Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Manfaat dan Kegunaan Aplikasi Berbasis Seluler sebagai Media Informasi dalam Kehamilan : Review Artikel Selvia, Anisya; Ernawati, Dwi
Jurnal Bidan Komunitas Vol 2, No 2 (2019): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.74 KB) | DOI: 10.33085/jbk.v2i2.4327

Abstract

Masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yang hampir terjadi diseluruh negara di dunia menyebabkan kecemasan tersendiri bagi negara-negara tersebut untuk terus berupaya menurunkan presentase Angka Kematian Ibu (AKI) di setiap tahunnya. Adapun penyebab kematian ibu hamil secara garis besar disebabkan oleh kurang nya pengetahuan ibu hamil mengenai penanganan serta hal-hal yang seharusnya dilakukan pada masa kehamilan. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan aplikasi berbasis seluler sebagai media informasi dalam kehamilan. Metode: Lima tahapan untuk melakukan review artikel digunakan dalam review ini. Lima tahapan tersebut diantaranya: mengidentifikasi pertanyaan penelitian, mengidentifikasi studi yang relevan, pemilihan studi, memetakan data, menyusun, meringkas dan melaporkan hasilnya.Hasil penelitian : Sebanyak 11  publikasi dimasukkan. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi konsep-konsep kunci. Kami mengelompokkan konsep-konsep kunci ini kedalam tiga tema yang muncul : Informasi kesehatan dalam kehamilan berbasis pesan teks, manfaat telepon seluler dalam pencarian informasi selama kehamilan, dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan: Layanan pesan teks berbasis seluler berpotensi dan bermanfaat untuk meningkatkan cakupan praktik ANC yang direkomendasikan. Pesan yang disampaikan melalui aplikasi seluler juga memiliki potensi secara positif untuk mempengaruhi prilaku kesehatan ibu dan anak.
Efektifitas Media Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Hamil Melakukan Kunjungan Antenatal Care Selvia, Anisya; Amru, Desi Ernita
Jurnal Bidan Komunitas Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v3i3.4716

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) hampir terjadi diseluruh negara di dunia menyebabkan kecemasan tersendiri bagi negara-negara tersebut. Audit maternal perinatal (AMP) di Kota Batam pada tahun 2017 terdapat 30 orang ibu meninggal dengan AKI sebesar 105/100.000 kelahiran hidup. Angka ini melebihi keadaan tahun 2016 lalu sebesar 97/100.000 kelahiran hidup. Faktor yang memungkinkan adanya peningkatan AKI seperti masih belum optimalnya ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal care. Cakupan K1 di Kota Batam khususnya di Belakang padang hanya mencapai 70,7 % dan Puskesmas Galang 77,3%. Capaian K4 di Puskesmas Sekupang sebesar 57,2% dan Puskesmas Belakang Padang sebesar 58,8 %. Adapun cara untuk menurunkan AKI adalah dengan meningkatkan cakupan kunjungan antenatal pada ibu hamil yang dilakukan melalui promosi kesehatan. Tujuan : untuk mengetahui Efektifitas Media Promosi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sikap dan Perilaku Ibu Hamil melakukan  kunjungan ANC. Metode: Desain quasi experimen dan rancangan non equivalent control group design with pretest and post test. Analisa bivariat uji T-Test dan Chi-Square .Analisa multivariat uji MANOVA dengan tingkat kemaknaan r0.05 dan CI 95%. Hasil : Uji T-test pada media video dan booklet dengan p-value sebesar 0.002 dan pada sikap dengan p-value sebesar 0.007 sedangkan pada perilaku didapatkan nilai p-value 0.522, serta berdasarkan uji MANOVA didapatkan bahwa tingkat pendidikan (0.042), pengetahuan sebelumnya (0.008) dan media yang digunakan (0.000) mempengaruhi perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil melakukan kunjungan ANC Kesimpulan : Promosi kesehatan menggunakan media video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan sikap dan perilaku Ibu hamil melakukan kunjungan ANC dibandingkan dengan media booklet.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE LANSIA UNTUK MENJADIKAN LANSIA PRODUKTIF DI POSYANDU LANSIA Yulia Devi Putri; T Eltrikanawati; Anisya Selvia; Dedi Siska; Naimah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.545

