Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

SUSTAINABILITY OF KAMPUNG HIJAU KEPUTIH TEGAL TIMUR TO THE CONCEPT OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT Annisa Fikriyah Tasya; Ade Fitriyanti Ulul Azmi; Tri Wahyu Diana
Journal of Architecture&ENVIRONMENT Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2355262x.v19i2.a7004

Abstract

Surabaya as one of the cities in Indonesia that is developing towards a smart city. One of the supporting parts in sustainable urban development is settlement, both formal and informal. Kampung Hijau Keputih Tegal Timur, is used as the object of a case study to discuss the sustainable development of residential cities in Surabaya. This kampung was chosen because it has implemented several aspects of sustainability. This research was conducted to identify and assess the condition of Kampung Hijau Keputih Tegal Timur based on the sustainable development goals (SDG), and environmental & urban settlement concerns which are used as indicator. The results showed that Kampung Hijau Keputih Tegal Timur has fulfilled almost all aspects of the indicators of sustainable development goals and environmental concern & urban settlements. However, there are some unfulfilled indicators between "no poverty" and "life on land". So that a follow-up is needed to Kampung Hijau Keputih Tegal Timur in order to create a green kampung.
Design Reduirement of Pasar Besar Malang Through Site Analysis Method Ade Fitriyanti Ulul Azmi; Vincentius Totok Noerwasito; Ima Defiana
IPTEK Journal of Proceedings Series No 6 (2020): 6th International Seminar on Science and Technology 2020 (ISST 2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2020i6.11100

Abstract

In discussing traditional markets, not a few are found that the market experiences a setback in existence in the community. The decline in the existence of traditional markets, one of which occurred in the Great Market of Malang with the increasing lifestyle of Malang people in harmony with technological sophistication. Pasar Besar Malang has urgency, which is experiencing 3 fires and is increasingly doubting the ability of Pasar Besar Malang to guarantee safety and comfort on the move. In addition to buyers, traders also experienced a decrease in the number due to the uneven distribution of trade transactions that caused traders to continue to suffer losses. Through the site analysis study method and the sense of place approach that is applied to the questionnaire, the potential and the possibility of utilization are explored by producing design requirements. Implementation of design requirements in the form of design aspects that discuss such as optimizing access and circulation through the transition zone. This is done in order to create a quality of space that is comfortable and able to provide sustainability for the existence of Pasar Besar Malang as a provider of needs and public space.
STUDI ANALISA ASPEK BIOPHILIC DESIGN PADA FASAD GEDUNG BUNDAR “AL ASY’ARI” UNIVERSITAS ISLAM MALANG Ade Fitriyanti Ulul Azmi; George Winaktu
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i2.4465

Abstract

Beberapa tahun terakhir, munculnya global warming, perubahan cuaca yang ekstrem, dan terakhir pandemi covid19 memberikan andil terhadap gangguan kesehatan mental dan fisik manusia. Dalam upaya revitalisasi pasca pandemi covid19, bangunan publik mulai ditambahkan fasilitas yang menunjang kesehatan dan pola hidup bersih. Tidak hanya fasilitas kesehatan masyarakat yang menyediakan suasana ruang yang mampu mempercepat proses kesembuhan dan meminimalisir stress bagi pasiennya. Namun, bangunan lain seperti kantor, sekolah, dan juga gedung perkuliahan juga menjadi perhatian untuk dapat menyediakan ruang bersih dan sehat serta optimal dalam mengurangi stress dan mampu meningkatkan produktifitas pasca covid19. Aspek biophilic design yang banyak dijadikan sebagai konsep perancangan rumah sakit, dapat pula diterapkan pada bangunan lainnya guna revitalisasi pasca pandemic covid19. Sehingga dalam studinya, dilakukan analisa terkait bangunan perkuliahan dengan fokus Gedung Al – asy’ari Unisma melalui kesesuaian aspek Biophilic Design yang bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas belajar. Ditinjau dari segi kualitas bangunan serta wujud atau bentukan bangunan melalui metode kualitatif dan komparasi sehingga unsur atau elemen bangunan perkuliahan ini dapat dianalisa dan ditelaah secara maksimal. Kajian terhadap bangunan perkuliahan dan unsurnya terhadap aspek biophilic design ini mampu menjadi koreksi terhadap sarana prasana perkuliahan lainnya dan menjadi upaya peningkatan prestasi mahasiswa dengan dukungan dari kualitas sarana perkuliahan.
Unisma Sports Center Building Project Control Analysis Using the Critical Path Method (CPM) Ruli Saefudin; Ade Fitriyanti Ulul Azmi
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 9 No 1 (2024): MARCH
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v9i1.1195

