Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gambaran Kualitas Tidur pada Klien Diabetes Mellitus di Kecamatan Kedungwuni Kurniati, Anik; Natalya, Wiwiek
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus Diabetes Mellitus terus mengalami peningkatan di dunia, terdapat 537 juta orang terdiagnosa Diabetes Mellitus [1]). Klien Diabetes Mellitus sering mengalami gangguan tidur seperti BAK di malam hari 99%, nyeri 85%, kesemutan atau kram pada kaki 81%, haus di malam hari 99%, lapar di malam hari 53% ([2]. Gangguan tidur dapat menyebabkan kualitas tidur buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada klien Diabetes Mellitus di Kecamatan Kedungwuni. Jumlah sampel dalam penelitian 71 responden dengan menggunakan total sampling. Penelitan ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index. Teknik analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan responden dengan kualitas tidur buruk sebanyak 45 orang (63,4%) dan kualitas tidur baik sebanyak 26 orang (36,6%). Hasil dari penelitian dapat disimpulkan, gambaran kualitas tidur pada klien Diabetes Mellitus di Kecamatan Kedungwuni sebagian besar buruk.
INVEKTIVITAS CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN HAMA BOLENG Cylas formicarius F Amelia, Nada; Afifah, Lutfi; Sugiarto; Kurniati, Anik
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.108

Abstract

Hama boleng (Cylas formicarius) merupakan hama utama pada tanaman ubi jalar dan dapat menurunkan hasil sebanyak 100%. Beauveria bassiana merupakan cendawan entomopatogen yang berpotensi untuk mengendalikan hama tanaman. Efikasi B. bassiana dipengaruhi oleh produksi toksin yang terdiri dari beauvericin, bassianin, bassiacridin, bassianolide, cyclosporine, oosporein, dan tenellin yang dapat mengganggu sistem syaraf dan membunuh serangga sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi cendawan entomopatogen B. bassiana untuk mengendalikan imago C. formicarius. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 4 (empat) perlakuan yaitu kontrol (akuades); 107; 108; 109 konidia/ml dalam 6 (enam) kali ulangan. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 10 hari setelah aplikasi (hsa) dengan menghitung 10 imago C. formicarius yang mati akibat disemprot dengan suspensi cendawan B. bassiana sebanyak 1 ml/perlakuan. Data yang diperoleh berupa persentase mortalitas dan LT50 hama C. formicarius dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) 5% pada pengamatan mortalitas dan LT50 dengan analisis uji probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan konidia B. bassiana 109 konidia/ml memberikan hasil paling efektif terhadap mortalitas C. formicarius sebesar 53% dengan nilai LT50 yang diperoleh 7,6 hari. Dengan demikian, cendawan entomopatogen B. bassiana sebagai agens hayati C. formicarius layak untuk dikembangkan.
VIRULENSI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana TERHADAP WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stal Ihsan, Alya Khairani; Afifah, Lutfi; Sugiarto; Kurniati, Anik
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.136

Abstract

Penurunan hasil padi akibat serangan Nilaparvata lugens Stal dapat dilakukan pengendalian dengan agens hayati untuk menghindari resistensi pada Wereng Batang Coklat (WBC). Cendawan entomopatogen Beauveria bassiana adalah salah satu Agens hayati dengan kisaran inang yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui virulensi cendawan entomopotagen B. bassiana terhadap pengendalian N. lugens. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang 4 kali: Kontrol (Akuades); 106 konidia/ml; 107 konidia/ml; 108 konidia/ml; 109 konidia/ml. Pengamatan dilakukan selama 7 hari setelah aplikasi (hsa) secara berturut-turut dengan menghitung 10 nimfa instar 3 N. lugens yang mati akibat penyemprotan 1 ml/perlakuan suspensi cendawan B. bassiana. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi suspensi konidia B. bassiana 109 konida/ml memberikan hasil tertinggi pada mortalitas B. bassiana hingga 95% dengan nilai LC50 (5,1 x 108 konidia/ml). B. bassiana terbukti virulen terhadap N. lugens dan menyebabkan mortalitas yang tergolong tinggi B. bassiana sehingga dapat menjadi rekomendasi alternatif pengendalian wereng batang coklat.