Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektifitas Pijat Bayi Dalam Mengurangi Frekuensi Diare Pada Bayi Usia 6 – 24 Bulan Berliana Irianti; Nur Israyati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is still a world health problem, especially in developing countries, diarrhea is the number one cause of death among toddlers throughout the world every year. Trend Evidence Based Practice (EBP) is an alternative and new method for providing care. Diarrhea massage is a touch to the baby's body that is given to treat diarrhea and reduce the frequency of defecation, because massage can improve nerves and the process of absorbing food. The type of research carried out was Quasi experimental with the one group pretest posttest method. Sampling in this study used a non-random sampling technique and purposive sampling. Data analysis used univariate and bivariate using SPSS. The statistical test for this research uses the Wilcoxon test. Baby massage is effective in reducing the frequency of diarrhea in toddlers. This can be seen in the mean value before the massage was 6.32 and after the massage there was a decrease in the frequency of diarrhea, namely with a mean of 2.64. There is a need for skills training for health workers in managing diarrhea quickly and effectively in reducing mortality and morbidity rates caused by diarrheal diseases and using complementary therapies such as baby massage as an alternative management of diarrhea.
NARRATIVE REVIEW: POTENSI PEMBERIAN DADIH PADA IBU HAMIL Nurhapipa; Sandy Setiawati; Nur Israyati; Berliana Irianti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4130

Abstract

Kehamilan merupakan fase kritis yang memerlukan dukungan nutrisi optimal, sementara perubahan mikrobiota dan adaptasi imun maternal dapat memengaruhi kesehatan ibu serta janin. Di Indonesia, pemanfaatan pangan fermentasi lokal sebagai sumber mikroba hidup masih terbatas dalam praktik kebidanan, meskipun berpotensi lebih terjangkau dan selaras dengan budaya konsumsi. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi pemberian dadih, pangan fermentasi tradisional berbahan susu kerbau pada ibu hamil sebagai sumber probiotik alami. Metode penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan dengan Narrative Literature Review (NLR). Penelusuran dilakukan pada artikel ilmiah dan sumber akademik terkini yang membahas dadih, bakteri asam laktat, pangan fermentasi, probiotik, serta kesehatan maternal. Literatur terpilih disintesis secara naratif untuk memetakan karakteristik mikrobiologis dadih, rasional mekanisme probiotik, relevansi terhadap fisiologi kehamilan, dan isu keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dadih umumnya didominasi bakteri asam laktat dan dapat mengandung mikroba dengan sifat yang mendukung viabilitas saat melewati saluran cerna serta interaksi sementara dengan inang. Secara konseptual, mikroba dan metabolit pangan fermentasi berpotensi berkontribusi pada stabilitas mikrobiota dan modulasi respons imun, yang relevan pada kehamilan. Temuan juga mengindikasikan bahwa riset probiotik pada kehamilan masih banyak berfokus pada suplemen komersial, sehingga dadih menawarkan peluang translasi intervensi berbasis pangan tradisional dan lokal. Namun, variasi fermentasi spontan menuntut standardisasi proses, karakterisasi strain, dan pengujian mutu untuk menjamin keamanan. Kesimpulan menegaskan bahwa dadih berpotensi menjadi alternatif intervensi nutrisi berbasis pangan lokal untuk mendukung kesehatan ibu hamil. Penelitian lanjutan diperlukan melalui studi observasional dan uji klinis untuk menilai keamanan, menentukan dosis, mengevaluasi efektivitas, serta menyusun pedoman konsumsi berbasis bukti.
Integrasi Pengukuran Laktat Dengan Pemantauan Intrapartum Untuk Deteksi Dini Persalinan Lama: Narrative Review Berliana Irianti; Nur Israyati; Sandy Setiawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.4134

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa persalinan lama masih kerap terlambat terdeteksi karena penilaian kemajuan persalinan sangat bergantung pada indikator klinis yang definisinya beragam dan interpretasinya dapat berbeda antar fasilitas, sehingga berisiko memicu intervensi yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bahwa asam laktat efektif dalam menentukan persalinan lama sebagai bentuk deteksi dini, khususnya melalui pengukuran pada air ketuban dan darah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan Narrative Literature Review (NLR), yaitu menyusun tinjauan pustaka naratif untuk memberikan gambaran luas dan mendalam tentang topik berdasarkan penelitian yang tersedia, dengan pemilihan literatur yang bersifat fleksibel namun tetap relevan terhadap kata kunci persalinan lama, air ketuban, dan asam laktat. Data penelitian berupa temuan-temuan dari literatur yang menggambarkan variasi definisi persalinan lama, karakteristik air ketuban sebagai medium biologis dan klinis intrapartum, serta pola pelaporan laktat sebagai indikator metabolik yang dapat diukur dan dikaitkan dengan progres persalinan maupun luaran persalinan tertentu. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asam laktat berpotensi efektif sebagai biomarker pendukung untuk menentukan persalinan lama secara lebih dini, terutama ketika diintegrasikan dengan pemantauan kemajuan persalinan, sehingga dapat memperkuat ketepatan pengambilan keputusan intrapartum secara lebih objektif dan kontekstual