Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MENINGKATKAN KETRAMPILAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE TRADISIONAL GAMIFICATION DAN MELESTARIKAN BUDAYA DI SMA NEGERI 2 PANGURURAN Damanik, Indra Jayanti; Sipayung, Rohdearni Wati; Purba, Anita; Purba, Benarita; Purba, Ridwin; Silalahi, Mardin; Matondang, Marhaeni Kartika Dewi; Girsang, Samaria Eva Elita Girsang; Saragih, Natanael; Silalahi, Tiodora Fermiska; Sibuea, Bismar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.22238

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak gamifikasi pada pembelajaran. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan permainan sebagai media pembelajaran sesuai dengan materi yang diajarkan. Setelah pembelajaran dilakukan observasi aktivitas peserta didik. Data yang diperoleh berupa hasil penggunaan permainan sebagai media pembelajaran, yaitu berupa observasi kegiatan hasil belajar dan motivasi setelah mengikuti pembelajaran peserta didik. Diperoleh hasil yang menunjukkan permainan lompat tali dan batu gunting kertas memberi dampak yang berarti bagi kemampuan Bahasa Inggris siswa seperti mengetahui kosa kata, mengetahui pelapalan kata yang tidak di ketahu oleh siswa dan juga melatih siswa untuk berani dalam mengucapkan bahasa Inggris, sehingga siswa dapat belajar dengan enjoy tanpa ada tekanan karena belajar dengan menggunakan teknik Gammification. Teknik Gamfication dapat meningkatkan keretampilan berbahasa Inggris Siswa dan dapat melestarikan permainan tdasisional di SMA Negeri 2 Panguluran. Melalui gamifikasi pendidikan, dapat memasukkan aspek permainan ke dalam lingkungan sekolah dan untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik pada pembelajaran di sekolah.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM BERKOMUNIKASI BAHASA INGGRIS MELALUI BAHAN INFORMASI KONTEKSTUAL Matondang, Marhaeni KD; Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Gultom, Sariaman
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v5i1.3372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam berkomunikasi bahasa Inggris melalui pembelajaran kontekstual. Hal ini disebebakan karena dalam proses pembelajaran masih mengalami kesulitan terutama mengungkapkan hasil yang sudah diskusikan, berdasarkan hasil observasi diketahui hanya 21,5% yang memiliki berkomunikasi bahasa inggris, jadi bukan hanya menghapal vocabulary namun juga mampu berinteraksi melalui komunikasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Univesitas Simalungun sebanyak 95 mahasiswa, maka sampel diambil secara purposive sampling dengan ketentuan mahasiwa memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris, maka sampel sebanyak 32 mahasiswa, teknik pengumpulan data adalah angket skala Likert dengan indikator diantaranya elaborasi, originalitas, interaksi dan fleksibiltas dan teknik analisa data menggunakan uji N-gain ternormalisasi. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa tedapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dalam berkomunikasi bahasa Inggris melalui pembelajaran kontekstual sebesar 0,8 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian mampu memberikan informasi keterbahuruan dengan memberikan bahan informasi kontekstual budaya dan kehidupan sekitar mahasiswa mampu mengeksplor komunikasi dengan luas dan kreatif.
Pendampingan PQ4R untuk Meningkatkan Gaya Bahasa Bagi Siswa VIFA English Matondang, Marhaeni K.D; Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Gultom, Sariaman
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3377

Abstract

Kegiatan ini berfokus kepada pendampingan kepada siswa di Lembaga kursus Bahasa Inggris VIFA English untuk memperbaiki gaya Bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi, kegiatan dilakukan dengan melakukan kegiatan pendampingan kepada siswa, dengan tujuan pelaksanaan adalah menganalisis kemampuan siswa dalam menutur gaya Bahasa dalam proses pembelajaran ataupun keseharian. Metode yang digunakan empat tahapan diantara (1) tahapan sosialisasi, dengan menjelaskan gaya Bahasa yang baik dalam berkomunikasi; (2) tahapan pelatihan dengan memberikan informasi dengan contoh gaya Bahasa yang baik digunakan; (3) penerapan IPTEK, dengan melakukan pendekatan PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review); (4) Pendampingan, dengan memberikan kegiatan presentasi dengan mengkoreksi setiap kegiatan yang dilakukan dan (5) Evaluasi dan keberlanjut, dengan memberikan penilaian dengan rubrik penilaian bagaimana peningkatkan gaya bahasa dengan IPTEK PQ4R dalam prosesnya dengan menggunakan teknik analisa data Ms.Exel. Hasilnya yang diperoleh, sebelum dilakukan pendampingan diperoleh nilainya sebesar 42 dan sesudah kegiatan diperoleh rata-rata sebesar 84,05. Dalam hal ini menekankan bahwa peningkatan sebesar 36,09%. Dalam hal ini menekankan bahwa gaya bahasa dapat merubah posisi komunikasi siswa menjadi lebih baik dan tepat serta mampu menguatkan keberhasilan siswa dalam presentasi.
Implementation of English Language Learning in the Elementary School Teacher Education Study Program of the Open University Sibuea, Bismar; Silalahi, Mardin; Silalahi, Tiodora; Matondang, Marhaeni K D
Global Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i2.365

