Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANCANGAN PEMOGRAMAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) MENGGUNAKAN PLC CP1E PADA PLTD Rusli, Rusli; Misriana, Misriana; Mellyssa, Widdha; Akhyar, Akhyar; Jufriadi, Jufriadi; Wazir, Khairil; Hasannuddin, Teuku
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v10i1.8458

Abstract

Pemadaman atau gangguan listrik seperti Power failure, Power SAG, Power Surge/Spike, Under Voltage, Frequency Variation, dapat mengakibatkan terganggunya kontinuitas pelayanan konsumen. pemadaman yang cukup lama dan  suplai daya listrik dari pembangkit tenaga listrik diesel (PLTD) tersedia secara cepat maka dibutuhkan suatu sistem kontrol yang dapat bekerja secara otomatis mengoperasikan genset dan  mengambil alih suplai daya listrik ke beban saat terjadi pemadaman dari PLN. Kontrol otomatis tersebut yaitu Automatic Transfer Switch (ATS) dan Automatic Main Failure (AMF).Modul ATS dan  AMF dinyatakan dapat beroperasi dengan baik bila dapat bekerja sesuai fungsi yang dikehendaki atau direncanakan. Pengujian modul ATS dan  AMF dilakukan pada dua mode operasi, yaitu operasi manual dan  operasi otomatis.Dari hasil perancangan ledder diagram pada PLC CP1E memiliki 21 input, dimana 12 input eksternal dan  9 input internal. Sedangkan untuk perintah memiliki 26 output yaitu 8 output eksternal dan  18 output internal. Sehingga secara menyeluruh setelah pengujian dilakukan, Perancangan modul ATS dan  AMF dengan PLC CP1E untuk untuk otomatisasi kerja genset dinilai efektif dengan rata-rata total perbandingan antara waktu setting dengan waktu sebenarnya pada tahapan start 2,7% serta pada tahapan stop sebesar 3,4%.
Analysis of The Potential for Utilizing Palm Waste as a Boiler Material in Steam Power Plant PT. Syaukath Sejahtera Ishak, M. Rizki; Hasannuddin, Teuku
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Litek, March 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v21i1.2

Abstract

Utilization of palm oil solid waste as boiler fuel is an option in the effort to manage waste in palm oil mills. This utilization is to realize the need for electrical energy for the process of generating electric power by generators.  PT. Syaukath Sejahtera is a company engaged in the argo-industrial processing of palm oil into CPO (Crude Palm Oil), has its own power plant system  with a total installed electric power capacity of 1000 kW. This research aims to study the potential utilization of palm oil solid waste as boiler fuel at PT. Syaukath Prosperous. After conducting a study by observing field data analysis, it is known that the potential amount of fuel (shells and fibers) is 9450 kg hour and the calculation of the need for boiler fuel is known to be 5149.34 kg/hour. The optimum mixture of waste palm shells and fibers for boilers in  PT. Syaukath Sejahtera with a fuel mixture of 25% shells and 75% fiber, namely: Shells 1287.33 kg/hour and fibers 3862 kg/hour with a total steam produced of 20000 kg/hour. The total output of electrical energy from the steam turbine is 706.99 kW, while the electrical energy requirement is 651.14 kW. It can be concluded that the demand for electrical energy in the palm oil processing process at  PT. Syaukath Sejahtera has been fulfilled.
Perencanaan Solar Cell Rooftop di Gedung Teknologi Informasi Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe Hasannuddin, Teuku; Zulfadli, Teuku; Yassir, Yassir; Syahputra, Rudi
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Litek, March 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v22i1.63

Abstract

Gedung Teknologi Informasi Komputer (TIK) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) merupakan gedung baru yang mulai difungsikan untuk proses belajar mengajar Jurusan Teknologi Informasi Komputer pada awal tahun 2023. Ketinggian gedung TIK PNL tiga lantai  13,5 meter dan luas area atap 1800 m2. Untuk saat ini gedung TIK belum memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga untuk kebutuhan energi listrik gedung tersebut dilayani melalui trafo 20 kV/380V yang terpasang didepan gedung tersebut. Penelitian ini merupakan perencanaan PLTS di TIK PNL yang bertujuan untuk menyuplai energi listrik menngantikan sumber energi listrik dari PLN. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi beban listrik maksimum yang terpasang pada gedung TIK PNL Identifikasi beban listrik dibagi dalam tiga katagori yaitu beban sistem penerangan, kotak kontak dan sistem pendingin. Data beban llistrik maksimum tersebut digunakan untuk menghitung jumlah dan spesifikasi teknis dari solar cell dengan memasukkan variabel luas area atap dari gedung TIK. Hasil yang diperoleh dari hitungan tersebut memasukkan variabel data radiasi sinar matahari sehingga diperoleh hasil keluaran daya maksimum dari PLTS sebesar 300 kW dengan radiasi matahari 809 watt/m2 dan luas area yang digunakan 1135 m2.
Rancang Bangun Sistem Pendingin Otomatis Berbasis Sensor Suhu untuk Optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 Wp Fauzan, Fauzan; Radhiah, Radhiah; Cahyono, Rizqi; Maimun, Maimun; Syahroni, Muhammad; Zulfikar, Zulfikar; Hasannuddin, Teuku
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal Litek, Maret 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v23i1.95

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Energi surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dengan emisi karbon rendah. Namun kinerja panel surya sangat dipengaruhi oleh suhu operasional. Pada kondisi optimal sekitar 25°C, panel surya mampu menghasilkan efisiensi tertinggi, sedangkan pada suhu lebih tinggi seperti 35°C terjadi penurunan kinerja akibat peningkatan pergerakan elektron dalam material fotovoltaik yang menyebabkan penurunan tegangan dan daya keluaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sistem pendingin otomatis berbasis thermostat digital XH-W3001 yang dikombinasikan dengan sensor NTC Thermistor 3950 10K dan pompa air DC 12V. Sistem ini bekerja secara otomatis dengan mendeteksi suhu panel secara real-time, mengaktifkan pendinginan saat suhu melebihi 35°C, serta menjaga kestabilan di bawah 25°C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada suhu 35°C, panel menghasilkan tegangan rata-rata 14,40 V, arus 1,50 A, daya 20,95 W, dan efisiensi 10,27%, sedangkan pada suhu 25°C diperoleh tegangan rata-rata 14,52 V, arus 1,66 A, daya 23,82 W, efisiensi 11,25%, dan optimalisasi rata-rata sebesar 11,78%. Penerapan sistem pendingin otomatis terbukti efektif dalam menjaga suhu panel tetap stabil, meningkatkan efisiensi konversi energi, mempertahankan daya keluaran, serta memperpanjang umur operasional panel dengan meminimalkan risiko kerusakan akibat paparan suhu tinggi.