Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA KESEHATAN LPD DESA PAKRAMAN BANYUNING TERHADAP PERTUMBUHAN ASSET Ni Wayan Novi Budiasni
ARTHA SATYA DHARMA Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LPD merupakan lembaga keuangan yang berada di desa dimana dalam menjalankan aktivitasnya banyak menggunakan dana-dana dari masyarakat, oleh karena itu tingkat kesehatan usaha perlu diperhatikan dengan baik. Adanya ketentuan-ketentuan kesehatan suatu Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dimaksudkan sebagai tolak ukur suatu manajemen Lembaga Perkreditan Desa itu sendiri dalam menetapkan kebijaksanaan dan pengembangan usaha yang sehat bagi Lembaga Perkreditan Desa. Begitu pula halnya dengan penilaian kesehatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Banyuning, dalam penelitian ini pokok permasalahannya adalah bagaimanakah tingkat kesehatan LPD Desa Pakraman Banyuning sesuai dengan SK Gubernur Bali Nomor 144 Tahun 1992 Variabel penelitian ini terdiri dari: Capital, Asset, Manajemen,Earning dan Likuiditas. Jenis data menurut sifatnya terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif. Dari hasil analisis data penelitian pada LPD Desa Pakraman Banyuning menunjukkan rasio permodalan dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat. Dilihat dari rasio aktiva produktif dari tahun 2010- 2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat, begitu pula dari rasio penyisihan pengapusan aktiva produktif yang wajib dibentuk LPD Desa Pakraman Banyuning dari tahun 2010-2015 berpredikat sehat. Kemudian dilihat dari laba sebelum pajak terhadap rata-rata asset dari tahun 2012-2014 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat begitu juga dilihat dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat kemudian dilihat dari rasio alat likuid terhadap hutang lancar dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat dan dilihat dari rasio pinjaman yang diberikan terhadap dana yang diterima LPD Desa Pakraman Banyuning dari tahun 2010-2015 berpredikat sehat.
FRAUD PELAPORAN KEUANGAN DALAM TEKANAN SITUASIONAL TINJAUAN DARI GENDER Gede Widiadnyana Pasek; Ni Luh De Erik Trisnawati; Ni Wayan Novi Budiasni
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fraud dalam pelaporan keuangan antara gender pria dan gender wanita dengan diberikan kondisi tekanan situasional dengan yang tidak diberikan kondisi tekanan situasional. Jumlah partisipan dalam penelitian ekperimen ini adalah 77 partisipan. Rancangan penelitian ini adalah desain faktorial 2 X 2. Untuk pengumpulan data digunakan kuesioner berupa kasus. Setelah eksperimen berakhir data dianalisis dengan analisis statistik anova 2 Jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan prilaku fraud dalam pelaporan keuangan antara yang diberikan kondisi tekanan situasional dengan yang tidak diberikan kondisi tekanan situasional, (2) terdapat perbedaan prilaku fraud dalam pelaporan keuangan antara gender pria dengan gender wanita.
PENILAIAN KELAYAKAN INVESTASI GEDUNG RSUD KABUPATEN BULELENG : TINJAUAN ASPEK KEUANGAN Ni Wayan Novi Budiasni
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layak tidaknya pengembangan investasi bangunan pada RSUD Kabupaten Buleleng melalui analisis kelayakan bisnis yang ditinjau dari aspek keuangan. Aspek keuangan dianalisis dengan Metode Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return dan Profitabilitas Indek. Hasil analisis aspek keuangan ditunjukkan dengan Payback Period lebih pendek dari umur proyek 1 tahun 7 bulan 8 hari nilai ini lebih pendek waktunya dibandingkan periode Payback Period maksimum; Net Present Value yaitu 1.709.733.782 nilai ini lebih dari nol atau mempunyai nilai positif; Internal Rate Of Return 14,25 % nilai ini lebih besar dari Rate Of Return yang ditentukan dan Profitabilitas Indek 1.0297 hasil ini lebih dari 1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rencana investasi bangunan di RSUD Kabupaten Buleleng layak dilakukan.
ANALISIS KINERJA KESEHATAN LPD DESA PAKRAMAN BANYUNING TERHADAP PERTUMBUHAN ASSET Ni Wayan Novi Budiasni
ARTHA SATYA DHARMA Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LPD merupakan lembaga keuangan yang berada di desa dimana dalam menjalankan aktivitasnya banyak menggunakan dana-dana dari masyarakat, oleh karena itu tingkat kesehatan usaha perlu diperhatikan dengan baik. Adanya ketentuan-ketentuan kesehatan suatu Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dimaksudkan sebagai tolak ukur suatu manajemen Lembaga Perkreditan Desa itu sendiri dalam menetapkan kebijaksanaan dan pengembangan usaha yang sehat bagi Lembaga Perkreditan Desa. Begitu pula halnya dengan penilaian kesehatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Banyuning, dalam penelitian ini pokok permasalahannya adalah bagaimanakah tingkat kesehatan LPD Desa Pakraman Banyuning sesuai dengan SK Gubernur Bali Nomor 144 Tahun 1992 Variabel penelitian ini terdiri dari: Capital, Asset, Manajemen,Earning dan Likuiditas. Jenis data menurut sifatnya terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif. Dari hasil analisis data penelitian pada LPD Desa Pakraman Banyuning menunjukkan rasio permodalan dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat. Dilihat dari rasio aktiva produktif dari tahun 2010- 2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat, begitu pula dari rasio penyisihan pengapusan aktiva produktif yang wajib dibentuk LPD Desa Pakraman Banyuning dari tahun 2010-2015 berpredikat sehat. Kemudian dilihat dari laba sebelum pajak terhadap rata-rata asset dari tahun 2012-2014 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat begitu juga dilihat dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat kemudian dilihat dari rasio alat likuid terhadap hutang lancar dari tahun 2010-2015 LPD Desa Pakraman Banyuning berpredikat sehat dan dilihat dari rasio pinjaman yang diberikan terhadap dana yang diterima LPD Desa Pakraman Banyuning dari tahun 2010-2015 berpredikat sehat.
Penerapan Corporate Social Responsibility pada Lembaga Keuangan Berbasis Kearifan Lokal Ni Wayan Novi Budiasni; Gede Sri Darma
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.765 KB) | DOI: 10.38043/jmb.v13i2.319

