Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Utilization of Telestroke during Pandemic COVID-19: A Scoping Review Khairari, Nandang DD
Journal of Health Policy and Management Vol. 7 No. 3 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.576 KB)

Abstract

Background: Telehealth in the setting of patient with stroke or widely known as a telestroke has been researched and practiced in various ways in past decades, but recently with the appearance of pandemic Covid-19 the utilization of telestroke needs to synthesis of the existing literature. This has been reported that there are changes in the utilization of of technology-based health services, includes in the use of telestroke. This study aims to review the utilization of telestroke during this recent pandemic Covid-19. Subjects and Method: This study used scoping review as a method to answer the research question. The study was permormed by searching PubMed, Science Direct, BMJ, and Wiley Online Library databases from 2020 to June 2022. The studies that investigating the uses of telestroke during the period of pandemic Covid-19 were included to this scoping review. The PEOS framework and PRISMA flowchart has been utilized as a method to identifying and selecting the studies, as well as inclusion and exclusion criteria. Results: There were 8 studies that relevant to inclusion criteria and reviewed in this study. The majority of telestroke studies were observational study using retrospective method. Five studies stated that the decreased number of utilization of telestroke during pandemic. Demographic characteristics of the study shown the mean age were >60 years old (87.5%), female patients were more than male (62.5%), primary diagnosed with ischemic stroke (87.5%), severity from mild to severe (62.5%), stroke patients were received thrombolysis (75%), and two studies stated shorter duration for patient to receive treatment.Conclusion: Telestroke has been proven as an effective way in caring patient with stroke. Significant decreased number of telestroke admission was shown from most of the studies due to the Covid-19 while the explanation for this phenomena is still unclear.Keywords: Telestroke, Covid-19, Scoping Review.Correspondence: Nandang DD Khairari. Bachelor in Nursing Program of Hamzar Institute of Health Science. Jalan TGH. Zainuddin Arsyad, No : 100, Wanasaba District, East Lombok Region, West Nusa Tenggara. Dhe2304@gmail.com. Mobile. 0877-6505-6560.Journal of Health Policy and Management (2022), 07(03): 235-242 https://doi.org/10.26911/thejhpm.2022.07.03.08
The Effect of William Flexion Exercise on Low Back Pain in Pottery Artisans Taufandas, Maruli; Aupia, Anatun; Sapwal, Muh. Jumaidi; Ikhwani, Dina Alfiana; Khairari, Nandang DD
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15797

Abstract

The activities performed by individuals continuously and the presence of heavy loads during physical activities can cause pain in the lower back. The occurrence of lower back pain can interfere with activities during daily work, the pain felt makes the sufferer uncomfortable in moving parts of the body, namely the back and waist areas. Researchers will answer the question, "How does William Flexion Exercise affect low back pain in pottery craftsmen?" with a focus on a group of pottery craftsmen. With the Pre Experiment: One Group Pretest and Posttest Design. This study aims to determine the effects of William Flexion Exercise on LBP in pottery craftsmen for 4 weeks, focusing on a group of workers who have never been studied. The population in this study were 43 people. Total sampling technique with a sample size of 43 respondents. The intervention was carried out for four weeks with a duration of 2 William Flexion exercises every week, the time needed for each meeting was 45 minutes, by choosing and agreeing on the implementation day together so that all respondents were present when the intervention was carried out. While the instruments used were the William Flexion Exercise SOP, William Flexion Exercise leaflet and NRS which were used to calculate the level of pain, pain measurements were carried out in the first and last weeks of the intervention by the researcher by asking the pain scale felt from 0-10, and respondents chose a number according to the level of pain felt before and after the intervention. The statistical test used was the Wilcoxon Sign Test. The statistical test used was the Wilcoxon Sign Test. According to the findings of this study, William excersise was shown to have an impact on low back pain (p value <0.05).
HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RUANG HD RS ISLAM NAMIRA Taufandas, Maruli; Ikhwani, Dina Alfiana; Aupia, Anatun; Khairari, Nandang DD; Alwi, Moh. Hafis
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.766