Abstract

The purpose of this research is to determine the scheduling activities for the construction of the Sport Center Building at the Islamic University of Malang, to determine and analyze the control of building construction projects managed by the Islamic University of Malang using the CPM (Critical Path Method) method. This research uses the research method used in this research, namely the descriptive method. The data collection techniques used were observation, interviews, and library research. After obtaining information through interviews, data analysis was carried out using the CPM (Critical Path Method) method. The researcher has completed the research and from this analysis, the researcher found that the construction work carried out by the Islamic University of Malang required 180 days of work using the CPM (Critical Path Method) method, so the optimal duration of the project can be accelerated to 33 days so that the initial project duration is 196 days. working days to 163 days with an efficiency of 16,837%
PENGARUH MATERIAL FASADE TERHADAP KONDISI RUANG TERHADAP PSIKOLOGI HUMANISTIK PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN Ulul Azmi, Ade Fitriyanti; Saefudin, Ruli
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Islamic Boarding School buildings in general have closed characteristics and are also not conditioned in architectural terms. The layout of the Islamic boarding school can be said to be unorganized, because its development was not accommodated by careful planning. This is reasonable, limited land and also limited ability in land acquisition due to self-financing from cottage managers who are also limited. From this condition, the cottage building will naturally grow and develop according to the limitations of the topographical conditions and limited land as well as the level of students in the annual student admission period. The lack of predictability related to the development of buildings among Islamic boarding schools is able to have an impact on behavior and psychology as well as an impact on the quality of education. Instability in the development of buildings or infrastructure facilities is a driving force for uncontrolled behavior in the Islamic boarding school environment. Bullying, immoral acts to criminality which are now increasingly prevalent among Islamic boarding schools have become a frightening specter for students and the bad image of Islamic boarding schools has become the public's spotlight on the quality of non-formal education, Islamic boarding schools. In order to reduce the negative tendencies that occur as a result of the spatial layout, application is given to building materials with a dense and limited layout according to the characteristics of Islamic boarding schools. Changes through materials on building facades and new nuances in Islamic boarding school buildingsKeyword: Bullying, Psychology Humanistic, Islamic Boarding School.                                        Abstrak: Bangunan Pondok Pesantren pada umumnya memiliki sifat yang tertutup dan juga tidak terkondisikan secara tata ruang arsitektur. Tata ruang pondok pesantren yang dapat dibilang kurang tertata, dikarenakan pembangunannya tidak diwadahi oleh perencanaan yang matang. Hal ini wajar, keterbatasan lahan dan juga keterbatasan kemampuan dalam pembebasan lahan dikarenakan pembiayaan mandiri dari pengelola pondok yang juga terbatas. Dari kondisi ini, maka bangunan pondok secara alami akan tumbuh dan berkembang sesuai keterbatasan dengan kondisi topografi dan keterbatasan lahan serta tingkat santri dalam periode penerimaan peserta didik pertahunnya. Kurang mampunya diprediksi terkait perkembangan bangunan dikalangan pondok pesantren ini mampu memberikan dampak pada perilaku dan psikologi serta dampak pada kualitas Pendidikan. Ketidakstabilan perkembangan bangunan atau sarana prasrana menjadi pendorong perilaku yang tidak terkontrol dalam lingkungan pesantren. Tindak Bullying, tindak asusila hingga kriminalitas yang kini makin marak terjadi dikalangan pondok pesantren menjadi momok menyeramkan bagi para santri serta buruknya image pondok pesantren menjadi sorotan masyarakat luas terhadap kualitas Pendidikan non formal, pondok pesantren. Guna mengurangi kecenderungan negative yang terjadi akibat tatanan ruang diberikan aplikasi terhadap material bangunan dengan tata ruang yang padat dan terbatas sesuai dengan karakteristik bangunan pondok pesantren. Perubahan melalui material pada fasade bangunan serta nuansa baru dalam bangunan pondok pesantren.Kata Kunci: Perundungan, Psikologi Humanistik, Pondok Pesantren.
Revitalisasi Inklusif Jalan Panggung Surabaya dengan Pendekatan Urban Heritage Street Ainin Bashiroh; Fitriyanti Ulul Azmi, Ade; Sarasanty, Diah
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrsendem.v4i1.5281

