Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Lilin Aroma Terapi Di Desa Kedungwungu Ikhwana, Moh. Fahmi; Nur Syifa, Ghina Nisrina; Dwiharto, Nabila Ayu; Ari Puspita, Nazila Rizqi; Prasetyono, Agus; Subroto, Setyowati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025 In Progress
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i2.7336

Abstract

Pengolahan minyak goreng bekas pakai menjadi lilin aromaterapi merupakan upaya inovatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kelurahan Kedungwungu, Jawa Tengah. Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Pancasakti Tegal pada Juli 2025 ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, terhadap dampak negatif penggunaan minyak goreng berulang dan pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Melalui metode sosialisasi dan pelatihan langsung, peserta diajarkan proses pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah dengan komposisi bahan yang telah diuji coba. Hasil pelatihan menunjukkan keberhasilan produksi lilin dengan kualitas nyala stabil dan durasi lama, serta menciptakan peluang usaha rumahan yang berkelanjutan. Faktor pendukung utama adalah antusiasme masyarakat dan dukungan teknis dari universitas, sedangkan hambatan berasal dari keterbatasan waktu dan keraguan sebagian masyarakat terhadap inovasi baru. Penelitian ini memberikan alternatif pemanfaatan limbah minyak goreng yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelestarian lingkungan.
Workshop Inovasi Pembuatan Nugget Jantung Pisang di Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka Wahyudi, Catur; Wijaya, Juli Riyanto Tri; Subroto, Setyowati; Hapsari, Ira Maya; Firmansyah, Fahmi; Prasetyono, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3571

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka melalui workshop inovasi pembuatan nugget jantung pisang sebagai bentuk pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomi. Jantung pisang merupakan bahan pangan yang mudah dijumpai namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Melalui workshop yang berlangsung selama satu hari penuh, peserta diberikan materi mengenai potensi gizi jantung pisang, peluang usaha berbasis pangan lokal, serta demonstrasi langsung pembuatan nugget mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, pencetakan, hingga teknik penggorengan yang tepat. Selain aspek teknis, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pengemasan produk, penentuan harga pokok produksi, serta strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan dalam usaha rumahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan nugget dengan baik. Antusiasme peserta juga terlihat melalui keinginan untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha keluarga. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal dan membuka peluang pembentukan usaha berbasis pangan inovatif. Dengan pendampingan lanjutan dan dukungan pemerintah desa, produk nugget jantung pisang berpotensi menjadi alternatif usaha yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kumbung.
Pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk di Kota Tegal) Prasetyono, Agus; Indriasih, Dewi
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v1i1.9

Abstract

Bagi Perbankan Syariah, kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang telah dilakukan oleh setiap karyawan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif untuk mencapai tujuan perusahaan. Adapun tujuan perbankan syariah pada umumnya antara lain, dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabah, dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DP3) baik tabungan, deposito dan giro serta dapat memberikan kredit atau pembiayaan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan aset perusahaan serta memberikan laba yang maksimum bagi perusahaan dan stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kepuasan kerja. 2) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kepuasan kerja. 3) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan. 4) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan. 5) Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. 6) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. 7) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. Responden dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Para responden tersebut merupakan karyawan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk di Kota Tegal baik karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) PLS 3.0 sebagai alat analisisnya. Hasil analisis data membuktikan bahwa variabel self esteem dan self efficacy berpengaruh terhadap kepuasan kerja, variabel self esteem berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, variabel self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, self esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
Locus of Control, Self-Efficacy, dan Modal Sosial: Faktor Penentu Kinerja Penyuluh KB Pemalang Tahun 2022 Susilowati, Agnes Dwita; Subroto, Setyowati; Suwandi, Suwandi; Prasetyono, Agus; Ferris, Ferris
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v2i1.36

Abstract

Tidak tercapainya target yang telah ditentukan baik mengenai capaian peserta KB aktif maupun target peserta KB baru mencerminkan bahwa kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang masih kurang optimal karena dalam melakukan sosialisasi belum dapat menggerakan masyarakat ikut berperan serta dalam program khususnya Keluarga Berencana. Tidak maksimalnya kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang dalam bidang pengendalian kependudukan dan program Keluarga Berencana selain dilihat dari tidak tercapainya target yang ditentukan juga karena kurangnya kedisiplinan fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang di bidang pengawasan dan pengendalian kependudukan dan Keluarga Berencana. Metode pada penelitian kuantitatif menggunakan teknik metode survei dan teknik pengumpulan data dalam bentuk kuesioner dan kepustakaan. Dari pengujian parsial locus of control kepada kinerja menggunakan uji t ternyata diperoleh nilai thitung 2,173 dan nilai signifikansi 0,034, Dari uji parsial pengalaman kerja terhadap prestasi kerja menggunakan uji t bernilai thitung 4,141, nilai signifikansi 0,000. Dari hasil uji parsial budaya kerja terhadap prestasi kerja dengan uji t bernilai thitung 2,105 dan nilai signifikansi 0,040. Dari uji simultan SPSS diperoleh nilai Fhitung 92,813 dengan jumlah nilai signifikansi 0,000. Kesimpulannya pengaruh locus of control terhadap kinerja penyuluh keluarga berencana pada Dinas Sosial. Terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh modal sosial terhadap adanya kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh signifikan locus of control, self-efficacy dan modal sosial secara bersama-sama terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Penelitian ini menemukan bahwa locus of control, self-efficacy, dan modal sosial secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi untuk meningkatkan keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial dapat berdampak positif pada kinerja penyuluh KB Dinas Sosial.
Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah: Solusi Edukatif untuk Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Marlia, Feni; Nabila, Aizhul Novie; Al Istiana, Laela Nur; Afifah, Fadiyah Putri; Prasetyono, Agus; Wahyudi, Catur
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2516

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan warga Desa Harjowinangun Barat melalui pelatihan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan lilin aromaterapi bernilai ekonomi. Kegiatan ini mengadaptasi pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan serta pelatihan praktik pembuatan lilin. Analisis deskriptif terhadap hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat, yang tercermin pada meningkatnya kesadaran lingkungan, keterampilan teknis, dan potensi kemandirian ekonomi, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Program ini berhasil menghasilkan produk ramah lingkungan dengan peluang pengembangan sebagai usaha kreatif berkelanjutan, sekaligus memperkuat jaringan sosial dan semangat kewirausahaan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan model efektif yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, konservasi lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal, serta memiliki potensi replikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.