Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM BERKOMUNIKASI BAHASA INGGRIS MELALUI BAHAN INFORMASI KONTEKSTUAL Matondang, Marhaeni KD; Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Gultom, Sariaman
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v5i1.3372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam berkomunikasi bahasa Inggris melalui pembelajaran kontekstual. Hal ini disebebakan karena dalam proses pembelajaran masih mengalami kesulitan terutama mengungkapkan hasil yang sudah diskusikan, berdasarkan hasil observasi diketahui hanya 21,5% yang memiliki berkomunikasi bahasa inggris, jadi bukan hanya menghapal vocabulary namun juga mampu berinteraksi melalui komunikasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Univesitas Simalungun sebanyak 95 mahasiswa, maka sampel diambil secara purposive sampling dengan ketentuan mahasiwa memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris, maka sampel sebanyak 32 mahasiswa, teknik pengumpulan data adalah angket skala Likert dengan indikator diantaranya elaborasi, originalitas, interaksi dan fleksibiltas dan teknik analisa data menggunakan uji N-gain ternormalisasi. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa tedapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dalam berkomunikasi bahasa Inggris melalui pembelajaran kontekstual sebesar 0,8 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian mampu memberikan informasi keterbahuruan dengan memberikan bahan informasi kontekstual budaya dan kehidupan sekitar mahasiswa mampu mengeksplor komunikasi dengan luas dan kreatif.
ASPEK PERJANJIAN SEWA RUMAH DENGAN KESEPAKATAN LISAN Sitinjak, Imman Yusuf; Hermes, Christian Daniel; Simbolon, Netty Mewahaty; Nainggolan, Rosita; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Humala
Collegium Studiosum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Collegium Studiosum Journal
Publisher : LPPM STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/csj.v8i1.1696

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bila terjadi wanprestasi sewa menyewa rumah oleh pemberi sewa. perjanjian dibuat secara lisan dan hanya dibuktikan dengan bukti bayar sewa yaitu nota bon, siapa yang dapat membuktikan bahwa ada hak daan kewajiban dari para pihak yang harus dipenuhi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan pendekatan penelitian normatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggabungkan hasil data yang diambil dari pengumpulan data dan dihubungkan untuk mendapatkan jawaban dari hasil penelitian. Bila terjadi wanprestasi atas perjanjian sewa rumah yang dibuat dengan kesepakatan lisan, maka akan ada pihak yang dirugikan terutama pihak penyewa jika wanprestasi nantinya terjadi dari pemberi sewa. Maka dari itu perlunya kesepakatan tertulis baik itu dibuat dibawah tangan oleh para pihak untuk melindungi hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam sewa menyewa rumah
Teacher's Ability To Conduct Deep Assessmentcitizenship Education Learning (Pkn) At Satria Mandiri Private Junior High School, Bandar Tongah. Nasution, Ade Mey Lisca; Gultom, Sariaman; Saragih, Krissi Wahyuni; Napitu, Ulung; Corry, Corry
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4918

Abstract

Evaluation is an important component in the education system. Evaluation of achievement is separate from the teaching and learning process; In addition, it is very important in the education and teaching system in educational institutions. Improvement and development of education can be identified by the evaluation results. Thus, through evaluation teachers will be able to identify how successful their teaching and learning process is planning and discover the level of program efficiency. Qualitative methods are used in this research. Observation, interview, and documentation of data collection techniques used. Data analysis techniques are data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that the teacher's ability to teach Civic Education evaluates the learning process in SMP Swasta Satria Mandiri, the teacher has carried out eight evaluation criteria in the teaching and learning process, namely: consistency between the teaching and learning process and the curriculum, implementation by the teacher, implementation by students, student motivation, liveliness, interaction, teacher's ability to teach, student achievement quality; However, the weakness caused by the teacher's lack of ability in planning and evaluating implementation in SMP Swasta  Satria Mandiri. The teacher's ability To Carry Out The Final Evaluation In Learning Citizenship Education at The Satria Mandiri Private Vocational School is quite good. Although in general the evaluation has been carried out well, some weaknesses were found. Suggestions for this research are that Civics teachers in SMP Swasta  Satria Mandiri need improvement in making good lesson plans, and teachers should record student improvements in the learning process in organized notes such as Discussion Assessment sheets, affective Assessment sheets for student objectivity scores.
SOSIALISASI JUAL BELI TANAH DENGAN OBJEK WARISAN (JEMAAT METHODIST W.L. ARMSTRONG PARAPAT KABUPATEN SIMALUNGUN) Sitinjak , Imman Yusuf; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Humala; Nainggolan, Rosita; Sitinjak, Wahyunita; Hermes, Christian Daniel; Ambarita, Lenny Mutiara
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25747

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan didalam bermasyarakat, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi didalam masyarakat mengenai jual beli tanah warisan. Ketika tanah yang akan dilakukan jual beli merupakan tanah warisan, tanah tersebut memang sudah dilakukan pembagian namun belum dilakukan balik nama atas sertifikat hak milik tanah tersebut. Bukan hanya itu saja masalah yang lain ketika tanah warisan tersebut belum bersertifikat sehingga untuk melakukan balik nama perlu persetujuan dari seluruh ahli waris. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang jual beli tanah warisan. Penyelesaian masalah jual beli tanah warisan adalah penjual harus mendapat kuasa dan kesepakatan dari para ahli waris untuk dapat melakukan jual beli atas tanah warisan tersebut. Pada saat penandatanganan akta jual beli semua ahli waris turut memberikan persetujuanya untuk menjual tanah warisan tersebut. Persetujuan itu dapat diberikan dalam surat tersendiri maupun langsung secara bersama-sama menandatangani akta jual beli. Namun, untuk lebih aman, ada baiknya selain dengan surat persetujuan khusus dilakukan juga dengan penandatanganan akta jual beli secara bersama-sama oleh para ahli waris.
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN) Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media  pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan  guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.