Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk di Kota Tegal) Prasetyono, Agus; Indriasih, Dewi
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v1i1.9

Abstract

Bagi Perbankan Syariah, kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang telah dilakukan oleh setiap karyawan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif untuk mencapai tujuan perusahaan. Adapun tujuan perbankan syariah pada umumnya antara lain, dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabah, dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DP3) baik tabungan, deposito dan giro serta dapat memberikan kredit atau pembiayaan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan aset perusahaan serta memberikan laba yang maksimum bagi perusahaan dan stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kepuasan kerja. 2) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kepuasan kerja. 3) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan. 4) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan. 5) Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. 6) Untuk mengetahui pengaruh self esteem terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. 7) Untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable intervening. Responden dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Para responden tersebut merupakan karyawan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk di Kota Tegal baik karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) PLS 3.0 sebagai alat analisisnya. Hasil analisis data membuktikan bahwa variabel self esteem dan self efficacy berpengaruh terhadap kepuasan kerja, variabel self esteem berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, variabel self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, self esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
Locus of Control, Self-Efficacy, dan Modal Sosial: Faktor Penentu Kinerja Penyuluh KB Pemalang Tahun 2022 Susilowati, Agnes Dwita; Subroto, Setyowati; Suwandi, Suwandi; Prasetyono, Agus; Ferris, Ferris
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v2i1.36

Abstract

Tidak tercapainya target yang telah ditentukan baik mengenai capaian peserta KB aktif maupun target peserta KB baru mencerminkan bahwa kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang masih kurang optimal karena dalam melakukan sosialisasi belum dapat menggerakan masyarakat ikut berperan serta dalam program khususnya Keluarga Berencana. Tidak maksimalnya kinerja fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang dalam bidang pengendalian kependudukan dan program Keluarga Berencana selain dilihat dari tidak tercapainya target yang ditentukan juga karena kurangnya kedisiplinan fasilitator Penyuluh Keluarga Berencana Dinas Sosial Kabupaten Pemalang di bidang pengawasan dan pengendalian kependudukan dan Keluarga Berencana. Metode pada penelitian kuantitatif menggunakan teknik metode survei dan teknik pengumpulan data dalam bentuk kuesioner dan kepustakaan. Dari pengujian parsial locus of control kepada kinerja menggunakan uji t ternyata diperoleh nilai thitung 2,173 dan nilai signifikansi 0,034, Dari uji parsial pengalaman kerja terhadap prestasi kerja menggunakan uji t bernilai thitung 4,141, nilai signifikansi 0,000. Dari hasil uji parsial budaya kerja terhadap prestasi kerja dengan uji t bernilai thitung 2,105 dan nilai signifikansi 0,040. Dari uji simultan SPSS diperoleh nilai Fhitung 92,813 dengan jumlah nilai signifikansi 0,000. Kesimpulannya pengaruh locus of control terhadap kinerja penyuluh keluarga berencana pada Dinas Sosial. Terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh modal sosial terhadap adanya kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Terdapat pengaruh signifikan locus of control, self-efficacy dan modal sosial secara bersama-sama terhadap kinerja para penyuluh keluarga berencana Dinas Sosial. Penelitian ini menemukan bahwa locus of control, self-efficacy, dan modal sosial secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja penyuluh KB Dinas Sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi untuk meningkatkan keyakinan diri, kemampuan diri, dan jaringan sosial dapat berdampak positif pada kinerja penyuluh KB Dinas Sosial.
Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah: Solusi Edukatif untuk Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Marlia, Feni; Nabila, Aizhul Novie; Al Istiana, Laela Nur; Afifah, Fadiyah Putri; Prasetyono, Agus; Wahyudi, Catur
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2516

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan warga Desa Harjowinangun Barat melalui pelatihan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan lilin aromaterapi bernilai ekonomi. Kegiatan ini mengadaptasi pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan serta pelatihan praktik pembuatan lilin. Analisis deskriptif terhadap hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat, yang tercermin pada meningkatnya kesadaran lingkungan, keterampilan teknis, dan potensi kemandirian ekonomi, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Program ini berhasil menghasilkan produk ramah lingkungan dengan peluang pengembangan sebagai usaha kreatif berkelanjutan, sekaligus memperkuat jaringan sosial dan semangat kewirausahaan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan model efektif yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, konservasi lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal, serta memiliki potensi replikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.
MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI BERKELANJUTAN MELALUI PRODUKSI LILIN DAUR ULANG DAN PETA DIGITAL UMKM DI DESA LEUWILAJA KECAMATAN SINDANGWANGI Fadilah, Karunia Nurul; Rahmayani, Rieska; Rahmiyani, Riezqi; Salsabila, Amelia Azhar; Prasetyono, Agus
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36805

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi melalui dua pendekatan terintegrasi, yaitu pembuatan lilin ramah lingkungan dari minyak jelantah dan pengembangan peta digital untuk mendukung promosi UMKM lokal. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga serta keterbatasan akses dan literasi digital yang dimiliki oleh pelaku UMKM desa. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan pembuatan lilin daur ulang yang melibatkan warga setempat, serta pemetaan lokasi UMKM menggunakan teknologi berbasis Geographic Information System (GIS). Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya umpan balik yang positif pada pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, setelah dilakukan pendampingan, mitra UMKM mengalami perubahan positif berupa meningkatnya kemampuan dalam memanfaatkan media digital untuk promosi, bertambahnya jangkauan pemasaran, serta meningkatnya kepercayaan diri pelaku usaha dalam mengembangkan produknya. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi tepat guna.Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi; Pelatihan UMKM; Teknologi Tepat Guna. ABSTRACTThis community service program aims to empower the economy of Leuwilaja Village, Sindangwangi District through two integrated approaches, namely the production of environmentally friendly candles from used cooking oil and the development of digital maps to support the promotion of local MSMEs. This program was motivated by the low utilization of household waste and the limited access and digital literacy of village MSMEs. The implementation methods include training and assistance in making recycled candles involving local residents, as well as mapping the locations of MSMEs using Geographic Information System (GIS) technology. The results of the community service activities show positive feedback on the knowledge, skills, and awareness of the community in processing used cooking oil into products with economic value. In addition, after the mentoring, MSME partners experienced positive changes in the form of increased ability to utilize digital media for promotion, increased marketing reach, and increased confidence of business actors in developing their products. This program is expected to become a model for sustainable economic empowerment based on local potential and the use of appropriate technology.Keywords: Economic Empowerment; MSME Training; Appropriate Technology.