Purba, Iman Pasu Marganda Hadiarto
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KESADARAN HUKUM MAHASISWA PERIHAL KAWASAN TANPA ROKOK DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Andriana, Anita; Purba, Iman Pasu Marganda Hadiarto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v13n4.p366-378

Abstract

This study aims to analyse university students’ legal awareness of Smoke-Free Areas and the factors that influence it. Soekanto’s theory of legal awareness is employed to examine four key indicators, namely knowledge, understanding, attitude, and behaviour. In addition, his framework for factors influencing legal awareness encompasses the law itself, law enforcement, facilities and infrastructure, society, and culture. A descriptive qualitative approach with a case study method was employed. Data were collected through questionnaires using a snowball sampling technique, which yielded 57 respondents. Of these, 28 students were selected for in-depth interviews. The analysis followed the Miles and Huberman model. The findings reveal that students at Universitas Negeri Surabaya demonstrate inadequate legal awareness regarding the Smoke-Free Areas on campus, as reflected in their non-compliant behaviour. This condition is shaped by several contributing factors, including limited policy dissemination, weak supervision, inadequate supporting facilities, ineffective sanctions, peer influence, and the normalisation of smoking on campus. Therefore, strategic efforts are required to enhance legal awareness, including providing education, revising ambiguous regulations, enforcing strict sanctions, improving facilities such as designated smoking areas and monitoring posts, and cultivating a legal culture that supports the internalisation of legal norms in students’ actual behaviour.
Konflik antar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sentra Kuliner Desa Kedung Wonokerto Hidayat, Mokh. Aldi; Warsono, Warsono; Sarmini, Sarmini; Purba, Iman Pasu Marganda Hadiarto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38037

Abstract

UMKM merupakan bagian penting dalam mengembangkan ekonomi di Indonesia sehingga perlu dikembangkan, salah satu upayanya dengan membangun sentra kuliner. Tidak jarang terjadi konflik di sentra kuliner karena berbagai hal salah satunya minimnya tempat berjualan. Penelitian ini bertujuan untuk Menjelaskan bentuk konflik yang terjadi di Sentra Kuliner di Desa Kedung Wonokerto dan menjelaskan upaya untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah konflik yang terjadi di sentra kuliner desa Kedung Wonokerto terbagi menjadi 2 yaitu konflik realistis dan konflik non realistis. Konflik realistis terdiri dari :memperebutkan pelanggan, memperebutkan lokasi, menghalangi tempat dan kegiatan menarik pelanggan yang menganggu. Kedua adalah konflik non realistis yang terdiri dari adu mulut dikarenakan perbedaan pendapat, penyebaran hoax, serta prilaku deskriminasi. Solusi yang digunakan untuk menyelesaikan konflik tersebut dari BUMDes mengadakan musyawarah dan medisi ketika masalah itu terlalu besar. Sedangkan dari segi UMKM melakukan negosiasi dan pembiaran ketika masalah tersebut mudah diselesaikan.