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal merupakan kondisi gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme, memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Kondisi ini membuat pasien melakukan hemodialisis. Hemodialisis akan mempengaruhi kualitas hidup pasien baik dari segi psikologis, dukungan keluarga maupun lingkungan sosial. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di Ruang HD Rumah Sakit Islam Namira. Metode: Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan Juni tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronis yang sedang hemodialisa sebanyak 50 orang dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner World Healt Organization Quality Of Life (WHOQOL). Uji statistik yang digunakan ialah analisis bivariat dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar telah menjalani hemodialisis selama 12-24 bulan sebanyak 38 responden (76%) dan sebagian besar memiliki kualitas hidup dengan kategori baik sebanyak 22 responden (44%). Hasil uji statistik menggunakan uji spearman rank dengan p value 0,03 < 0,05. Simpulan: Ada hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di Ruang HD Rumah Sakit Islam Namira.
Efektivitas Pemberian Terapi Reminiscence Untuk Kualitas Hidup Lansia Wira Bakti, Lalu Puguh; Khairari, Nandang DD
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.377

Abstract

Tujuan: Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mengingat pengalaman positif dari masa lalu. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus, dimana Ibu S menjalani terapi reminiscence selama dua minggu. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran suasana hati, gejala depresi, interaksi sosial, rasa identitas, kualitas tidur, dan rasa kesepian sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam suasana hati, dari sedih dan cemas menjadi bahagia dan optimis. Gejala depresi menurun, interaksi sosial meningkat, dan rasa identitas Ibu S pulih. Kualitas tidurnya membaik, sementara rasa kesepian berkurang drastis. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa terapi reminiscence efektif dalam meningkatkan kesejahteraan emosional lansia. Terapi reminiscence merupakan intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Efektifitas Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) dan Jus Buah Jambu Biji terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu Hamil Nohistra, Reza; Khairari, Nandang DD
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.378

Abstract

Tujuan: Anemia pada ibu hamil adalah masalah kesehatan umum yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Suplementasi zat besi dan vitamin C diharapkan dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang dilakukan pada Ibu A. Hasil: Kadar hemoglobin pada kelompok kombinasi meningkat signifikan dari 9 g/dL menjadi 11.5 g/dL, sedangkan kelompok yang hanya menerima tablet zat besi menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Jus jambu biji meningkatkan penyerapan zat besi berkat kandungan vitamin C-nya. Kesimpulan: Kombinasi suplementasi zat besi dan jus buah jambu biji merupakan strategi efektif untuk mengatasi anemia pada ibu hamil. Pendekatan gizi yang holistik dan pendidikan gizi penting untuk kesehatan ibu dan janin. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi intervensi gizi lainnya.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Kasus Rheumatoid Arthritis untuk Mengurangi Nyeri Kronis Melalui Pemberian Terapi Kompres Hangat Jahe dan Serai Nirwari, Reni Srinurlaila; Khairari, Nandang DD
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.381

Abstract

Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi kompres hangat jahe dan serai dalam mengurangi nyeri klien lansia yang menderita arthritis reumatoid. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kasus. Intervensi yang diberikan an adalah kompres hangat jahe dan serai. Pertama, terapi kompres hangat jahe dan serai dibuat dengan merebus 1 ruas jahe dan 5 batang serai yang telah dipotong menjadi 2 bagian secara horizontal ke dalam air sebanyak 700 ml, kemudian air rebusan ditunggu menjadi hangat (suhu 38-40oC) dan dengan menggunakan handuk untuk mengompres bagian yang sakit. Pemberian intervensi kompres hangat serai dilakukan selama 4 hari dengan durasi selama 15-20 menit (dilakukan satu kali sehari dan dapat dilakukan pengulangan jika nyeri). Hasil: Terdapat penurunan nyeri pada klien yang diberikan terapi kompres hangat jahe dan serai selama 4 hari dengan rata-rata penurunan skala nyeri pada klien pertama sebesar 2 (pada hari pertama sebelum intervensi skala nyeri sebesar 7 dan pada hari keempat setelah intervensi skala nyeri menjadi 1) dan pada klien kedua dengan rata-rata penurunan skala nyeri sebesar 1 (pada hari pertama sebelum intervensi skala nyeri sebesar 6 dan pada hari keempat setelah intervensi skala nyeri menjadi 0). Kesimpulan: Terapi kompres hangat jahe dan serai dapat mengurangi nyeri pada  lansia dengan rheumatoid arthritis