Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Media PowerPoint dan Wordwall Berbasis Inkuiri Materi IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ulya, Nurul Maftuchatul; Asih, Sri Sami
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i2-11

Abstract

Purpose – This study aimed to develop and examine the feasibility and effectiveness of interactive learning media based on PowerPoint and Wordwall integrated with the inquiry learning model to improve fourth-grade students’ learning outcomes in IPAS (Integrated Science and Social Studies). Methods – This research employed a Research and Development (R&D) approach using the Borg and Gall model, limited to the field-testing stage. The study was conducted at SDN Wonokerto 1 Demak involving 43 fourth-grade students. Data was collected through interviews, observations, questionnaires, expert validation sheets, and learning outcome tests (pretest and posttest). Data analysis included normality testing, paired sample t-test, and N-Gain calculation using SPSS. Findings – The study found that the developed product is an inquiry-based interactive learning media combining PowerPoint and Wordwall. The material is delivered in a structured manner using various multimedia elements, while interactive game-based activities are incorporated to facilitate practice and assessment. The design follows inquiry learning stages, encouraging students to actively observe, question, explore, and conclude, resulting in improved engagement and deeper conceptual understanding. The product was categorized as highly feasible (93.33% material validation; 91.60% media validation) and showed a moderate improvement in learning outcomes (N-Gain = 63%).Research Implications – This study implies that interactive learning media based on PowerPoint and Wordwall integrated with the inquiry learning model can serve as an innovative alternative to improve students’ learning outcomes, motivation, and engagement in elementary science and social learning. However, this study is limited to a single class in one school and focuses only on the topic of energy transformation, which may restrict the generalizability of the findings.
Pengembangan Media Replika PABERA (Peta Keberagaman Budaya) Berbasis Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Ramadian, Naila Rachma; Asih, Sri Sami
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8388

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak, khususnya keragaman budaya Indonesia. Keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang konkret menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dan berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Replika PABERA (Peta Keragaman Budaya) berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IV SD Negeri Wates 02 Kota Semarang. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket tanggapan guru dan siswa, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji normalitas, paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Replika PABERA sangat layak digunakan dengan persentase validasi ahli materi 90,625% dan ahli media 92,5%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk kategori tinggi.