Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dampak Kebijakan Pembatasan Iklan Rokok Terhadap Perilaku Merokok Remaja R, Ramlah; Usman, Usman; Umar, Fitriani; Nurlinda, Nurlinda; Anggraeny, Rini
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4010

Abstract

Adolescent smoking behavior in Pinrang Regency remains high despite government policies restricting cigarette advertising. This study aims to evaluate the effectiveness of these policies on smoking prevalence among adolescents. A descriptive qualitative method was applied with 21 informants, including adolescent smokers, parents, and village staff, through interviews, observation, and documentation. The findings show that the policy has not been fully effective, as adolescents are still exposed to cigarette advertisements via social media and their surroundings. Contributing factors include peer influence, curiosity, lack of parental supervision, and the perception of smoking as a symbol of maturity. Smoking not only causes health problems but also affects social aspects such as academic performance and the risk of dropping out of school. More comprehensive interventions from families, schools, and the government are needed to control adolescent smoking behavior.
Analisis Faktor Risiko Dermatitis Kontak Pada Nelayan Rumput Laut Di Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Nurfasira, Nurfasira; Usman, Usman; Anggraeny, Rini; Thasim, Sukmawati; Hengki, Henny Kumaladewi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4011

Abstract

Dermatitis in seaweed fishermen is a health problem often caused by direct exposure to seawater, chemicals, and sub-ideal working conditions. This study aims to analyze the risk factors for contact dermatitis in seaweed fishermen in Ponrang District, Luwu Regency. This study used a quantitative research method with a cross-sectional design. The sample consisted of 86 seaweed fishermen from Mario, Tirowali, and Muladimeng villages, selected using a proportional random sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that most respondents (61.8%) had experienced contact dermatitis. There was a significant relationship between the duration of seawater exposure (p0.003), the use of PPE (p0.000), and personal hygiene (p=0.013) with the incidence of contact dermatitis. However, the cleanliness of the work environment did not show a significant relationship (p=0.265). It can be concluded that the duration of seawater exposure of 8 hours, inconsistent use of PPE, and poor personal hygiene are significant risk factors for the incidence of contact dermatitis.
Faktor Risiko Lingkungan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cangadi: Environmental Risk Factors Related to Stunting Events in the Working Area of Puskesmas Cangadi Zarkasyi R, Rahmat; Nurlinda, Nurlinda; Wahyuni Sari, Rasidah; Anggraeny, Rini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.343 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1605

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk, hal ini merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yang salah satunya sering dikaitkan dengan faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pemenuhan akses air bersih dan sanitasi dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Cangadi. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain Case Control. Data diperoleh dengan melakukan pengukuran TB terhadap anak dengan menggunakan microtoise, wawancara dan pengisisan kuesioner terhadap ibu. Hasil analisis chi square menunjukkan indikator akses sanitasi memiliki hubungan dengan kejadian stunting yaitu mencuci tangan dengan sabun, menyikat gigi, membersihkan mainan, menyimpan makanan, waktu cuci tangan, kondisi saluran air, penyimpanan sampah dan kondisi lingkungan rumah. Sementara indikator pemenuhan akses air bersih terdapat 4 indikator memiliki hubungan dengan kejadian stunting yaitu jarak pencemar, sumber air minum, pengolahan air minum dan menguras bak air. Sebagian besar indikator pemenuhan akses air bersih dan sanitasi berhubungan dengan kejadian stunting. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dapat dilakukan dengan optimalisasi pemberian informasi atau strategi untuk meningkatkan perilaku masyarakat untuk bisa menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari.