Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa) Di Lahan Sub Optimal (Studi Kasus: Lahan Kering Di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur) Mustar, Mustar; Iskandar, Muhammad Joni; Prasetyowati, Rini Endang; Anwar, Muhammad
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4, No 2: (Desember 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i2.10928

Abstract

Suboptimal land use for food availability is unavoidable, alternative rice farming in dry land is the current choice. The fluctuating prices of agricultural production factors require an in-depth study of detailed price estimates and allocations. The purpose of this study is to analyze the income of dry land rice farming in Jerowaru District. The study is descriptive, with purposive location selection, in a dry land rice agro-ecosystem with rain-fed irrigation in Sekaroh Village, Jerowaru District, East Lombok Regency. Respondents were determined by quota sampling of 30 people and selected randomly. Data were collected using observation techniques, structured interviews, and documentation, then analyzed using cash flow analysis techniques and described using descriptive methods. The results of the study obtained the production cost components of dry land rice farming amounted to Rp12,479,222/LLG or Rp14,321,187/ha, dry grain production harvested 4,519 tons, land productivity capacity reached 1.32 ku/LLG or 1.72 ku/ha. The farm income value is Rp25,649,000/LLG or Rp29,373,500/ha. The study concluded that the income from dryland rice farming in Jerowaru District is Rp13,169,778/LLG or Rp15,052,313/ha.
Pelatihan Manajemen Administrasi Pembukuan Kelompok Tani Ternak (KTT) Berlian Desa Sukadana Prasetyowati, Rini Endang; Ningsih, Dwi Haryati; Ahmadi, Rizal; Sarlan, Muhamad; Muhammad Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 04 (2025): Inovasi Inklusif dan Teknologi Tepat Guna untuk Kesejahteraan Sosial
Publisher : PT LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/dharmabakti.h75cvk19

Abstract

Dalam upaya mendukung penguatan ekonomi produktif di kalangan masyarakat, Kelompok Tani Ternak (KTT) Berlian hadir sebagai organisasi sosial yang secara khusus berfokus pada sektor peternakan. Salah satu bentuk usaha yang telah dikelola secara optimal oleh kelompok ini adalah dalam bidang produksi sapi. Pengabdian ini dirancang dengan tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan anggota KTT Berlian dalam mengelola aspek manajerial administrasi serta pembukuan kelompok, khususnya dalam pencatatan keuangan pada kegiatan penggemukan sapi. Pendekatan program ini dilaksanakan melalui metode pelatihan yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola administratif dan keuangan kelompok. Proses pelaksanaan kegiatan terbagi dalam beberapa tahap, dimulai dari (1) fase persiapan yang mencakup koordinasi pelaksanaan program selama kurun waktu tiga bulan melalui serangkaian survei, observasi lapangan, serta diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan tim pelaksana, mahasiswa, dan anggota KTT Berlian. Pada fase ini, berbagai hal teknis yang berkaitan dengan pendampingan program dipersiapkan secara matang. Kemudian berlanjut pada (2) fase implementasi yang dilangsungkan berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara pihak tim pengusul, mahasiswa, dan KTT Berlian. Tahap ini meliputi penyelenggaraan pelatihan manajemen administrasi dan keuangan. Selama pelaksanaan program, perkembangan kegiatan dipantau secara berkelanjutan dan disertai dengan sesi evaluasi serta diskusi mengenai efektivitas program. Evaluasi ini dilakukan dalam jangka waktu satu minggu. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilaksanakan, ditemukan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman anggota KTT Berlian, khususnya dalam menyusun sistem administrasi kegiatan dan laporan keuangan kelompok. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelaksanaan pelatihan dan pendampingan manajemen administratif dan keuangan mampu berkontribusi terhadap keberlanjutan serta efisiensi operasional kelompok. Nilai strategis dari kegiatan ini terletak pada penerapan model pelatihan yang berbasis pada prinsip pemberdayaan masyarakat, dengan pendekatan melalui kelompok sosial sebagai sarana penguatan sistem administrasi dan akuntabilitas keuangan organisasi
Penerapan Teknologi Biodekomposer Trichoderma Berbasis Limbah Pertanian Di Kelompok Tani Tontong Suit Prasetyowati, Rini Endang; Ningsih, Dwi Haryati; Wadi, Ikhwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025 - Januari 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v5i2.5784