Abstract

Menopause merupakan keadaan dimana seorang perempuan tidak lagi mengalami menstruasi yang terjadi pada rentang usia 50 sampai 59 tahun. Berdasarkan hasil survey di Wilayah Kerja Puskesmas Sei. Panas pada 5 lansia sebagian dari lansia masih belum memiliki pengetahun yang cukup tentang menopause dan bagaimana cara mengahadapi perubahan fisik dan psikologis. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada lansia tentang menopause dan cara mengatasi akibat dari menopause serta menerima perubahan yang terjadi sehingga mengurangi kecemasan. Metode yang digunakan adalah diskusi dan demonstrasi dengan penyuluhan melalui media yang akan memudahkan untuk memperoleh informasi. Hasil dari pengabdian ini didapatkan bahwa dari 15 lansia yang mengikuti penyuluhan ini telah memahami tentang menopause dan cara mengatasinya. Dan dari 10 lansia (67%) lansia telah melakukan cara mengatasinya di rumah masing-masing. Diharapkan lansia dan keluarga yang merawat bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan.
Pengaruh Baby Masage terhadap Pertumbuhan Bayi 0-6 Bulan yang Diberikan ASI Eksklusif di PMB Oza Waqiah Kota Batam Anisya Selvia; Mona Rahayu Putri
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i2.5184

Abstract

Latar Belakang: Golden Period merupakan masa emas bagi bayi pada 1000 hari pertama kehidupannya. Stimulasi-stimulasi perlu diberikan terhadap bayi khususnya untuk menunjang pertumbuhannya. Pemberian baby massage dapat meningkatkan pertumbuhan khususnya pada pertambahan panjang badan dan berat badan bayi. Bayi yang di masaage memiliki kenaikan berat badan 8 gram lebih tinggi per hari dibandingkan bayi yang tidak massage. Pertumbuhan khususnya pada pertambahan panjang dan berat badan pada bayi sangat perlu diperhatikan karena pertumbuhan yang terganggu akan berakibat pada tingginya angka kejadian growth faltering pada bayi. Prevalensi growth faltering di Indonesia sendiri berdasarkan data Riskesdas 2019 adalah 30,8 %. Persentase Growth Faltering pada anak balita di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 sebesar 11,45% dihitung berdasarkan hasil temuan surveilans gizi pada 2.736 balita. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh baby massage terhadap pertumbuhan bayi 0-6 bulan yang diberikan ASI Eksklusif. Metode: Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan Quasi eksperiment design dengan rancangan Pretest – Postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 0-6 bulan yang berjumlah 30 bayi. Analisa data pada penelitian ini dengan analisa univariat dan analisa bivariate menggunakan Uji Wilcoxon. Pengukuran panjang badan dan berat dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu sebelum baby massage sebulan setelah baby massage dilakukan. Hasil: dari Uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh pertumbuhan bayi (panjang badan dan berat badan) sebelum dan setelah dilakukan baby massage nilai P-Value= 0,000 ( 0,05). Kesimpulan: ada pengaruh baby massage terhadap pertumbuhan bayi 0-6 bulan .
Pengaruh Senam Disminore Terhadap Penurunan Nyeri pada Mahasiswi Kebidanan : Pengaruh Senam Disminore Terhadap Penurunan Nyeri pada Mahasiswi Kebidanan Larince Radulima; Anisya Selvia; Trisna Yini Handayani
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.119 KB) | DOI: 10.53770/amhj.v1i1.4

Abstract

Introduction:  The impact of dysmenorrhea can disrupt and affect the daily activities of students, one of which is a student. Dysmenorrhea causes 14% of adolescent patients often absent from school and do not carry out their daily activities. Severe dysmenorrhoea in women can have the effect of not being able to do any activity, so that it will reduce the quality of life. This study aims to determine the effect of dysmenorrhea exercise on reducing pain in midwifery students at Mitra Bunda Health Institute. Methods: This study was a quasi experimental design with a non-equivalent control group design. The sample size required for the treatment group and the control group is n = 16 respondents. Based on the anticipation of a drop out in the research process, the researcher increased the sample size by 10%. Therefore, the required sample size is 16 + 1.6 = 17.6 or n = 18 respondents. Results: The results of statistical tests obtained p value = 0.006, α = 0.05 (p <α), which indicates that there is a significant effect of dysmenorrhea on reducing dysmenorrhea in Midwifery Diploma Three students Conclusion: Information about the benefits of dysmenorrhea exercise as a treatment menstrual pain needs to be optimized in order to provide broad knowledge for female students. Pendahuluan: Dampak dismenore dapat mengganggu dan mempengaruhi aktivitas mahasiswi sehari-hari. Dismenore menyebabkan 14% pasien remaja sering mangkir dari sekolah dan tidak menjalankan aktivitas sehari-hari. Dismenorea yang parah pada wanita bisa berdampak tidak bisa melakukan aktivitas apapun, sehingga akan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam disminore terhadap penurunan nyeri pada mahasiswi kebidanan institut kesehatan Mitra Bunda. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non ekuivalen. Besar sampel yang dibutuhkan untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah n = 16 responden. Berdasarkan antisipasi terjadinya drop out dalam proses penelitian, maka peneliti menambah jumlah sampel sebesar 10%. Oleh karena itu, jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 16 + 1,6 = 17,6 atau n = 18 responden. Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,006, α = 0,05 (p <α) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara senam dismenore terhadap penurunan dismenore pada mahasiswi Diploma Tiga Kebidanan Kesimpulan: Informasi tentang manfaat senam dismenore sebagai pengobatan nyeri haid perlu dioptimalkan agar dapat memberikan wawasan yang luas bagi mahasiswi.  
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI INSTITUT KESEHATAN MITRA BUNDA Desi Ernita Amru; Anisya Selvia
Midwifery Care Journal Vol 3, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.005 KB) | DOI: 10.31983/micajo.v3i1.8191

