Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Metode SQ3R Siswa Kelas V SDN 03 Wirotaman Amanda, Fadila
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1593

Abstract

Membaca pemahaman berkaitan dengan permasalahan pada rendahnya keterampilan membaca siswa, sehingga metode membaca yang digunakan juga berpengaruh dengan hasil belajar siswa. Permasalahan tersebut akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan bacaan, menentukan ide pokok, dan menuliskan kembali isi bacaan. Metode SQ3R merupakan metode yang terdiri dari lima langkah, yaitu survey, question, read, recite, dan review. Metode ini digunakan untuk meningkatkan membaca pemahaman. Penggunaan metode ini dapat membantu siswa dalam mengatasi rendahnya keterampilan membaca pemahaman yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode SQ3R dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian siswa kelas V SDN 03 Wirotaman Kabupaten Malang Kecamatan Ampelgading dengan jumlah 21 siswa. Instrumen penelitian menggunakan observasi guru dan siswa. Pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan kegiatan ketika pelaksanaan tindakan dan data kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui tes tertulis dengan menggunakan metode SQ3R. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan hasil pembelajaran keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 03 Wirotaman mengalami peningkatan setelah menggunakan metode SQ3R. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan sebesar 66,42, siklus I nilai rata-rata 71,66, dan siklus II 84,28. Dari nilai siswa yang mengalami peningkatan menunjukkan bahwa siswa sudah terbiasa dalam proses pembelajaran menggunaka metode SQ3R terbukti bahwa siswa memahami isi bacaan dengan baik, merumuskan pertanyaan dengan baik dan benar, menentukan ide pokok, dan menceritakan kembali isi bacaan dengan baik dan lancar. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus mengalami peningkatan hingga siklus II dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%.
Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Metode SQ3R Siswa Kelas V SDN 03 Wirotaman Amanda, Fadila
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1593

Abstract

Membaca pemahaman berkaitan dengan permasalahan pada rendahnya keterampilan membaca siswa, sehingga metode membaca yang digunakan juga berpengaruh dengan hasil belajar siswa. Permasalahan tersebut akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan bacaan, menentukan ide pokok, dan menuliskan kembali isi bacaan. Metode SQ3R merupakan metode yang terdiri dari lima langkah, yaitu survey, question, read, recite, dan review. Metode ini digunakan untuk meningkatkan membaca pemahaman. Penggunaan metode ini dapat membantu siswa dalam mengatasi rendahnya keterampilan membaca pemahaman yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode SQ3R dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian siswa kelas V SDN 03 Wirotaman Kabupaten Malang Kecamatan Ampelgading dengan jumlah 21 siswa. Instrumen penelitian menggunakan observasi guru dan siswa. Pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan kegiatan ketika pelaksanaan tindakan dan data kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui tes tertulis dengan menggunakan metode SQ3R. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan hasil pembelajaran keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 03 Wirotaman mengalami peningkatan setelah menggunakan metode SQ3R. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan sebesar 66,42, siklus I nilai rata-rata 71,66, dan siklus II 84,28. Dari nilai siswa yang mengalami peningkatan menunjukkan bahwa siswa sudah terbiasa dalam proses pembelajaran menggunaka metode SQ3R terbukti bahwa siswa memahami isi bacaan dengan baik, merumuskan pertanyaan dengan baik dan benar, menentukan ide pokok, dan menceritakan kembali isi bacaan dengan baik dan lancar. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus mengalami peningkatan hingga siklus II dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI NONVERBAL GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 BAHOROK Kahar Mashuri; Novianti, Yusda; Arfia, Reni; Amanda, Fadila; Syah Fiqri, Fadlul
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i2.676

Abstract

Komunikasi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Komunikasi nonverbal, yang mencakup ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, dan isyarat lainnya, memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang positif antara guru dan siswa. Motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan materi pelajaran, baik melalui kata-kata maupun tindakan nonverbal yang dapat menambah daya tarik atau sebaliknya, membuat siswa kurang tertarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis data melalui kuesioner yang dibagikan kepada siswa. Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat seberapa besar pengaruh komunikasi nonverbal guru terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal guru yang positif, seperti kontak mata yang penuh perhatian, ekspresi wajah yang ramah, dan gerakan tubuh yang mendukung, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebaliknya, komunikasi nonverbal yang negatif, seperti sikap tubuh tertutup atau ekspresi wajah yang tidak ramah, dapat menurunkan motivasi siswa untuk belajar. Temuan ini menunjukkan pentingnya keterampilan komunikasi nonverbal bagi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah..
Optimalisasi Keterlibatan Konsumen melalui Augmented Reality dalam Pemasaran Digital: Kasus Aplikasi IKEA Place Setyawan, Adhita Arif; Amanda, Fadila; A.S, Muhammad Prakarsa
Journal of Practical Computer Science Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpcs.v4i2.6069

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in the way companies build relationships with their consumers. One innovation that is increasingly popular in the world of digital marketing is the use of Augmented Reality (AR) technology. This study aims to analyze how AR can be used to optimize customer engagement through interactive and immersive experiences. This study uses a descriptive qualitative approach with literature study methods, observation of IKEA Place app features, and semi-structured interviews with a number of active app users. IKEA Place was chosen as a case study because it is one of the pioneers in the application of AR in marketing furniture products. The results showed that AR technology in the application was able to increase consumer confidence in the product, facilitate visualization before purchase, and create a fun and personalized experience. In addition, the emotional engagement built through AR interactions also encourages long-term consumer loyalty. This finding indicates that AR is not only a visual aid, but also an effective experiential marketing strategy. The contribution of this research lies in the focus of analyzing consumer emotional engagement through AR interaction, which has not been widely reviewed in previous studies. The main difference from other studies is the specific selection of the IKEA Place case study, as well as the data triangulation approach (literature, observation, and interviews) to describe the user experience holistically. This research not only highlights the technology, but emphasizes the role of AR in building long-term relationships with consumers through meaningful and personalized experiences. This research provides recommendations for digital businesses to adopt AR to create added value and competitive differentiation in the digital economy era.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Konten Edukasi Fisioterapi Wellness Berbasis Canva dan Youtube untuk Mendorong Gaya Hidup Aktif dan Sehat di Kelurahan Malabar Halomoan, Roni; Rahman, Ika; Gunawan, Ramdhan; P Lifianto, Panji; Insani, Siti; Rosita, Rosita; Amanda, Fadila
PADMA Vol 4 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i2.2264

Abstract

This community service activity aims to increase awareness and participation of the Malabar Village community in implementing an active and healthy lifestyle through the creation and publication of Canva and YouTube-based educational content on wellness physiotherapy. The program was carried out by a team of physiotherapy lecturers and students over a period of two months, using a participatory learning and digital content empowerment approach. The activity methods included training in educational content creation, storyboard development, filming educational physiotherapy videos, and publishing them through the community's YouTube channel. A total of 25 participants from the general public and health cadres actively participated in this activity. The results showed an average increase in knowledge about physical activity and fitness of 30%, as well as an increase in digital content creation skills of 75%. In addition, the community showed high enthusiasm in managing social media for health education. This program proves that the combination of wellness physiotherapy and digital literacy can be an effective strategy for building an active lifestyle culture at the community level.