Abstract

The challenges of education today are inevitable. The need for education which is part of the needs of life accompanied by increasingly sophisticated technological developments must of course go hand in hand to become an innovation for education. This study aims to see and describe clearly how the implementation of English language education for elementary school teacher education at the Open University. The research method used is a descriptive qualitative approach, in which the author is the key to the research who directly collects data in the field through observation, interviews with informants, then collects documentation related to the research. The results of the study show that the implementation of English education at UT has been designed with the aim of equipping students with basic English language skills that are relevant to the context of elementary education. Learning is carried out through an online learning system that combines independent learning with printed and digital modules and online tutorials (TUTON). Technology, such as the UT LMS platform and video and audio media, is the main means of delivering material and evaluation. Learning evaluation is carried out through individual assignments, discussion forums, quizzes, mid-term exams, final semester exams, as well as teaching practices and Final Program Assignments.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Pengetahuan Konsep & Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik di SMA Negeri 1 Simanindo Silalahi, Mardin; Damanik, Indra Jayanti; Sibuea, Bismar; Sipayung, Rohdearni Wati; Purba, Benarita; Saragih, Natanael; Purba, Anita; Purba, Ridwin; Girsang, Semaria Eva Elita; Matondang, Marhaeni Kartika Dewi; Silalahi, Tiodora Fermiska
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.942

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan pengetahuan konsep & kemampuan berpikir Kreatif peserta didik di SMA Negeri 1 Simanindo. Metode pengandian ini menggunakan pengabdian kuantitatif yang menggunakan metode pre-eksperimen dan desain kontrol pre test-post test. Populasi pengabdian ini adalah seluruh siswa kelas sebelas SMA Negeri 1 Simanindo tahun ajaran 2023/2024. . Pengabdian menghitung frekuensi dan normalitas pengujian dengan menggunakan SPSS versi 26.0. Berdasarkan data hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengujian hipotesis terhadap nilai posttest, diperoleh thitung = 8,973 > ttabel = 1,699 pada taraf signifikansi a = 0,05 dan derajat kebebasan (df) = 29, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan siswa dengan menggunakan Project Based Learning (PjBL) dan tanpa menggunakan Project Based Learning (PjBL) di SMA Negeri 1 Simanindo.
THE INTEGRATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL ON ENGLISH LANGUAGE LEARNING IN FOSTERED ELEMENTARY SCHOOL OF SIMALUNGUN UNIVERSITY Silalahi, Mardin; Siregar, Geby Arni; Naibaho, Lamhot
English Review: Journal of English Education Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v11i3.7574

Abstract

Abstract: This research is aimed at analyzing the integration of the cooperative learning model into English language learning, which was done at fostered elementary school of Simalungun University. The method of the study used was a quasi-experimental research method with a post-test-only control group design. The population of this study was all elementary school learners assisted by Simalungun University in Siantar City, with as many as 232 people. The research sample chosen was 70 learners, determined by using random sampling. The researcher used a lottery system to appoint the experimental and control classes. Based on the lottery system that was carried out, it was found that class IV of school X served as the experimental group and class IV Class Y as the control group. The instrument of the research was two sets of previously validated questionnaires. The data technique analysis used was statistical analysis. The result of the study is that the motivation and learning outcomes of learners following the NHT cooperative learning model were higher than learners following the conventional learning model. It is concluded that NHT cooperative learning model has a positive effect on increasing achievement motivation and English learning outcomes for learners of class IV at Y and X Schools both separately and simultaneously.Keywords: Cooperative learning; learning english; number head together
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
PELATIHAN SENI MANAJEMEN KELAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL KEPADA GURU SMA NEGERI 2 PAGURURAN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D; Silalahi, Tiodora; Purba, Anita; Purba, Ridwin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41382

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk merespon beberapa keluhan dari guru – guru disekolah SMA N 2 Pangururan yang mengalami beberapa kendala dalam mengelola kelas pada saat proses pembelajaran. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan beberapa strategi dan seni dalam manajemen kelas yang akan memudahkan guru – guru dalam mengelola kelas agar lebih kondusif dan menyenangkan untuk mendukung tercapainya capaian pembelajaran. Pengabdian ini juga menjadi ruang bagai Dosen dan Guru untuk saling berdiskusi terkait hambatan – hambatan yang ditemukan dikelas dewasa ini sekaligus menemukan strategi dan seni terhadap permasalahan – permasalahan dengan seni manajemen kelas berbasis kearifan lokal yang lebih mengena dengan permasalahan kontemporer dilapangan
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN) Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media  pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan  guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
Pronunciation Errors in Reading Text Made By Students of English Language Education Department Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Silalahi, Tiodora Fermiska; Purba, Anita
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1684

Abstract

The objective of this research is to find out the pronunciation errors in reading text made by students of English Language Education department of Simalungun University. This research applied the qualitative approach with content analysis method. The technique of collecting data used a recording, and data analysis by transcribing the students’ pronunciation from recording into the phonetic transcriptions, grouping the students’ errors in pronouncing English vowels and consonants into separate divisions, employing the percentage descriptive analysis to count all errors, and interpreting the result of the data analysis. The result of research is found on English Vowels and English Consonants error. The pronunciation error on English vowel, namely: /i:/, /æ/, /ə/, /ɜ:/, /ɔ:/, and /u:/. The vowel pronunciation error is commonly on pure vowel. It is on a long vowel sound and short vowel sound. While the pronunciation error of English consonants found: /ʧ/, /ʤ/, /θ/, /ð/, /ʃ/, /ʒ/. The consonant pronunciation error appears on voiceless and voice consonants. The other consonant pronunciation error is to pronounce the double consonant. The students assumed that every double consonant would be pronounced with double sounds. The pronunciation error on English vowels and English consonants were caused some factors. Factors of pronunciation error, namely; 1. Lack of understanding and knowledge. 2. Students are nervous. 3. Students are unable to distinguish between sounds that are almost the same. 4. Students lack practice. 5. Native language. 6. Lack of new vocabulary. 7. Lack of confidence.