Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penyuluhan “KEBUN KELUARGA” Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Di Poktan Suka Karya II Sahwil, Sahwil; Subhanadi, Lalu; Hidayati, Elwani; Prasetyowati, Rini Endang; Iskandar, Muhammad Joni
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1550

Abstract

Ketahanan pangan keluarga dapat dicapai apabila terpenuhinya pangan bagi rumah tangga dengan jaminan kuantitas maupun kualitasnya baik, aman dikonsumsi, merata, dan terjangkau. Melalui kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga dengan bertani mengusahakan sayuran dan tanaman biofarmaka dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan SDM yang handal. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelompok Tani Suka Karya II Desa Kalianyar Kecamatan Terara. Pengabdian melalui tiga tahapan yaitu, persiapan, aksi, dan tindak lanjut kegiatan. Hasil pengabdian disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian berjalan sesuai perencanaan dan dapat direalisasikan sesuai harapan. Tingkat partisipatif petani dan anggota keluarga maksimal ditandai dengan peningkatan pemahaman (pengetahuan) tentang konsep kebun keluarga dan ketahanan pangan keluarga, memiliki keterampilan bertani di lahan pekarangan.
Potensi Limbah Tanaman Pangan Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong Lokal Di Kabupaten Lombok Timur Anwar, Muhammad; Prasetyowati, Rini Endang; Iskandar, Muhammad Joni
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v2i1.766

Abstract

Potensi lahan yang mampu memproduksi tanaman pangan tersebar di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Timur sebagai daya saing berkelanjutan. Sebagai daerah lumbung beras nasional pemerintah daerah Lombok Timur berupaya meningkatkan kualitas hidup petani dengan mendorong penerapan sistem pertanian terpadu (tanaman dan ternak). Lahan sebagai sumber tanaman pangan berperan juga sebagai sumber pakan hijaun ternak khususnya komoditi sapi potong lokal. Limbah hasil pertanian atau jerami (padi, jagung, kacang, kedelai, ubi) dapat dimanfaatkan sebagai alternative pakan ternak). Tujuan penelitian, mengestimasi ketersediaan limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak sapi potong lokal dan daya dukung suatu wilayah memenuhi kebutuhan pakan ternak di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan dengan analisis kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi berupa data sekunder. Hasil penelitian menyimpulkan Potensi ketersediaan pakan sebesar 248.790 ton/BK/tahun. Kapasitas tampung ternak senilai 218.237 ST dengan potensi pengembangan ternak sebesar 105.209 ST, indeks daya dukung (IDD) wilayah sebesar 2,9 yang berarti statusnya “aman”. Ketersediaan pakan ternak yang bersumber dari limbah pertanian dan hijaun alami cukup memadai dan kemampuan wilayah Kabupaten Lombok Timur mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak yang bersumber dari limbah pertanian.
Sosialisasi Kebun Dapur Keluarga untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Jerowaru Lombok Timur Nashruddin, Muhammad; Anwar, Muhammad; Prasetyowati, Rini Endang; Iskandar, Muhammad Joni
Bahasa Indonesia Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.212.9

