunction Meter. Hasil pengamatan menunjukkan pada daerah Bojongsalawe, sebaran nilai EC berkisar antara 207-748 mS/cm. Nilai Total Disolves Solid dari 10 sumur di Bojongsalawe berkisar antara 104-243mg/L. Suhu air sumur berkisar pada suhu ruangan yaitu 27oC-28oC. Terdapat indikasi awal terjadinya intrusi air laut pada dusun Bojongsalawe dilihat dari adanya anomali persebaran nilai Electrical Conductivity, terdapat depresi pada wilayah penelitian, serta air tanah yang berlebiohna pada beberapa titik.
PELESTARIAN TANAMAN MANGROVE DI PESISIR BOJONG SALAWE, PANGANDARAN, JAWA BARAT Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3519

Abstract

Mangrove merupakan tanaman yang memiliki potensi dan manfaat yang beragam. Salah satu daerah yang memiliki potensi mangrove di Indonesia adalah Kabupaten Pangandaran. Sayangnya sebagian hutan mangrove di Kabupaten Pangandaran mengalami kerusakan akibat tsunami pada tahun 2006, tidak terkecuali hutan mangrove di Desa Bojong Salawe Kabupaten Pangandaran. Menindaklanjuti kondisi tersebut dilakukan kegiatan identifikasi, pengelolaan dan penanaman ulang hutan mangrove bersama warga. Dalam kegiatan ini dilakukan penanaman 30 bibit mangrove dari jenis Rhizophora spp., Sonneratia spp. dan Avicennia spp.
Sosialisasi dan Penggalian Potensi Penerapan Ekonomi Sirkular dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Nelayan Bojong Salawe Kabupaten Pangandaran Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.20106

Abstract

Pangandaran Regency as a tourist area with a long coastline has enormous potential for marine tourism and fisheries. Unfortunately, this is followed by environmental pollution that occurs. Our program tries to offer the application of a circular economy to minimize this problem. This program uses a design thinking approach and involves fishermen from Bojong Salawe Village in counseling activities and discussions regarding the economic conditions of fishermen and the potential of natural resources that can be utilized for new sources of income. The results of the discussion provide information that fishermen in Bojong Salawe have economic problems during the lean season, so additional sources of income are needed other than fish catches. The application of the circular economy can be used to help fishermen increase their income given the fact that as many as 85% of fishermen are still in the productive age and as many as 53% of other fishermen still depend only on fish catches. In addition, information was obtained regarding the potential utilization of mangrove fruit of the type Rhizophora sp. to be reprocessed into a product to provide an opportunity for fishing families to earn new income.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pembentukan Masyarakat Sadar Gizi dan Mandiri Finansial Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67031

Abstract

Sukajaya Village, Pangandaran Regency, is still facing stunting. Various efforts have been made by the integrated health post, but many non-health factors also influence it, such as economic problems and residents who are trapped in pay-later debt. This condition continued until 2023 when 6 children were classified as stunted. This shows the need for other efforts outside of health materials to overcome this problem. The team surveyed the children of housewives in Sukajaya Village to measure their nutritional knowledge and the level of financial literacy of the local community. The results showed that knowledge of nutritional intake was quite good, but the level of financial literacy was still quite low. Based on these facts, the team designed a socialization activity for children's nutrition and basic financial literacy as well as the provision of complementary food assistance for children's nutritional intake which was carried out in Bulakgebang Hamlet. The activity was attended by around 35 mothers who were members of the integrated health post in Bulakgebang Hamlet. Participants now understand the importance of children's nutritional intake and the importance of having priorities in financial management.
GERAKAN TANAM BUAH UNGGUL UNTUK PENYIAPAN EDU-AGROWISATA KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS PADJADJARAN DI KABUPATEN PANGANDARAN Hermanto, Bambang; Sitio, Nurul Mardhiah; Thirafi, Luthfi; Kurniawati, Linda; Sahda, Rainaldi Mardiana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.69106

Abstract

Pangandaran Regency is renowned for its abundant agricultural products, as well as fisheries and livestock, including honje fruit, avocado, durian, rambutan, banana, sapodilla, and fern vegetables. With its fertile soil, Pangandaran Regency has great potential to be developed into an Edu-Agrotourism area—a program that provides hands-on experience in sustainable agriculture, livestock, and fisheries. However, until 2025, there has been no Edu-Agrotourism business initiative by local residents, the government, or the private sector. Seeing this vast untapped potential, the Padjadjaran University community service team is attempting to initiate an Edu-Agrotourism program through community empowerment activities. These activities include workshops and practical avocado and durian seedling planting on campus, within the community, and on the land of Cintaratu Village, Parigi District, Pangandaran Regency. The activities aim to equip local residents and village officials with training in planting and cultivating avocado and durian seedlings, as well as providing them with the necessary equipment to care for these plants. The results have led to growing awareness and understanding among the community and the Unpad academic community regarding Edu-Agrotourism, supported by their improved ability to care for plants as part of the Edu-Agrotourism ecosystem. This community service activity is the first step toward pioneering Edu-Agrotourism in Cintaratu Village, Pangandaran Regency, in the following year. The analysis indicates that Edu-Agrotourism in the Unpad Pangandaran campus area is worthy of further development.Kabupaten Pangandaran telah terkenal dengan hasil pertanian yang melimpah selain dari hasil perikanan dan peternakan, antara lain buah honje, alpukat, durian, rambutan, pisang, sawo, dan sayur pakis. Dengan kondisi tanah yang subur, wilayah kabupaten Pangandaran memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai kawasan Edu-Agrowisata, yakni kegiatan pendidikan dan agrowisata yang memberikan pengalaman langsung terkait praktik pertanian, peternakan, maupun perikanan yang berkelanjutan. Akan tetapi, hingga tahun 2025 belum ada inisiasi bisnis Edu-Agrowisata oleh warga sekitar, pemerintah, maupun pihak swasta. Melihat potensi besar yang belum termanfaatkan tersebut, tim pengabdian Universitas Padjadjaran berupaya menginisiasi program Edu-Agrowisata melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan workshop serta praktik penanaman bibit alpukat dan durian di wilayah kampus, warga sekitar, serta di wilayah tanah desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan bertujuan untuk membekali penduduk sekitar dan perangkat desa dengan pelatihan penanaman dan teknik budidaya bibit tanaman alpukat dan durian, serta diberikan kelengkapan untuk merawat tanaman-tanaman tersebut. Hasilnya mulai tumbuh kesadaran dan pemahaman masyarakat maupun civitas Unpad mengenai Edu-Agrowisata yang didukung dengan kemampuan merawat tanaman sebagai bagian dari ekosistem Edu-Agrowisata. Kegiatan pengabdian ini merupakan langkah awal untuk merintis Edu-Agrowisata di wilayah Desa Cintaratu Kabupaten Pangandaran di tahun berikutnya. Hasil analisa menunjukkan Edu-Agrowisata di kawasan kampus Unpad Pangandaran layak memasuki tahap pengembangan lebih lanjut.