Abstract

Adolescence is marked by changes in body development associated with puberty. In this condition, women will experience ovulation and menstruation which is sometimes accompanied by menstrual pain (dysmenorrhea). This condition can get worse when accompanied by unstable psychological conditions, such as stress, depression, excessive anxiety, and excessive sadness or joy. The purpose of this study was to determine the effect of yoga exercise on reducing menstrual pain in adolescent at the Mitra Bunda Health Institute. The type of this research is pre-experimental with one group pretest posttest design. The population of this study was all students of the Midwifery Undergraduate Study Program at the Mitra Bunda Health Institute with a total of 75 students. The sample of this study was 75 female students with a total sampling technique. The independent variable is Yoga Gymnastics and the dependent variable is Menstrual Pain. The research instrument uses the Face Pain Scale – Revised (FPS-R) pain scale measurement. Data processing using editing, coding, scoring, tabulating with data analysis Spearman Rank. The results showed that before doing yoga exercise there were 46 respondents (61.3%) experiencing menstrual pain on a scale of 3 (more painful), while after yoga exercise there were 30 respondents (40%) experiencing menstrual pain on a scale of 1 (slight pain). Spearman rank statistical test shows that P value= 0,000 α (0,05). So that H1 is accepted, it means that there is an effect of yoga exercise on reducing menstrual pain in adolescent girls at the Mitra Bunda Health Institute, Batam. Suggestions for respondents are expected to get used to doing yoga to reduce menstrual pain so as not to depend on analgesic drugs every menstruation.
Penanggulangan Keluarga Terdampak Covid-19 Di Pulau Panjang Kota Batam : Penanggulangan Keluarga Terdampak Covid-19 Di Pulau Panjang Kota Batam Siti Husaidah; Desi Ernita Amru; Anisya Selvia; Mona Rahayu; Catur Yulinawati
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2306.353 KB) | DOI: 10.53770/amjpm.v1i1.18

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a new type of disease that has never been previously identified in humans. This virus has greatly affected the activities of workers, especially low-income people who have lost their main breadwinner due to the corona virus. Indonesia is in the order of 21 COVID-19 cases after Ukraine with 448,118 cases. In severe cases of COVID-19 it can cause pneumonia, acute respiratory syndrome, kidney failure, and even death. The purpose of this service is to teach the community to apply 3M, increase immunity and help ease the burden on families affected by COVID-19, especially casual workers who are infected with COVID-19, both with the status of Patients Under Supervision, People Under Supervision and people without symptoms. The method used in this community service activity is to carry out countermeasures by distributing assistance in the form of basic necessities, health education in increasing family immunity and teaching 3M to the Long Island community. The target of the Long Island community affected by COVID-19 with a target number of 35 families (35 respondents/representatives, a maximum of one person per family). The results of this activity show that the Bulang community, especially housewives, are able to practice ways to prevent the transmission of Covid-19 3M and how to increase immunity by using basic household ingredients such as ginger, temulawak, serre, and turmeric. In addition, the distribution of basic necessities with 35 families can be distributed. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan jenis penyakit baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini sangat mempengaruhi aktivitas para pekerja, terutama masyarakat ekonomi bawah yang kehilangan pencari nafkah utama akibat virus corona. Indonesia berada pada urutan 21 kasus COVID-19 setelah Ukraina dengan jumlah 448.118 Kasus, Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengajarkan masyarakat menerapkan 3M, meningkatkan imunitas serta membantu meringankan beban keluarga terdampak COVID-19, khususnya pekerja lepas yang terinfeksi COVID-19, baik yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan, Orang Dalam Pengawasan maupun orang tanpa gejala. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penanggulangan dengan menyalurkan bantuan berupa sembako, penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan imunitas keluarga dan mengajarkan 3M kepada masyarakat pulau panjang. Sasaran Masyarakat pulau panjang yang terdampak covid-19 dengan jumlah sasaran 35 kk (35 responden/perwakilan maximal satu orang setiap satu kk). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat bulang khususnya ibu rumah tangga mampu mempraktekkan cara pencegahan penularan covid-19 3M dan cara meningkatkan imunitas dengan menggunakan bahan dasar rumah tangga seperti jahe, temulawak, serre, dan kunyit. Selain itu, distribusi sembako dengan 35 KK bisa tersalurkan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENGATASI NYERI HAID DENGAN TEKNIK AKUPRESUR Anisya Selvia; Desi Ernita Amru
Jurnal EDUNursing Vol. 5 No. 2 (2021): September 2021 - Maret 2022
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