Abstract

This study aims to explore and understand the application of CSR based on localwisdom (Tri Hita Karana) in Bali that are applied by the Village Credit Institutions (LPD)and LPD Tibekauh Penglatan Singaraja Gianyar. Implementation of CSR on both LPD werecompared in this study. Each program will be tailored CSR applied to aspects parhyangan,palemahan, pawongan in the Tri Hita Karana.This study will address issues related to the implementation of CSR by LPD based onlocal wisdom, LPD social fund allocation, and allocation of social funds in terms of financialperformance LPD. There are three questions are formulated.This study uses a qualitative method. The technique of collecting data using interviews,observation, documentation, and deployment of an open questionnaire to customers or thepublic. Informants determined by purposive sampling. Use interactive data analysistechniques. Technique authenticity of data by researchers to test the credibility andtriangulation. Data used in the form of primary and secondary data.Implementation of CSR in the LPD can be said to be based Tri Hita Karana. However,CSR program in Singaraja Penglatan LPD more active than the LPD Tibekauh Gianyar.LPD Tibekauh Gianyar co-own shortcomings in aspects palemahan. This is because the CSRprogram LPD Tibekauh on aspects palemahan not comprehensive.CSR is applied LPD Penglatan Singaraja and Tibekauh Gianyar can be said to containaspects of tri hita karana (parhyangan, palemahan, pawongan). The program is applicable toalmost the same, except that the amount of applied programs tailored to ability. CSR isapplied adapted to the needs of the surrounding environment so that CSR is implementedeffectively. The allocation of social funds have been set in gubernatorial. Bali Provincial No.11 Year 2013 concerning LPD as much as 5%, and the village development fund 20% of itsnet profit in the year-end LPD. The higher net income LPD, the higher allocation of funds ofsocial and rural development.CSR shall be implemented by LPD. The goal is improve the lives of the surroundingenvironment. So that goal is reached, the program is designed to be effective and perceivedby the public contribution. So the LPD need to create an education program in which ifappropriately carried out and fill the needs of the community. CSR mandatory because LPDownedPakraman and utilize the resources around.Future studies are expected to enhance this work by including a component of financialstatements that reflect social activities menyuluruh LPD and assess the financial aspectsrelated to the allocation of funds LPD social and rural development.Keywords: Corporate Social Responsibility, Tri Hita Karana, Net Income
ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN SAAB MOTE DESA NAGASEPAHA SEBAGAI PRODUK IKONIK Ni Made Sri Ayuni; Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinatha Gorda; Ni Wayan Novi Budiasni
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.335 KB)

