Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Modal, Leverage, dan ROA terhadap Penghindaran Pajak dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi : Studi pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2024 Septiani, Rika; Dyarini, Dyarini
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15042

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas modal, leverage, dan Return on Assets terhadap praktik penghindaran pajak, serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan unit analisis perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan moderated regression analysis, yang didahului oleh uji kelayakan model, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal dan leverage berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan Return on Assets berpengaruh positif dan signifikan. Dalam peran moderasi, ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara intensitas modal dan leverage terhadap penghindaran pajak, tetapi berpengaruh negatif dan signifikan dalam memoderasi hubungan antara Return on Assets dan penghindaran pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa profitabilitas merupakan determinan utama dalam praktik penghindaran pajak, sementara ukuran perusahaan memiliki peran terbatas sebagai variabel moderasi. Implikasinya, pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak perlu lebih difokuskan pada perusahaan dengan tingkat profitabilitas tinggi, dengan mempertimbangkan kompleksitas karakteristik perusahaan dalam perumusan kebijakan perpajakan
Pengaruh Prinsip GCG, Mekanisme GCG, Struktur GCG terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan : Studi Kasus pada Bank Umum Syariah Sabika, Salma; Dyarini, Dyarini
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15216

Abstract

Pertumbuhan pesat perbankan syariah di Indonesia menuntut penerapan tata kelola yang baik untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh prinsip Good Corporate Governance (GCG), mekanisme GCG, dan struktur GCG terhadap akuntabilitas laporan keuangan pada Bank Umum Syariah. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa meskipun perbankan syariah telah menerapkan berbagai prinsip dan mekanisme GCG, tantangan dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan masih belum sepenuhnya teratasi, sebagaimana terlihat dari beberapa kasus kecurangan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden dari delapan Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 28, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Variabel yang diuji meliputi prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran), mekanisme GCG (struktur organisasi, audit, pelaporan), dan struktur GCG (dewan komisaris, komite audit) terhadap akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur GCG perbankan syariah, panduan praktis bagi manajemen dalam memperkuat tata kelola, serta mendorong harmonisasi kebijakan GCG dengan prinsip syariah untuk meningkatkan kepercayaan publik.