Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

GAMBARAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 BANGKINANG KOTA TAHUN 2019 ZURRAHMI Z.R
Jurnal Ners Vol. 4 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v4i1.888

Abstract

Status gizi remaja sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang. Status gizi yang optimal akan membentuk remaja yang sehat dan produktif. Permasalahan yang muncul adalah gizi kurang dan lebih. Gizi kurang dapat mengakibatkan penurunan prestasi akademik dan mengakibatkan gangguan sistem reproduksi yang berdampak buruk di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran status gizi pada remaja putri di SMAN 1 Bangkinang Kota Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, untuk mengetahui gambaran status gizi pada remaja putri di SMAN 1 Bangkinang Kota tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi di SMAN 1 Bangkinang kota tahun 2019 sebanyak 80 Siswi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik random sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa Univariate. Hasil penelitian menunjukkan status gizi remaja putri dengan persentase sebesar 70% dalam kategori normal. Berdasarkan karateristik umur remaja putri SMA N 1 Bangkinang yang menjadi responden dalam penelitian ini yaitu 80 responden, yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII dari umur 15 tahun hingga umur 17 tahun berdasarkan standar IMT menunjukkan rata-rata 20,14% yang masuk dalam kategori normal. Berdasarkan tabulasi status gizi pada remaja putri SMA N 1 Bangkinang, sebagian besar menunjukkan sebanyak 56 responden masuk dalam kategori normal. Saran dalam penelitian ini adalah Bagi remaja putri diharapkan memperhatikan pola makan yang sesuai dengan gizi seimbang guna tercapainya status gizi yang baik, sehingga dapat menunjang kegiatan pembelajaran sehari-hari terutama untuk proses tumbuh kembang.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN ANAK USIA 0-12 BULAN DI DESA RIDAN PERMAI TAHUN 2021 PUTRI EKA SUDIARTI; MARINI ARIESTA; ZURRAHMI ZR
Jurnal Ners Vol. 6 No. 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i1.4023

Abstract

Masa bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang yaitu pada usia 0-12 bulan. Stimulasi atau rangsangan yang baik untuk anak dapat diberikan oleh orang tua untuk perkembangan potensinya secara maksimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan anak usia 0-12 bulan di Desa Ridan Permai tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan quasi eksperiment pre and post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak yang berusia 0-12 bulan yang bertempat tinggal di Desa Ridan Permai. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian menggunakan lembar identitas responden, timbangan dengan gram (gr) yang sudah dikalibrasi. Lembar identitas digunakan untuk mencatat data identitas responden. Meteran centimeter sebagai alat pengukuran panjang badan bayi. Timbangan bayi yang sudah dikalibrasi sebagai alat pengukuran berat badan bayi. Pengolahan data menggunakan Analisis bivariat dilakukan dengan uji-t independen. Hasil penelitian di dapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pijat bayi p value = 0,000 dan berat badan p bahwa nilai p value pada kelompok intervensi dengan pretest dan posttest yaitu 0.001 dengan selisih 1.088 dan untuk kelompok kontrol dengan pretest dan posttest nilai p value 0.000 dengan nilai selisih 0.101. Dengan nilai tingkat kepercayaan α = 0.05 maka didapatkan hasil ada hubungan pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan anak usia 0-12 bulan di Desa Ridan Permai. Peneliti mengharapkan agar dalam pasangan suami istri yang baru saja memiliki bayi usia 0-12 bulan, hendaknya menerapkan treatment pijat bayi paling tidak selama 15 menit setiap minggunya. Kata Kunci : bayi, pijat bayi dan berat badan
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI POLI DEWASA WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS SALO RIZKI RAHMAWATI LESTARI; ZURRAHMI ZR
Jurnal Ners Vol. 6 No. 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i1.4135

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a collection of symptoms that arise in a person due to the body experiencing disturbances in controlling blood sugar levels. These disorders can be caused by inadequate insulin secretion, impaired insulin function (insulin resistance) or a combination of both. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional knowledge and blood sugar levels in patients with type II diabetes at the Internal Medicine Clinic at the Salo Health Center in 2021. This study was a quantitative analytical study with a cross-sectional approach involving 44 respondents of patients with type II diabetes. using simple random sampling. This study was conducted on 18-22 December 2021. The data collection technique used a questionnaire and measured blood sugar levels with GCU. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with fisher's exact test. The results showed that the nutritional knowledge variable was obtained (p = 0.001), so it was concluded that there was a significant relationship with the blood sugar levels of respondents with Diabetes Mellitus in the Adult Poly Health Center Salo in 2021.
SOSIALISASI IMUNISASI DASAR PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA DI DESA RIDAN PERMAI TAHUN 2022 Putri Eka Sudiarti; Zurrahmi Z.R
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.9536