Abstract

The revitalization of urban heritage areas in Indonesia, exemplified by Panggung Street in Surabaya, faces multifaceted challenges encompassing the preservation of historical character, socio-economic enhancement, and the creation of inclusive public spaces. Current revitalization efforts often misalign with the area’s authentic features such as inappropriate facade treatments while neglecting accessibility for vulnerable groups and failing to foster effective collaboration among stakeholders. This study employs a descriptive qualitative case study approach, synthesizing field observations, in-depth interviews with local actors, comprehensive literature reviews, and precedent analyses of Braga Street in Bandung and heritage zones in Malacca. Data were analyzed using SWOT and root cause analysis to identify systemic barriers and leverage opportunities, while comparative-historical interpretation contextualized Surabaya’s urban identity. Triangulation ensured methodological rigor and validity. The research culminates in a holistic revitalization framework emphasizing three key strategies: restoration of authentic architectural features, including original colors and ornamentation, enhancement of inclusive infrastructure, such as accessible pedestrian pathways and universal signage and active community participation through workshops and cultural initiatives like the Kya-Kya night market. This integrated approach not only preserves the area’s historical integrity but also fosters social cohesion, economic vitality, and collective pride. The study demonstrates that combining heritage conservation with inclusive design principles can transform urban spaces into dynamic, accessible, and sustainable environments. The findings offer valuable insights for other Southeast Asian cities facing similar heritage revitalization challenges.
Identifikasi Faktor Penghambat Produksi pada Industri Perintis Keripik Pisang Lumajang sebagai Dasar Pendampingan Penguatan Usaha Azmi, Ade Fitriyanti Ulul; Bashiroh, Ainin; Sari, Komang Ayu Laksmi Harsinta
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24876

Abstract

Kabupaten Lumajang dikenal sebagai komoditas pisang dan varietasnya yang unggul. Dengan melimpahnya varietas yang dimiliki, potensi dalam mengembangkan industri rumahan hingga UMKM olahan produk pisang dapat dikatakan sangat tinggi. Namun, dalam perkembangannya, terdapat berbagai faktor penghambat yang mempengaruhi proses produktivitas dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat produksi pada industri rumahan dengan produk olahan keripik pisang, sebagai dasar dalam merancang strategi pendampingan penguatan usaha. Metode yang digunakan dalam pendekatan dengan mitra meliputi observasi lapangan pada Pasar Gedang di Ranuyoso Lumajang dan lokasi industri, wawancara dengan Pelaku Usaha, serta Langkah identifikasi guna memberikan solusi terbaik yang meminimalkan risiko yang kemudian dilakukan diskusi dengan pelaku usaha. Hasil identifikasi yang dilakukan, menunjukkan bahwa faktor penghambat utama mencakup keterbatasan peralatan produksi, fluktuasi pasokan bahan baku, keterampilan manajemen usaha yang masih tergolong rendah, serta keterbatasan akses pemasaran digital. Temuan ini menjadi dasar perancangan program pendampingan berupa pelatihan digitalisasi sederhana dalam beberapa kategori capaian: produksi, kemasan dan pemasaran. Dengan adanya pendampingan terhadap Industri Rumahan pengolah Keripik Pisang Leunah Lumajang, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha, selaras dengan SDG’s poin 12.
PENINGKATAN TEKNOLOGI DIGITALISASI UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING : SHOPEE Ainin Bashiroh; Faizatus Sholikhah; Ade Fitriyanti Ulul Azmi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.462

Abstract

Pelatihan digital marketing melalui pemanfaatan platform Shopee telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi digitalisasi pada UMKM di Kabupaten Mojokerto yang difasilitasi oleh Balai Latihan Kerja Komunitas Al Muaawanah Mojokerto. Program ini mencakup serangkaian tahap pelatihan, mulai dari pengambilan foto dan video produk, pengenalan dan pembuatan akun shopee, pemanfaatan fitur promosi dan analitik penjualan dan monitoring serta pendampingan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam menghasilkan foto dan video berkualitas untuk pemasaran produk. Sebanyak 85% peserta berhasil memahami teknik dasar fotografi dan videografi produk. Selain itu, pelatihan pemanfaatan fitur analitik penjualan Shopee memungkinkan peserta memahami perilaku konsumen, waktu pembelian optimal, dan strategi promosi berbasis data, yang dampaknya meningkatkan performa toko. Program ini berhasil memberikan dampak langsung terhadap daya saing UMKM, termasuk peningkatan kepercayaan konsumen dan penjualan produk. Kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan peralatan dan pemahaman teknis, diatasi dengan pendekatan kreatif dan pendampingan langsung. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana dan fitur digital yang disediakan Shopee, pelatihan ini membuktikan bahwa transformasi digital dapat dilakukan secara praktis dan efisien. Pelatihan ini menjadi model efektif bagi pengembangan kompetensi digital UMKM di era ekonomi digital.