Abstract

Orientasi Kewirausahaan Saab Mote Desa Nagasepaha Sebagai Produk Ikonik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti penerapan orientasi kewirausahaan saab mote di Desa Nagasepaha sebagai produk ikonik. Penelitian bertujuan ingin mengetahui orientasi kewirausahaan pada usaha kerajinan saab mote di Desa Nagasepaha. Sehingga mampu memberikan suatu kesimpulan tentang dukungan sosial kepada wirausaha untuk melakukan orientasi kewirausahaan agar produk yang dihasilkan menjadi produk ikonik. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang dianalisa adalah hasil wawancara dengan pengerajin saab mote, kepala Desa Nagasepaha dan konsumen saab mote. Hasil penelitian menujukan bahwa dukungan sosial merupakan faktor eksternal yang dibutuhkan oleh wirausaha untuk mengembangkan usahanya. Penerapan orientasi kewirausahaan di Desa Nagasepaha belum dilakukan secara maksimal dapat terlihat dari jumlah pengerajin saab mengalami fluktuasi dikarenakan pengerajin belum bisa menjadikan kerajianan saab mote sebagai mata pencarian utama. Motivasi pengerajin sangat diperlukan untuk menginovasi produk agar produk saab mote menjadi produk ikonik.  Kata kunci: dukungan sosial, orientasi kewirausahaan, produk ikonik
KUALITAS MANAJEMEN KEUANGAN PENGERAJIN LUKISAN KACA DI DESA NAGASEPAHA Ni Made Sri Ayuni; Ni Wayan Novi Budiasni
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.957 KB) | DOI: 10.38043/jimb.v6i1.3037

Abstract

Kualitas Manajemen Keuangan Pengerajin Lukisan Kaca di Desa Nagasepaha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti pengelolaan keuangan pengerajin lukisan kaca di Desa Nagasepaha. Penelitian bertujuan ingin mengetahui bagaimana pengerajin mengelola keuangan dilihat dari perencanaan keuangan, pencatatan keuangan, pelaporan keuangan dan pengendalian keuangan.Sehingganantinya hasil penelitian ini mampumemberikan suatu kesimpulan tentang pengelolaan keuangan untuk pengerajin lukisan kaca di Desa Nagasepaha. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang dianalisa adalah hasil wawancaradenganpengerajinlukisan kaca. Hasil penelitian menujukan bahwa Pengerajin sudah mampu mengelola keuangan dilihat dari perencanaan akan tetapi pengerajin belum melakukan pencatatan, pelaporan dan pengendalian keuangan sesuai dengan standar akuntansi dan manajemen keuangan. Mengingat belakang pendidikan dan minimnya pengetahuan terhadap pencatatan,pelaporan dan pengendalian keuangan nantinya pengerajin dapat mengikuti pelatihan pencatatan keuangan sesuai dengan standar akuntansi.Diharapkan nantinya semua pengerajin bisa mengunakan kaidah-kaidah pencatatan yang terstruktur. Kata kunci:pengelolaan keuangan, lukisan kaca, Nagasepaha
ANALISIS DIVIDEN PAYOUT RATIO DENGAN PENDEKATAN CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), RETURN ON INVESTMENT (ROI) PADA PERUSAHAAN BUMN TAHUN 2015-2020 Ni Kadek Ayu Trisnadewi Ayu; Ni Wayan Novi Budiasni
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.069 KB) | DOI: 10.38043/jiab.v6i1.3035