Abstract

Immunization in the national health system is a very effective form of health intervention in efforts to reduce infant and toddler mortality. Ridan Permai Village is one of the villages in the working area of ??the Bangkinang Public Health Center, Kampar Regency. When a survey was conducted by the team for the head of Ridan Permai Village, information was obtained that there were still several mothers who had not provided basic foundations for their children under five. Toddler age is an age that is vulnerable to various diseases, so this age really needs protection such as providing basic nutrition. Based on the situation analysis and problem assistance mentioned above, a problem can be formulated, namely the need to socialize basic emotions for mothers who have toddlers in Ridan Permai Village. The implementation method used in this activity is in the form of counseling on basic emotions for mothers who have toddlers. This activity took place in Ridan Permai Village on August 12, 2022. The result of this community service is that it can increase the knowledge and desires of mothers who have children under five. It is also hoped that this activity will not end in service activities, but can form cooperation in disseminating information about immunization in improving health status, especially in children under five. Keywords: Basic immunization, Toddlers
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI DESA RIDAN PERMAI Zurrahmi Z.R; Putri Eka Sudiarti; Rizki Rahmawati Lestari
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.9537

Abstract

Adolescence or odelesence is a dynamic growth and development phase in an individual's life. Ridan Permai Village is one of the villages in the working area of ??the Bangkinang Public Health Center, Kampar Regency. When a survey was conducted by the team for the head of Ridan Permai Village, it was found that adolescents rarely receive reproductive health counseling, reproductive health checks and other activities that can support the reproductive health status of adolescents. Adolescents are also a group that is vulnerable and at risk of experiencing various reproductive health problems and behavioral deviations in a negative direction because they are still in the search for identity phase. Based on the situation analysis and problem identification mentioned above, a problem can be formulated, namely the need for reproductive health counseling for adolescents in Ridan Permai Village. The implementation method used in this activity is in the form of counseling on reproductive health for adolescents. This activity took place in Ridan Permai Village on August 18 2022. The result of this community service is that it can increase adolescent knowledge about reproductive health and the status of adolescent reproductive health is monitored and has increased. It is also hoped that this activity will not end in service activities, but can form cooperation in disseminating information about reproductive health and other public health issues in improving public health status in general. Keywords: Reproductive Health, Adolescents
HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA REMAJA DI SMAN 1 KAMPAR Putri Eka Sudiarti; Zurrahmi Z.R; Devi Eka Safitri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14010

Abstract

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) merupakan salah satu jenis infeksi terjadi di system pernafasan. Penyakit ini adalah penyakit yang menular dan memiliki gejala ringan hingga gejala berat bahkan dapat menyebabkan kematian. Terdapat beberapa factor penyebab ISPA diantara factor lingkungan dan dan factor penjamu. Salah satu factor penyebanya adalah paparan asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada remaja di SMAN 1 Kampar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi di SMAN 1 Kampar yang berjumlah 90 responden. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Hasil penelitian di dapatkan sebagian besar responden sudah terpapar asap rokok 42 respon (46,7%)dan terdapat hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok denga kejadian ISPA (p value=0,001 ? ? 0.05).Diharapkan kepada pihak sekolah mendatangkan petugas kesehatan di SMAN I Kampar yang dapat menambah pengetahuan siswa/i mengenai penyakit ISPA dan bahaya yang diakibatkan oleh penyakit ISPA ini.
ANALISIS KONDISI RUMAH DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA BANGUN SARI KECAMATAN KAMPAR KIRI HILIR Sri Hardianti; Zurrahmi Z.R; Dessyka Febria; Gusman Virgo
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.19098

Abstract

Perumahan merupakan bangunan atau rumah yang dibangun sebagai kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk kebutuhan keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kondisi rumah dan perilaku hidup bersih pada tatanan rumah tangga di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala rumah tangga yang tinggal di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir yaitu 100 KK. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cara sampel acak sederhana (Simpel Random Sampling). Variabel dependen pada penelitian adalah kondisi rumah dan variable independent pada penelitain ini adalah perilaku hidup bersih dan sehat. Alat pengumpulan data berupa kuisioner. Hasil penelitian yang telah didapatkan menunjukkan bahwa angka PHBS di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir masih kategori buruk. Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan terhadap 100 responden masih 17% yang masuk kategori baik sedang 83% lagi masuk kategori buruk. Terdapat 4 indikator PHBS yang nilainya rendah, yaitu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, melakukan aktivitas fisik (olahraga) 30 menit perhari, merokok dan mengkonsumsi buah. Peneliti mengharapkan kepada tenaga Kesehatan maupun fasilitas Kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang perilaku kesehatan yang baik dan perumahan sehat sesuai persyaratan rumah sehat.
Penyuluhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Laboy Jaya Yuristin, Devina; Z.R, Zurrahmi
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v3i2.25638