Abstract

Indonesia faces the problem of food insecurity. The complexity of food insecurity that leads to a food security crisis can be simplified by focusing on three different but interrelated dimensions, namely access to food, household access to food, and individual food use. Mitigating food insecurity through the family kitchen garden program can be carried out with a community involvement approach, especially women, by utilizing home gardens, to provide access to food and vegetables for community members. The implementation method uses Participatory Rural Appraisal, with target partners namely groups of women farmers. The implementation stages consist of planning, preparation, implementation and evaluation. All stages of service activities can be carried out thoroughly and all components work optimally. The average percentage of indicator achievement is 92.5%. Of the four indicators, the level of participant participation occupies the highest percentage, during the activity the attendance and activeness of service participants is maximum.   Abstrak Indonesia menghadapi masalah kerawanan pangan. Kompleksitas kerawanan pangan yang berujung pada krisis ketahanan pangan dapat disederhanakan dengan berfokus pada tiga dimensi yang berbeda namun saling terkait, yaitu akses terhadap pangan, akses rumah tangga terhadap pangan, dan penggunaan pangan individu. Mitigasi kerawanan pangan melalui program kebun dapur keluarga dapat dilakukan dengan pendekatan pelibatan masyarakat khususnya kaum perempuan dengan pemanfaatan pekarangan rumah, guna akses kesediaan pangan dan sayuran warga masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Rural Appraisal, dengan mitra sasaran yaitu kelompok wanita tani. Tahapan pelaksanaan terdiri dari perencanaan, persiapan, implementasi, dan evaluasi. Semua tahapan kegiatan pengabdian dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan semua komponen berkerja dengan maksimal. Rata-rata persentase capaian indikator sebesar 92,5%. Dari ke empat indikator tersebut tingkat partisipasi perserta menempati persentase tertinggi, selama kegiatan berlangsung kehadiran dan keaktifan peserta pengabdian maksimal.
Farmers’ responses to farmer field schools (FFS) on integrated crop management: a case study in East Lombok, Indonesia Abdullatip, Abdullatip; Anwar, Muhammad; Sarlan, Muhammad; Prasetyowati, Rini Endang
Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE) Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jase.v6i1.23894

Abstract

The government is trying to maintain domestic food self-sufficiency by promoting field school programs to increase institutional empowerment of farmer groups to adopt technology in order to maintain land productivity and farming. The purpose of this study was to analyze the factors that influence farmers' responses to Farmer Field Schools (FFS)-Integrated Crop Management in the Batu Keliang Farmer Group. The research location was deliberately selected in the Batu Keliang Farmer Group, Pejaring Village, Sakra Barat District, East Lombok Regency because it participated in the SLPTT program. Respondents used a census technique involving all members of the population as respondents, totaling 25 people. Data were analyzed using a Likert scale and multiple linear functions. The conclusion of the study is that farmers' responses to the SLPTT rice field program in the Batu Farmer Group were simultaneously 65.9% influenced by all independent variables of age (X1), education (X2), land area (X3), rice farming experience (X4), number of family dependents (X5), and active participation in the program (X6). While the partial influence has two significant independent variables, namely education (X2) and number of family members (X5).
Respon Petani Terhadap Kebijakan Pompanisasi Pada Tanaman Padi (Oryza sativa) Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian Di Kecamatan Masbagik Hakikah, Nurul; Anwar, Muhammad; Sarlan, Muhamad; Prasetyowati, Rini Endang
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4, No 2: (Desember 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i2.10913

Abstract

Rice production can be increased through the use of modern agricultural technology and farmer participation in implementing government policies. The purpose of this study was to analyze farmers' responses to the implementation of the pumping program as an effort to increase land productivity in Masbagik District, East Lombok Regency. Data were obtained through interviews guided by a questionnaire, then analyzed using a composite Likert scale score. The analysis showed that the majority of farmers in Masbagik District responded positively to the pumping optimization program. 52,5 percent of respondents rated the program as highly beneficial (very beneficial), 45.0% as moderate, and only 2.5% as very low. This reflects the program's effectiveness in supporting water availability, increasing productivity, and increasing planting time efficiency, making it worthy of being maintained and further developed.
Penyuluhan “KEBUN KELUARGA” Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Di Poktan Suka Karya II Sahwil, Sahwil; Subhanadi, Lalu; Hidayati, Elwani; Prasetyowati, Rini Endang; Iskandar, Muhammad Joni
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1550

