Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Metode Belajar B3 (Bermain Bercerita Bernyanyi) Untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Siswa Kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Ramadhanti, Zulfa Nazifah; Kartini, Kartini; Setiabudi, Dede Indra
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.6875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas eksperimen yang diterapkan metode B3 (Bermain Bercerita Bernyanyi) pada pembelajaran SKI serta mengetahui hasil belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan metode B3 (Bermain Bercerita Bernyanyi) pada pembelajaran SKI dan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol pada pelajaran SKI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, jenis penelitian Quasi-Eksperimental Design dengan jenis rancangan post-test only, non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Ma’had Al-Zaytun.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menerapkan metode B3 (Bermain Bernyanyi Bercerita) mendapatkan rata-rata sebesar 81,4 sedangkan hasil belajar siswa yang tidak menerapkan metode B3 (Bermain Bernyanyi Bercerita) mendapatkan rata-rata sebesar 61,5 dengan demikian terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran SKI.
Perspektif Baru Kurikulum Merdeka Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Gozali, Gozali; Sibaweh, Imam; Setiabudi, Dede Indra; Jahari, Jaja; Erihadiana, Mohamad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, implementasi, dan evaluasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan informan berjumlah 6 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru-guru SMAIT As-Syifa Boarding School Subang. Teknik pengumpulan data melalui tiga cara, yaitu observasi, studi dokumen, dan wawancara. Teknik analisis datanya melalui tiga tahap yaitu reduksi data reduction, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan beberapa perencanaan yaitu: a). Terdapat evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan siswa, perkembangan pendidikan, dan tuntutan dunia kerja. b). Kolaborasi antara wakil kepala sekolah, tim guru, dan pakar pendidikan. (2) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan dengan cara: a). Melibatkan pelatihan dan dukungan kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran inovatif dan relevan. b).Guru didorong untuk menggunakan metode pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. (3) Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan dengan cara: a). Berkelanjutan dan holistik, b). Evaluasi dampak kurikulum, c) Evaluasi Pengembangan Profesional Guru, d) Evaluasi metode pembelajaran inovatif, peningkatan kompetensi guru, penguasaan materi, keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta evaluasi dampak program Merdeka Belajar yang sudah diimplementasikan secara berkelanjutan.
Perbandingan Persepsi Antara Guru MTS dan SMP Tentang Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Kohar, D. Abdul; Budiyanto, Cepi; Deni, Asep; Setiabudi, Dede Indra; Ramadhana, Ari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.7960

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi dan tantangan yang dihadapi guru MTs dan SMP dalam implementasi kurikulum merdeka di tingkat menengah pertama. Melalui angket dan wawancara dengan 8 guru dari SMP Nur Kautsar Bandung dan MTs Al-Ihsan Baleendah, ditemukan bahwa 88% guru mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka, sementara 1 guru MTs menolak karena keterbatasan akses internet. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi guru mencakup tingkat pendidikan, tempat mengajar, lama mengajar, dan pemahaman tentang kurikulum. SMP lebih siap menyediakan fasilitas pendukung dibandingkan MTs. Tantangan utama meliputi kebiasaan baru dalam pelaksanaan kurikulum, kesulitan membuat modul ajar yang sesuai, serta keterbatasan akses siswa terhadap gadget dan internet. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan agar guru lebih terbuka terhadap ilmu baru, dan fasilitas pendukung seperti internet ditingkatkan. Pemerintah juga diharapkan memberikan pelatihan dan dukungan yang merata bagi semua guru. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan kurikulum merdeka dan memberikan panduan bagi pihak terkait untuk mendukung keberhasilan implementasi kurikulum ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi strategi implementasi kurikulum merdeka di Indonesia.