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu selama kehamilan merupakan hal penting bagi ibu hamil maupun bayi yang dikandungnya. Upaya pelayanan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap kondisi buruk yang dapat terjadi pada seorang ibu hamil. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil kesehatan baik untuk ibu atau untuk bayi adalah Antenatal Care (ANC). Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar pencapaian K1 dan K4 pada tahun 2020 masih dibawah target Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan angka cakupan 100 persen dari 31 Puskesmas di Kabupaten Kampar tercatat Puskesmas Laboy Jaya merupakan wilayah kerja pencapaian K4 di bawah target SPM yaitu 90,2 %. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 13 Januari 2022 di Desa Laboy Jaya. Peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Laboy Jaya yang berkunjung ke Puskesmas Laboy Jaya. Kegiatan ini dilakukan 2 tahap, tahap pertama yaitu persiapan materi edukasi dan kuesioner evaluasi. Tahap kedua menjelaskan terkait ANC pada ibu hamil, khususnya di masa pandemi Covid 19. Memberikan pengetahuan kepada Ibu hamil tentang ANC, menjelaskan senam hamil dengan tepat, memberikan solusi terkait belum tercapainya kunjungan ANC, dan memberikan rangkaian pesan yang bertujuan mempengaruhi ibu hamil untuk mau memeriksakan kehamilannya secara rutin. Hasil pelaksanaan kegiatan ini meningkatnya pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya ANC, ibu hamil mampu melaksankan senam hamil dengan tepat, dan meningkatnya kunjungan ANC pada ibu hamil. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya ANC, ibu hamil mampu melaksankan senam hamil dengan tepat dan peningkatan kunjungan ANC pada ibu hamil.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Nomophobia Pada Siswa SMA Negeri 1 Salo Tahun 2024 Lestari, Rizki Rahmawati; Z.R, Zurrahmi; Febria, Dessyka; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.28425

Abstract

Penggunaan smartphone yang berlebihan pada siswa sekolah menengah atas dapat mempengaruhi kesehatan mental yang mengakibatkan cemas, gelisah dan khawatir berjauhan dari smartphone. Masalah yang disebabkan penggunaan smartphone yang berlebihan dikenal dengan Nomophobia (No Mobile Phone Phobia), yang merupakan masalah kesehatan mental baru yang belum terdaftar pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (DSM-5). Intensitas pengunaan media sosial merupakan salah satu faktor penyebab nomophobia. Nomophobia memiliki tingkatan yaitu ringan, sedang dan berat. Saat ini banyak siswa yang mengalami nomophobia yang mengkibatkan ketergantungan dan merasa gelisah, cemas, khawatir apabila tidak kontak dengan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat nomophobia pada siswa SMA Negeri 1 Salo tahun 2024”. Jenis penelitian ini non eksperimen dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6-15 Mei 2024 dengan jumlah populasi 273 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 162 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsionate stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 120 siswa (74,1%) intensitas penggunaan media sosial tinggi mengalami nomophobia sedang, ada hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat nomophobia pada siswa SMA Negeri 1 Salo tahun 2024 (p value = 0,000). Diharapkan siswa mengurangi penggunaan smartphone dan meningkatkan kontrol diri serta menggunakan media sosial dengan bijak agar terhindar dari nomophobia
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Personal Hygiene Pada Remaja di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar Z.R, Zurrahmi; Sudiarti, Putri Eka; Lestari, Rizki Rahmawati; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.32925

Abstract

Perilaku untuk menjaga kesbersihan bisa dinilai dari sikap seorang individu dalam menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan di sekitarnya, karena  hygiene bisa  diterima  dalam  lingkup  perorangan  maupun lingkungan.  Fenomena yang ditemukan  masih  banyaknya remaja  yang tidak perduli terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal. tujua pennelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku personal hygiene pada remaja di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik pengambilan Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan penegtahuan denga perilaku personal hygiene pada remaja di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar dengan nilai p value= 0,001 (p < 0,05). Dan terdapat hubungan sikap dengan perilaku personal hygiene ada remaja di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar dengan nilai p value= 0,004 (p < 0,05). Diharapkan bagi remaja lebih meningkatkan perilaku personal hygiene terutama saat menstruasi dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari berbagai penyakit infeksi kesehatan reproduksi.