Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas dengan Pelaksanaan Bonding Attachment pada Bayi Baru Lahir Harmia, Elvira; Z.R, Zurrahmi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6413

Abstract

Pada masa nifas ikatan antara orang tua dan bayi baru lahir sangatlah penting untuk diperhatikan, ibu sudah harus mendapatkan informasi mengenai bonding attachment sejak mulai masa kehamilan, karena hubungan antara ibu dan bayi yang berlandaskan ikatan kasih sayang sudah harus terjalin sejak dini. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keeratan bonding attachment, karena pengetahuan yang baik akan menjadi dasar orang tua khususnya ibu untuk mengimplementasikan perilaku kesehatan demi optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui bonding attachment. Dampak psikologis dapat terjadi pada bayi apabila ibu tidak melakukan bonding attachment, hal ini akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi pada tahap selanjutnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas dengan pelaksanaan bonding attachment pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar dengan sampel adalah ibu nifas di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar sebanyak 69 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Instrumen penelitian pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 20 pertanyaan dengan teknik analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value 0,001
PENGARUH RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA IBU BALITA USIA 6-24 BULAN DI DESA GADING SARI KECAMATAN TAPUNG TAHUN 2022 Lestari, Rizki Rahmawati; Z.R, Zurrahmi; Hardianti, Sri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12167

Abstract

Permasalahan gizi pada balita yang hingga saat ini masih cukup besar dan belum terselesaikan yaitu stunting. Beberapa faktor yang berperan penting terjadinya stunting yaitu ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan responden tidak mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 41 orang (58,6%), dan responden mengalami stunting berjumlah 39 orang (55,7%). Uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif (p value 0,000) dengan kejadian stunting. Kesimpulan ada pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan pada ibu balita untuk dapat memberikan ASI eksklusif secara adekuat agar dapat mencegah balita mengalami stunting khususnya di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung.
Hubungan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota Z.R, Zurrahmi; Sudiarti, Putri Eka; Lestari, Rizki Rahmawati; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23475

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah akumulasi lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan kronis antara asupan energi (Energy Intake) dan pengeluaran energi (Energy Expenditure). Faktor penyebab obesitas pada masa remaja adalah makan makanan cepat saji dan aktifitas fisik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal bulan Agustus tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini 100 remaja dengan teknik Accidental Sampling. Alat mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Ada hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinapng Kota P-value 0,00 (?0,05). Diharapkan remaja dapat menjaga pola hidup lebih baik lagi, dan mengurangi konsumsi makanan fast food yang berlebihan dan rajin melakukan aktifitas fisik agar tidak berdampak pada obesitas di usia muda.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Perilaku Sedentari dengan Kejadian Gizi Lebih  pada Siswa SMPN 1 Kampa Amini, Annisa Rahma; Afrinis, Nur; Z.R, Zurrahmi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i5.152

Abstract

Masalah gizi pada remaja perlu mendapat perhatian karena gizi lebih pada remaja dapat membuka masalah kesehatan yang dapat disebabkan karena rendahnya pengetahuan dan tingginya perilaku sedentari. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan perilaku sedentari pada siswa SMPN 1 Kampa. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada Desember 2025 dengan jumlah sampel 59 responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan serta berat badan. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 30 responden (50,8%) mengalami gizi lebih, 30 responden (50,8%) memiliki pengetahuan gizi cukup dan 31 responden (52,5%) tidak memiliki perilaku sedentari. Berdasarkan uji Chi Square terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p value = 0,000) dan perilaku sedentari (p value = 0,000) dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 1 Kampa. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan perilaku sedentari dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 1 Kampa. Diharapkan kepada sekolah mengadakan penyuluhan pengetahuan gizi ke sekolah agar pengetahuan gizi lebih ditingkatkan dan kejadian gizi lebih dapat berkurang.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesejahteraan Subjektif pada Siswa/i di SMAN 2 Kuok Dhita Hidayah; Alini Alini; Zurrahmi Z.R; Bri Novrika
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.30409

Abstract

Setiap individu mendambakan kesejahteraan subjektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari harinya, terutama bagi siswa yang seringkali dihadapkan pada keadaan yang sulit. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif ini adalah melalui dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan subjektif pada siswa/i di SMAN 2 Kuok tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan subjektif dengan nilai p value = 0,001 (p ? 0,05). Diharapkan siswa dapat mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan subjektif dengan cara ikut terlibat dalam acara curhat sekolah, mengkomunikasikan perasaannya dalam berbagai situasi seperti perasaan menyenangkan, mempunyai harapan-harapan yang positif dalam proses belajar, masuk ke komunitas yang dia inginkan.
Identification of Medicinal Plants In The Environment of Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Awari Susanti; Zurrahmi Z.R; Endang Mayasari; Erma Kusumayanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30814