Abstract

Analisis Dividen Payout Ratio Dengan Pendekatan Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return On Investment (ROI) Pada Perusahaan BUMN Tahun 2015-2020. Tujuan penelitian ini berupaya mempelajari beberapa variabel dari CR,DER dan ROI yang dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi secara singkat dalam penentuan kebijakan deviden. Objek penelitian adalah perusahan BUMN yang di dalamnya termasuk ke periode tahun 2015-2020 dalam penelitian ini. sampel penelitian ini adalah 35 data yaitu 7 perusahaan BUMN yang secara konsisten membayarkan dividen selama 5 tahun dari tahun 2015-2020 dan juga yang ditentukan melalui metode purposive sampling sebanyak 7 perusahaan. Analissi menggunakan metode kuantitatif terhadap laporan keuangan perusahaan BUMN untuk tahun periode 2015-2020 juga akan di lakukan. Hasil anlisis menunjukkan besarnya pengaruh CR terhadap DPR sebesar 15,39% yang berarti CR berpengaruh sangat rendah terhadap DPR. DER berpengaruh terhadap DPR sebesar 0,45% ROI terhadap DPR sebesar 61,08% yang berarti ROI memiliki pengaruh sangat kuat terhadap DPR. Kata kunci : DPR, CR, DER, ROI
ANALISIS PROFITABILITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA BERDASARKAN CASH TURNOVER, CREDIT TURNOVER DAN RECEIVABLE TURNOVER Ni Wayan Novi Budiasni; Ni Made Sri Ayuni; Desak Kadek Eliasih
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.033 KB) | DOI: 10.38043/jiab.v6i2.3219

Abstract

Analisis Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa Berdasarkan Cash Turnover, Credit Turnover, dan Receivable Turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat profitabilitas LPD Desa Adat Penarukan menggunakan rasio Cash Turnover, Credit Turnover, dan Receivable Turnover. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Menggunakan data laporan keuangan LPD (data sekunder) tahun 2018-2020. Hasil penelitian ditemukan bahwa Net Profit Margin mencapai 26,8% sudah sesuai standar industri. Namun Gross Profit Margin, ROA dan ROE masih belum mencapai standar industri. Demikian pula dengan rasio Cash Turnover, Credit Turnover dan Receivable Turnover yang belum mencapai standar industri. Kondisi ini menunjukkan bahwa LPD Desa Adat Penarukan perlu melalukan evaluasi dan meningkatkan efiensi serta efektivitas pengelolaan modal sendiri, aset serta piutang guna meningkatkan profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD).
PENTINGNYA LIKUIDITAS DI KOPERASI MITRA DANA MANDIRI Ni Made Sri Ayuni; Ni Wayan Novi Budiasni; Luh Putu Septiapani Budiartiwi
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.938 KB) | DOI: 10.38043/jiab.v6i2.3238

Abstract

Pentingnya Likuiditas di Koperasi Mitra Dana Mandiri. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas terhadap Likuiditas di KSU Mitra Dana Mandiri memiliki nilai regresi sebesar 0,276 satuan atau sebesar 20,5% dengan nilai korelasi sebesar 0,660 yang berarti terdapat pengaruh berbanding lurus kuat antara Perputaran Kas dengan Likuiditas dan hasil pengujian hipotesis dengan uji T-Test didapatkan bahwa t-hitung > t-tabel (3,364 > 1,670) Ini menunjukan bahwa Perputaran Kas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Likuiditas maka hipotesis diterima, Pengaruh Laba terhadap Likuiditas di KSU Mitra Dana Mandiri  memiliki nilai regresi sebesar 0,344 satuan atau sebesar 21,9% dengan nilai korelasi sebesar 0,669 yang berarti terdapat pengaruh berbanding lurus dan kuat antara Laba dengan Likuiditas dan hasil pengujian hipotesis dengan uji T-Test didapatkan bahwa t-hitung > t-tabel (3,675 > 1,670), Arus Kas Operasi terhadap Likuiditas di KSU Mitra Dana Mandiri  memiliki nilai regresi sebesar 0,322 satuan atau sebesar 26,7% dengan nilai korelasi sebesar 0,705 yang berarti terdapat pengaruh berbanding lurus dan kuat antara Arus Kas Operasi dengan Likuiditas dan hasil pengujian hipotesis dengan uji T-Test didapatkan bahwa t-hitung > t-tabel (4,137 > 1,670). Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh Perputaran Kas, Laba dan Arus Kas Operasi berpengaruh posotif terhadap Likuiditas Pada Likuiditas.