Abstract

Ketahanan pangan keluarga dapat dicapai apabila terpenuhinya pangan bagi rumah tangga dengan jaminan kuantitas maupun kualitasnya baik, aman dikonsumsi, merata, dan terjangkau. Melalui kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga dengan bertani mengusahakan sayuran dan tanaman biofarmaka dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga yang menghasilkan SDM yang handal. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelompok Tani Suka Karya II Desa Kalianyar Kecamatan Terara. Pengabdian melalui tiga tahapan yaitu, persiapan, aksi, dan tindak lanjut kegiatan. Hasil pengabdian disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian berjalan sesuai perencanaan dan dapat direalisasikan sesuai harapan. Tingkat partisipatif petani dan anggota keluarga maksimal ditandai dengan peningkatan pemahaman (pengetahuan) tentang konsep kebun keluarga dan ketahanan pangan keluarga, memiliki keterampilan bertani di lahan pekarangan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUK BLACK GARLIC (STUDI KASUS UD RINJANI SEJAHTERA DESA SEMBALUN BUMBUNG KECAMATAN SEMBALUN) Isnaini, Novita; Prasetyowati, Rini Endang; Danasari, Idiatul Fitri
Agricore Vol 8, No 2 (2023): Agricore Volume 8 Nomor 2
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v8i2.43064

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha produk black garlic yang sedang berkembang di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menjelaskan fenomena dan kejadian yang terjadi. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pelaku usaha yaitu UD. Rinjani Sejahtera. Metode analisis yang digunakan yaitu secara kualitatif untuk menggambarkan objek penelitian dan kuantitatif untuk memperhitungkan kelayakan usaha. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan bahwa kegiatan usaha produk black garlic yang dilakukan oleh UD. Rinjani Sejahtera dikatakan layak untuk diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai R/C ratio > 1 yaitu sebesar Rp. 5,30 dan nilai NPV > 0 sebesar Rp. 108.316.178.Kata kunci: bawang putih, black garlic, kelayakan usaha, sembalunAbstractThis study aims to analyze the business feasibility of black garlic products in Sembalun District, East Lombok Regency. This research method was descriptive by explaining the phenomena and events that occur. The research was carried out deliberately by conducting interviews with business actors, UD. Rinjani Sejahtera. Business feasibility analysis was carried out using R/C ratio and Net Present Value analysis. Based on the research and analysis, the black garlic product business activities of UD. Rinjani Sejahtera is feasible. It evidenced by the value of the R/C ratio > 1, which is Rp. 5.30 and the NPV value > 0 is Rp. 108,316,178.Keywords: black garlic, feasibility, garlic, sembalun
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN USAHATANI KUBIS DATARAN TINGGI, DATARAN SEDANG, DAN DATARAN RENDAH DI KABUPATEN LOMBK TIMUR Prasetyowati, Rini Endang; Riswan, Riswan; Iskandar, Muhammad Joni; Anwar, Muhammad
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4342

Abstract

Rendahnya produksi usahatani salah satunya disebabkan belum efisiennya penggunaan faktor produksi. Selain itu, faktor eksternal seperti letak geografis, perubahan iklim yang tidak menentu menyebabkan produksi fluktuatif sepanjang musim tanam. Kombinasi penggunaan faktor produksi yang tepat menghasilkan produksi aktual pada akhirnya berpengaruh terhadap pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pendapatan usahatani kubis pada dataran tinggi, dataran sedang dan dataran rendah. Metode dasar penelitian menggunakan deskriptif analisis. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Desa Sembalun Bumbung pada ketinggian 800-1180 Mdpl, Desa Bebidas pada ketinggian 200-552 Mdpl dan Desa Peneda Gandor dengan ketinggian 13-81 Mdpl. Sampel penelitian ditentukan secara multistage random sampling sebanyak 45 petani dengan sebaran 15 petani masing-masing desa. Metode analisis menggunakan konsep total penerimaan dikurangi dengan total biaya sementara perbedaan pendapatan masing-masing wilayah diestimasi menggunakan analisis sample F-Test dan least significance different. Hasil penelitian menunjukkan dataran tinggi memiliki struktur pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan dataran rendah dan sedang. Sementara jika ditinjau dari perbedaan pendapatan masing-masing dataran menunjukkan dataran tinggi memiliki perbedaan pendapatan namun dataran sedang dan rendah tidak terdapat perbedaan yang signifikan.Kata kunci : usahatani kubis, pendapatan, petani
Menuju Desa Mandiri Pangan Melalui Sosialisasi “Kebun Keluarga” Nashruddin, Muhammad; Anwar, Muhammad; Ningsih, Dwi Haryati; Prasetyowati, Rini Endang
Cahaya Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v1i1.81