Abstract

The research identification of medicinal plants was conducted in the environment of Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Riau community has long known and utilized medicinal plants as traditional medicines, these medicinal plants have been used in traditional medicine for generations as an effort to maintain health, prevent disease, and care for health. Traditional medicinal plants serve as primary materials for traditional medicines and are acknowledged for their health benefits. The aim of this study was to classify medical plant species of medicinal plants. Data collection involved surveys and interviews, and the classification was carried out using herbarium methods. The results identified 20 species of medicinal plants across 14 families. Predominantly, these families were associated with the Zingiberaceae family, encompassing species such as Curcuma Domestica, Curcuma Xontoriza, Kaempferia Galanga, Renguas Galanga, Zingiber Officinale, Costus Speciosus. Parts of the plant used as medicine vary depending on the type of plant, the most widely used plant organs are leaves, rhizomes and roots.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Pada Narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang Kabupaten Kampar Chaterina Anjani; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42298

Abstract

Narapidana di lembaga pemasyarakatan mengalami keterbatasan gerak karena semua aktivitas diawasi petugas.Kondisi ini menyebabkan kehilangan kebebasan, tekanan, dan kekhawatiran akan masa depan, yang dapat memicustres selama menjalani hukuman. Resiliensi menjadi faktor penting untuk membantu narapidana mengelola emosi,menghadapi stres, dan beradaptasi dengan keterbatasan. Namun, tingkat resiliensi yang rendah membutuhkandukungan sosial untuk memperkuat kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungansosial dengan resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar. Desain penelitianadalah cross-sectional, dilakukan pada 16 November 2024 dengan sampel 91 narapidana melalui teknik totalsampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Social Support Index (SSI) dan Connor-Davidson ResilienceScale (CD-RISC). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasilpenelitian menunjukkan 53 responden (58,2%) memiliki dukungan sosial kurang baik, dan 50 responden (54,9%)memiliki resiliensi buruk. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi (P-value0,036). Penelitian ini diharapkan mendorong narapidana menghadapi masalah secara positif dan meningkatkankemampuan beradaptasi selama di lembaga pemasyarakatan.Kata kunci : Dukungan Sosial, Narapidana, Resiliensi
Hubungan Bullying Verbal Dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja di SMAN 1 Kampar Dian Permata Rahmi; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42696

Abstract

Kasus bullying menimbulkan dampak negatif secara psikis pada pelaku dan korban. Masalah psikis yang dapat muncul pada pelaku yaitu rasa percaya diri yang tinggi dengan harga diri yang tinggi, sedangkan pada korban dapat menyebabkan kepercayaan diri rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Bullying Verbal dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja di SMAN 1 Kampar. Penelitian menggunakan desain cross cetional dan dilakukan pada 19 – 30 November 2024 dengan jumlah sampel 92 siswa/i melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner bullying verbal dan kepercayaan diri. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.Hasil univariat menunjukkan 46 responden (50,0%) mengalami bullying verbal dan 55 responden (59,8%) memiliki kepercayaan diri tinggi. Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara bullying verbal dan kepercayaan diri (P Value 0,000). Diharapkan siswa/i SMAN 1 Kampar fokus pada kelebihan, bakat, dan hal positif dalam diri, serta ingat bahwa pendapat orang lain tidak mendefinisikan siapa diri anda. Siswa/i juga disarankan berbagi pengalaman dengan guru, orang tua, atau teman terpercaya untuk mendapatkan dukungan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pandai Besi di Sentra Besi Desa Teratak Pretty Nanda Listiany; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.43893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja di Sentra Besi Desa Teratak pada tahun 2024. Survei pendahuluan yang dilakukan pada 02 Oktober 2024 terhadap 10 pekerja menunjukkan bahwa seluruhnya tidak menggunakan APD lengkap sesuai standar yang ditetapkan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, dilakukan antara 22 Desember 2024 hingga 10 Januari 2025 terhadap 145 responden menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 103 responden yang tidak patuh terhadap penggunaan APD, sebanyak 36 responden (35%) mengalami kecelakaan kerja ringan. Di sisi lain, 42 responden yang patuh terhadap penggunaan APD, 10 responden (23,8%) mengalami kecelakaan kerja berat. Berdasarkan uji statistik, nilai p (0,000) ≤ α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja. Penelitian ini menyarankan agar para pekerja meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan APD guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Kata Kunci: Kecelakaan kerja, Kepatuhan APD, Sentra Besi Desa Teratak
Pengaruh Penyuluhan Tentang Sampah Rumah Tangga Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat di Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Tahun 2025 Rizki Rahmawati Lestari; Zurrahmi Z.R; Dessyka Febria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46325

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta mobilitas penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya volume sampah. Mengolah sampah dengan konsep 3R yaitu reuse reduce dan recycle merupakan cara untuk mengolah sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui “Pengaruh Penyuluhan Tentang Sampah Rumah Tangga Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar tahun 2025”. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan menggunakan desain one group pretest and posttest design. IPopulasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Teluk Paman yang berjumlah 621 KK dengan sampel sebanyak 62 KK. Alat pengumpulan data yang dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan yaitu kurang (90,3%), gambaran sikap masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (75,8%) dan tindakan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (77,4%). Pengetahuan masyarakat sesudah diberikan penyuluhan yaitu baik (99,4%), gambaran sikap masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (82,3%) dan gambaran perilaku masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (76,2%). Ada pengaruh penyuluhan tentang sampah rumah tangga terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan p value 0,000. Diharapkan Kepada pihak pemerintah daerah perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terhadap peningkatan sosialisasi khususnya penanganan sampah rumah tangga melalui penyuluhan.