               In the health service sector, based on the strategic plan of the ministry of health, it is targeted that 70% of health services are carried out using complementary methods to reduce the use of pharmacological therapy. There are various types of complementary therapies, acupressure therapy is a therapy that is widely studied. Adolescence is also known as puberty, which is a period of physical changes and physiological function, which is marked by the occurrence of menarche (first menstruation). The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of adolescent girls in dealing with menstrual pain with acupressure techniques. The design of this research is an analytic survey with a cross sectional design. The population in this study were all midwifery students at the Mitra Bunda Health Institute. The sampling technique used is total sampling, the number of samples is 76 respondents. Data analysis used Chi-square test with ?= 0.05. The results showed that there was a relationship between knowledge and attitudes of respondents in dealing with menstrual pain with acupressure techniques. This is evidenced by a significance value of 0.024 (p<0.05). The conclusion of this study is that acupressure techniques can overcome menstrual pain, this is effectively done if someone knows the benefits and goals of acupressure. Keywords: teenager, dysmenorrhea, acupressure 
The evaluation of objective structure clinical examination (OSCE) implementation within midwifery school Anisya Selvia; Wiwik Kusumawati; Herlin Fitriani; Mufdlillah Mufdlillah
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol 2, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.272 KB) | DOI: 10.31101/jhtam.914

Abstract

Assessment during pre registration in midwifery school is one of the necessary process which need to be concerned as it would strengthen the quality of the graduation. It also could become a tool to evaluate ability and competency of the pre registration midwifery student. There is an evaluation which applied in Indonesian midwifery school as national standard i.e. OSCE in which is considered could fulfil the validity, reliability and feasibility within Indonesian context. This study aimed to evaluate the implementation of OSCE among midwifery school in Yogyakarta. This research was a mixed methods study used sequential explanatory design method i.e. quantitative phase and qualitative phase. Analytic descriptive study was applied in quantitative phase, whilst a case study was applied in  qualitative phase. Quantitative data collection was conducted by using a checklist sheet and analyzed by using descriptive analysis, whilst qualitative data by using in-depth interviews and analyzed by using content analysis. The quantitative result show that the implementation of OSCE among midwifery schools in Yogyakarta has score 68 out of 92. The qualitative analysis showed that OSCE was challenging to be implemented due to technical problems such as broken media of assessment, different phantom model in delivery stages, assessor has been late, assessment rooms were not conducive and there were limited model who skilled as OSCE model. Conclusion: Standardized OSCE implementation has not been carried out properly in midwifery school. Therefore there is a need of national evaluation of the OSCE itself in order to understand the real condition across Indonesian midwifery school.
Pengaruh Baby Massage terhadap Berat Badan Bayi Usia 0-3 Bulan Siti Husaidah; Anisya Selvia; Mona Rahayu Putri
Jurnal Bidan Komunitas Vol 6, No 2 (2023): EDISI MEI
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v6i2.5717

Abstract

Pendahuluan: Kendala yang dihadapi dalam rangka penurunan prevalensi gizi kurang adalah pola asuh yang salah. Pola asuh dalam hal ini adalah cara orang tua merawat, memberikan asupan dan kegagalan keluarga memberikan nutrisi yang baik bagi anak sejak dini. Permasalahan berat badan adalah asupan makanan pada bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh baby massage terhadap berat badan bayi usia 0-3 bulan di puskesmas batu aji kota batam. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen desain penelitian posttest only control design dengan teknik purposive sampling. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi dilakukan baby massage 3 kali seminggu dalam 4 minggu dan kelompok kontrol dilakukan penyuluhan kesehatan. Hasil: penelitian menunjukkan hasil analisis 40 responden yang diteliti pada kelompok intervensi terdapat perbedaan signifikan rerata penambahan BB minimal sesuai dengan grafik KMS sebelum (M : 3033, SD : 377.712) dengan setelah pemberian baby massage (M : 3800, SD : 438.178), dengan Sig.(2-tailed) : 0.002. Sedangkan pada kelompok kontrol terdapat perbedaan signifikan rerata penambahan BB minimal sesuai dengan grafik KMS sebelum (M : 3025, SD : 371.000) dengan setelah pemberian Penyuluhan kesehatan (M : 3100, SD : 373.000), dengan Sig.(2-tailed) : 0.060. Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh baby massage terhadap Berat Badan Bayi usia 0-3 bulan di Puskesmas Batu Aji Kota Batam 2023. Kesimpulan: ada pengaruh baby massage terhadap berat badan bayi usia 0-3 bulan di puskesmas batu aji kota batam 2023.