Abstract

Kelangsungan hidup umat manusia dan pertanian menjadi dua hal yang saling bertalian dan tidak dapat dipisahkan. Kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi terganggu lambat laun ketahanan pangan keluarga akan berdampak buruk terhadap ketahanan nasional, maka kemampuan rumah tangga petani dituntut mampu meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan ekonomi petani sebagai indikator kesejahteraan dengan akses pangan secara mandiri. Melalui pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan sosialiasi konsep kebun keluarga menuju “desa mandiri pangan” merupakan salah satu pemberdayaan masyarakat di perdesaan. Pengabdian dilaksanakan di Desa Jerowaru dengan metode ceramah dan praktek langsung, sasaran kegiatan yaitu kelompok wanita tani dan PKK. Pengabdian menunjukkan hasil pelaksanaan secara menyeluruh dan semua komponen berkerja dengan maksimal. Partisipasi peserta kegiatan pada kategori “antusias dan aktif”. Evaluasi dan tindak lanjut kegiatan yaitu menambah intensitas kegiatan, memanfaatkan berbagai sampah plastik untuk mengganti polybag, mengusahakan berbagai komoditi pangan berumur pendek dan tahan kekeringan, membuat pupuk organik dengan bahan baku lokal, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat terutama dari kalangan generasi muda
Pelatihan digital marketing pupuk organik dekomposer microbacter alfaafa-11 pada kube pemuda gubuk timuk kecamatan Terara Prasetyowati, Rini Endang; Iskandar, Muhammad Joni; Anwar, Muhammad; Hidayati, Elwani; Riswan, Riswan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21489

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini menjadi poin utama yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya jual suatu produk. Khususnya dibidang teknologi masyarakat sudah menggunakan dan merasakan manfaat dari inovasi teknologi-teknologi yang diciptakan seperti websites, facebook, instagram, whatshapp dan lain sebagainya. Dalam pelatihan digital marketing yang dilaksanakan pada kelompok KUBE Gubuk Timuk Desa Sukadana Kecamatan Terara menitik beratkan pada dua jenis media bisnis online yaitu digital marketing dan media sosial. Pelaksanaan pelatihan ini dimulai dengan pemberian materi tentang digital marketing, kemudian diskusi yang dilanjutkan dengan praktik pembuatan akun bisnis. Berdasarkan hasil pelatihan ada 3 media sosial yang digunakan oleh kelompok KUBE dalam mempromosikan dan menjual barangnya yaitu twitter, whatsapp dan instagram. Hal ini dilakukan karena beberapa pertimbangan yaitu pertama pembuatan akun bisnis di media sosial lebih mudah dibandingkan dengan di market place, kedua lebih mudah di gunakan atau diatur dibandingkan dengan market place. Pada dasarnya market place maupun medsos memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mempermudah di dalam berusaha atau bisnis, akan tetapi semua itu akan berjalan dengan baik apabila dijalann dengan penuh ketekutan dan pokok utama dalam berbisnis adalah kejujuran.Kata kunci: digital marketing; pupuk organik; microbacter alfaafa-11 Abstract The rapid development of technology is now the main point that can be used to increase the selling power of a product. Especially in the field of technology, people have used and benefited from innovative technologies created such as websites, Facebook, Instagram, WhatsApp, and so on. In the digital marketing training that was held at the Kube Timuk Kube group, Sukadana Village, Terara District, the focus was on two types of online business media, namely Digital Marketing and Social Media. The implementation of this training begins with the provision of material on digital marketing, and then the discussion is followed by the practice of creating a business account. Based on the results of the training, there are 3 social media that the Kube group wants to use in promoting and selling their goods, namely Twitter, WhatsApp, and Instagram. Use or regulated compared to the marketplace. Marketplaces and social media have the same goal, namely to make it easier to do business or business, but all of that will work well if it is carried out with full dedication and the main point in doing business is honesty. Keywords: digital marketing; organic fertilizer; microbacter alfaafa-11