Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA IBU BALITA USIA 6-24 BULAN DI DESA GADING SARI KECAMATAN TAPUNG TAHUN 2022 Lestari, Rizki Rahmawati; Z.R, Zurrahmi; Hardianti, Sri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12167

Abstract

Permasalahan gizi pada balita yang hingga saat ini masih cukup besar dan belum terselesaikan yaitu stunting. Beberapa faktor yang berperan penting terjadinya stunting yaitu ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan responden tidak mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 41 orang (58,6%), dan responden mengalami stunting berjumlah 39 orang (55,7%). Uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif (p value 0,000) dengan kejadian stunting. Kesimpulan ada pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan pada ibu balita untuk dapat memberikan ASI eksklusif secara adekuat agar dapat mencegah balita mengalami stunting khususnya di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung.
Hubungan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota Z.R, Zurrahmi; Sudiarti, Putri Eka; Lestari, Rizki Rahmawati; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23475

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah akumulasi lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan kronis antara asupan energi (Energy Intake) dan pengeluaran energi (Energy Expenditure). Faktor penyebab obesitas pada masa remaja adalah makan makanan cepat saji dan aktifitas fisik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal bulan Agustus tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini 100 remaja dengan teknik Accidental Sampling. Alat mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Ada hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinapng Kota P-value 0,00 (?0,05). Diharapkan remaja dapat menjaga pola hidup lebih baik lagi, dan mengurangi konsumsi makanan fast food yang berlebihan dan rajin melakukan aktifitas fisik agar tidak berdampak pada obesitas di usia muda.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Perilaku Sedentari dengan Kejadian Gizi Lebih  pada Siswa SMPN 1 Kampa Amini, Annisa Rahma; Afrinis, Nur; Z.R, Zurrahmi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i5.152

Abstract

Masalah gizi pada remaja perlu mendapat perhatian karena gizi lebih pada remaja dapat membuka masalah kesehatan yang dapat disebabkan karena rendahnya pengetahuan dan tingginya perilaku sedentari. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan perilaku sedentari pada siswa SMPN 1 Kampa. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada Desember 2025 dengan jumlah sampel 59 responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan serta berat badan. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 30 responden (50,8%) mengalami gizi lebih, 30 responden (50,8%) memiliki pengetahuan gizi cukup dan 31 responden (52,5%) tidak memiliki perilaku sedentari. Berdasarkan uji Chi Square terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p value = 0,000) dan perilaku sedentari (p value = 0,000) dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 1 Kampa. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan perilaku sedentari dengan kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 1 Kampa. Diharapkan kepada sekolah mengadakan penyuluhan pengetahuan gizi ke sekolah agar pengetahuan gizi lebih ditingkatkan dan kejadian gizi lebih dapat berkurang.