Abstract

The Tontong Suit Farmers Group is a group of farmers formed based on shared interests and a shared understanding of the group's business development. Located in Bagik Papan Village, Pringgabaya District, East Lombok Regency, the group has abundant local raw material resources, including corn cob waste and goat manure. Partners' main challenges include underutilization of abundant agricultural waste, rising prices of non- subsidized chemical fertilizers, and low technical knowledge and skills related to the use of high-quality trichoderma biodecomposers. Therefore, the purpose of the community service is to improve the understanding and skills of farmer group members using agricultural waste-based trichoderma biodecomposers. The implementation stages of community service activities include observation, problem identification, developing action plans, evaluation and follow-up. The results obtained are an increase in knowledge and technical skills of farmer group members utilizing agricultural waste-based trichoderma biodecomposers. The enthusiasm and feedback from participants are important points that are useful for the program's follow-up, namely mentoring the provision of compost fertilizer with trichoderma biodecomposers to each member of the Tontong Suit farmer group, with the hope that farmers can apply trichokompos in their farming activities, thereby increasing production and farmer income.
KELAYAKAN USAHATANI PADI PADA AREAL SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DI KECAMATAN SAKRA BARAT Rosdiana, Rosdiana; Prasetyowati, Rini Endang; Ningsih, Dwi Haryati; Anwar, Muhammad
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15, No 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kesejahteraan petani dapat dilakukan dengan penerapan teknologi bertani secara terpadu, seperti program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT). Tujuan penelitian, untuk mengetahui kelayakan usahatani padi pada Program SLPTT di Desa Pejaring. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Kelompok Tani Batu Keliang Desa Pejaring Kecamatan Sakra Barat dengan jumlah responden sebanyak 25 orang yang ditentukan secara sensus. Data dikumpulkan dengan teknik survey dan wawancara langsung, kemudian dianalisis dengan metode cash flow analysis dan R/C ratio. Kesimpulan penelitian bahwa, usahatani padi pada Program SLPTT di Desa Pejaring dengan nilai pendapatan sebesar Rp3.651.000/LLG atau Rp3.788.630/hektar, dinyatakan layak diusahakan dengan nilai R/C ratio sebesar 1,38
EFISIENSI TEKNIS USAHATANI TOMAT (Solanum lycopersicon) DENGAN PENDEKATAN STOCHASTIC FRONTIER DI KECAMATAN PRINGGASELA Saputra, Dimas Ilhami; Prasetyowati, Rini Endang; Hidayati, Elwani; Anwar, Muhammad
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15, No 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluctuations in production yields from year to year indicate potential problems in the efficient use of production factors. The objective of this study was to analyze the technical efficiency of tomato farming in Pringgasela District. The research locations were purposively selected, with three villages: Pengadangan, Aik Dewa, and Jurit Baru. Thirty farmer respondents were selected using quota sampling and distributed within each village using proportional random sampling. Data were analyzed using the Cobb-Douglas production function approach and the stochastic frontier model. The results showed that land area and labor had a significant and positive effect on tomato production, while seeds, fertilizers, and pesticides had no significant effect. The average technical efficiency score for tomato farmers was 0.893, indicating that most farmers were technically efficient. Socioeconomic factors influencing inefficiency included age, farming experience, and family burden. Older and more experienced farmers tended to be more efficient, while larger family burdens increased inefficiency. These results demonstrate the importance of empowering farmer groups and extension workers to promote training and implement appropriate cultivation technologies to increase tomato production efficiency in the research area