Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Serambi Engineering (JSE)

Pengaruh Variasi Tekanan Fluida terhadap Air PDAM dengan Unit Pengolahan Air Minum Reverse Osmosis Maharani, Saskia Rizqi; Yuniar; Akbar Ismi Aziz Pramito; Tahdid
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air minum yang aman sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas produk air minum yang diperoleh dari unit pengolahan air minum yang hasil rancangan unit pengolahan air minum oleh penulis dengan berbasis membran reverse osmosis Silvertec ULP-2012-100G dan juga post carbon pada variasi tekanan fluida 4, 5, 6, 7, dan 8 bar. Air baku yang digunakan berasal dari keluaran air PDAM yang sebelumnya diproses melalui beberapa tahapan filtrasi, meliputi filter sedimen, Granular Activated Carbon (GAC), Chlorine, Taste, and Odor (CTO), membran Reverse Osmosis (RO), dan Post Carbon. Produk air minum ini juga mengacu pada Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 sebagai standar air minum berkualitas baik yang memenuhi aspek fisika, kimia, dan mikrobiologi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Energi Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Hasil produk air yang telah melalui membran reverse osmosis maupun post carbon keduanya memenuhi kualifikasi air minum sesuai dengan PERMENKES No. 2 Tahun 2023. Fluks permeat dan % rejeksi pada RO linier dan menghasilkan air dengan tingkat rejeksi yang semakin tinggi seiring meingkatnya tekanan fluida, hal ini membuktikan bahwa tekanan fluida mempengaruhi kinerja membran RO sehingga menghasilkan produk air minum yang baik.
Interpretasi Pengaruh Tekanan Terhadap Air yang Dihasilkan Ditinjau Dari Kolom Membran Silvertec, Post Carbon dan Bio Mineral Unit Pengolahan Air Minum Badia Priscila Tamima; Yuniar; Tahdid
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja system Unit Pengolahan Air Minum berbasis Reverse Osmosis (RO) yang ditinjau dari tiga kolom filtrasi, yaitu membrane silvertec, post carbon, dan bio mineral. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pengaruh variasi tekanan operasi terhadap nilai fluks dan efisiensi rejeksi zat terlarut, meliputi Total Dissolved Solids (TDS), Mangan (Mn), dan Besi (Fe). Penelitian ini menggunakan tekanan operasi bertingkat, yaitu 3 bar, 4 bar, 5 bar, 6 bar, dan 7 bar sebagai variable bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan berbanding lurus dengan nilai fluks, dengan nilai tertinggi diperoleh pada membrane silvertec sebesar 21.212 L/m2.jam pada tekanan 1 bar. Namun demikian, efisiensi rejeksi terhadap TDS, Mn, dan Fe cenderung menurun seiring peningkatan tekanan, yang mengindikasikan adanya batas optimal tekanan operasi. Kolom post carbon menunjukkan efisiensi rejeksi yang rendah namun berperan dalam peningkatan kualitas air, sedangkan kolom bio mineral cenderung meningkatkan TDS, sesuai dengan fungsinya sebagai media remineralisasi. Seluruh parameter hasil akhir air olahan menunjukkan kesesuaian dengan baku mutu air minum berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Dengan demikian, sistem pengolahan air minum ini dinyatakan telah memenuhi kriteria efisiensi secara kualitas maupun kuantitas dalam menghasilkan air siap konsumsi.
Pengaruh Tekanan Fluida Terhadap Unit Pengolahan Air Minum Menggunakan Membran Reverse Osmosis, Post Carbon dan Bio Ceramic Lia, Yuniar; Yuniar; Erwana Dewi; Tahdid
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Minum Isi Ulang (AMIU) banyak dipilih sebagai alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan Air Minum Kemasan (AMDK). Namun, kualitasnya sering dipertanyakan karena tidak semua stasiun isi ulang memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/Menkes/Per/IV/2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tekanan fluida (3–7 bar) pada unit pengolahan air minum menggunakan Reverse Osmosis (RO) Silvertec ULP 2012-100, dikombinasikan dengan Post Carbon dan Bio Ceramic, dengan air PDAM sebagai bahan baku. Teknologi RO mampu menyaring kontaminan pada tingkat molekuler, sedangkan Post Carbon meningkatkan rasa air dan Bio Ceramic membantu memecah molekul agar lebih mudah diserap oleh tubuh. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Energi Politeknik Negeri Sriwijaya dengan mengukur parameter fisik (pH, TDS) dan kimia (Fe, Mn, Cl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tekanan mempengaruhi kualitas air, dengan 5 bar diidentifikasi sebagai kondisi optimum. Pada tekanan ini, air yang diolah memenuhi semua standar kualitas air minum sehingga sistem ini menjadi solusi yang efektif.