Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Efektifitas Pemberian Kukis Ekstrak Daun kelor Dalam Meningkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui 0-6 Bulan Misya Utari; Wira Ekdeni Aifa; Ary Oktora Sri Rahayu; Fajar Sari Tanberika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama dan terbaik bagi bayi usia 0–6 bulan karena mengandung zat gizi lengkap untuk mendukung pertumbuhan dan kekebalan tubuh bayi. Namun, tidak semua ibu menyusui mampu memproduksi ASI secara optimal akibat berbagai faktor seperti stres, kurangnya nutrisi, dan minimnya dukungan lingkungan. Salah satu alternatif alami untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya akan protein, zat besi, dan senyawa fitosterol yang berfungsi sebagai laktagogum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian kukis ekstrak daun kelor dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan di Praktek Mandiri Bidan Rosita, S.Tr.Keb. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 20 ibu menyusui yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian kukis ekstrak daun kelor selama 14 hari, dua kali sehari. Pengukuran produksi ASI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) mengalami produksi ASI tidak lancar, sedangkan setelah intervensi sebagian besar ibu (90%) mengalami peningkatan produksi ASI yang lancar. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian kukis ekstrak daun kelor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian kukis ekstrak daun kelor efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan. Kukis daun kelor dapat dijadikan alternatif makanan tambahan alami yang praktis dan bergizi untuk membantu ibu menyusui dalam memperlancar produksi ASI dan mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Rahwani; Ary Oktora Sri Rahayu; Komaria Susanti; Wira Ekdeni Aifa
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Universitas Bhamada Slawi PSDKU D III Kebidanan Kampus Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol13.iss2.537

Abstract

Moringa leaves are one of the plants rich in protein, vitamins, and iron. There are 450 mg of iron (Fe) in every kilogram of moringa leaves, which can be used to prevent various conditions such as low hemoglobin levels during pregnancy. This study aimed to determine the effect of giving moringa leaf vegetables on increasing hemoglobin levels in second- and third-trimester pregnant women in Karya Mukti Village, Rimba Melintang District, Rokan Hilir Regency. This was a quantitative study using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design model. The study was conducted in Karya Mukti Village, Rimba Melintang District, Rokan Hilir Regency, in June and July 2025. The population in this study consisted of all second- and third-trimester pregnant women with low hemoglobin levels in Karya Mukti Village, with a sample size of 25 respondents. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with a dependent t-test. The results showed that the mean hemoglobin level before consuming moringa leaf vegetables was 9.876, and after consuming moringa leaf vegetables, the mean value increased to 10.952. There was an effect of giving moringa leaf vegetables on increasing hemoglobin levels in pregnant women in Karya Mukti Village, Rokan Hilir Regency (p = 0.000).