Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Evaluasi Jarak Pengambilan Susu dengan Kualitas Susu di Tempat Penampungan Susu UD. Sultoni Santika, Wika Nestria; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 4 (2024): Vol 4 No 4 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i4.1575

Abstract

Pengambilan susu di TPS UD. Sultoni dilakukan dengan jarak yang bervariasi, yang dapat memengaruhi kualitas susu. Pemeriksaan kualitas susu dari berbagai jarak saat tiba di TPS penting untuk monitoring dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari peternak dan TPS UD. Sultoni, mengevaluasi parameter kualitas susu seperti berat jenis, suhu, uji alkohol, serta kesesuaiannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sampel susu diambil dari peternak dengan jarak 5 km, 10 km, 15 km, dan 20 km. Hasil penelitian menunjukkan berat jenis susu di lokasi peternak untuk jarak 5 km, 10 km, 15 km, dan 20 km berturut-turut adalah 1,027, 1,027 , 1,027 dan 1,026, sedangkan di TPS dengan jarak tersebut berturut 1,025, 1,025, 1,025, dan 1,023. Berat jenis susu dari peternak pada jarak 5 km hingga 15 km sesuai dengan SNI, tetapi pada jarak 20 km tidak sesuai. Pengujian di TPS, semua sampel berada di bawah SNI. Suhu susu di peternak adalah 32-33°C, sesuai SNI, namun di TPS turun menjadi 29-30°C. Uji alkohol menunjukkan bahwa susu, baik di lokasi peternak maupun di TPS, menunjukkan negatif atau susu tidak mengandung alkohol. Katakunci: kualitas susu1, uji berat jenis dan suhu2, dan uji alkohol3.
Efektivitas Strategi Peningkatan Kualitas dan Produksi Susu di Tempat Penampungan Susu (TPS) UD. Sultoni Utama, Rizki Wahyu Putra; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 4 (2024): Vol 4 No 4 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i4.1576

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang telah diterapkan, mengukur tingkat keberlanjutan, serta menilai efektivitas strategi yang telah diimplementasikan. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah mengadakan penyuluhan kepada para peternak. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan analisis data historis yang tersedia dari TPS terkait produksi susu dan kualitasnya sebelum serta sesudah penerapan strategi penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pada data yang telah diperoleh bertujuan untuk memberikan gambaran rinci mengenai efektivitas dari strategi yang telah diterapkan di TPS UD. Sultoni dilihat dari segi produksi dan kualitas susu yang meliputi berat jenis serta suhu susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyuluhan yang diterapkan di TPS UD. Sultoni berhasil meningkatkan produksi susu sebesar 13%, meningkatkan berat jenis susu sebesar 0,002 g/ml, dan menurunkan suhu susu sebesar 1°C. Hal ini menunjukan bahwa strategi penyuluhan memiliki dampak yang baik bagi produktivitas dan kualitas susu sapi di UD. Sultoni. Katakunci: berat jenis, TPS, kualitatif, data historis
Prevalensi Mastitis Sapi Perah di UD. Sultoni Pasca Terkena Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) hidayah, alifia kurniatul; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v5i1.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi mastitis subklinis pada sapi perah di UD. Sultoni pasca penyakit mulut dan kuku (PMK). Variabel yang siamati merupakan hasil uji California Mastitis Test (CMT). Data yang diperoleh ditabulasikan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil uji CMT menunjukkan sebanyak 314 sampel, didapati bahwa sebanyak 250 sampel dinyatakan memiliki riwayat PMK dengan 79 sampel susu dinyatakan positif mastitis subklinis, dan 171 sampel susu dinyatakan negatif mastitis subklinis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebanyak 314 sampel susu yang telah diuji CMT diperoleh data sebesar 32% dari jumlah sampel terindikasi positif mastitis subklinis pasca terkena penyakit PMK sebanyak 250 sampel. Berdasarkan analisis historis sampel, diketahui bahwa 80% dari persentase tingkat prevalensi mastitis subklinis tersebut memiliki riwayat penyakit PMK. Katakunci: Prevalensi, Mastitis Subklinis, Pasca Penyakit Mulut dan Kuku
Efektivitas Strategi Kemitraan Peternak Sapi Perah Kagum dengan UD. Sultoni di Kecamatan Garum yeiputa, ghea chika; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v5i1.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi kemitraan peternak sapi perah Kagum dengan UD. Sultoni berdasarkan kinerja kemitraan. Lokasi penelitian bertempat di rumah mitra peternak sapi perah Kagum yang berlokasi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 orang peternak yang merupakan seluruh anggota peternak sapi perah Kagum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan quisioner dan diperkuat dengan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif. Setiap parameter yang terkait dengan penelitian ini akan dinilai dengan skala ordinal yang terdiri atas skor rentang dari 1 hingga 5. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 9 orang peternak atau 43% berpersepsi sangat efektif, sebanyak 11 orang peternak atau 52% berpersepsi efektif, dan sebanyak 1 orang atau 5% berpersepsi cukup efektif. Hal tersebut menunjukkan bahwa anggota peternak sapi perah Kagum menganggap kinerja kemitraan sudah berjalan efektif.
Pelatihan Pembuatan Silase dan Hay Sebagai Solusi Kelangkaan Pakan Saat Musim Kemarau di Desa Slorok Kecamatan Garum, Kabuapten Blitar Fauzi, Moh. Mimbar; Khopsoh, Binti; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Lestariningsih, Lestariningsih; Sulaksono, Anang Catur; Khasanah, Ulfa Niswatul; Anifiatiningrum, Anifiatiningrum; Winurdana8, Alfan Setya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2786

Abstract

Desa Slorok merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan garum Kabupaten Blitar. Pemerintah desa Slorok pada tahun anggaran 2024 telah melaksanakan program ketahanan pangan berupa program bantuan induk kambing bunting kepada masyarakat desa, dengan harapan induk akan beranak yang kemudian induk dengan anak yang sudah lepas sapih secara bergilir akan dipelihara Masyarakat yang belum mendapatkan bantuan kambing. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah terbagi dalam 3 tahapan. Tahapan yang pertama yakni pra kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari survey, wawancara dan koordinasi dengan mitra. Tahapan yang kedua yakni pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan hay dan silase yang dikemas dalam forum diskusi. Pada saat kegiatan akan dilaksanakan peserta diberikan kuesioner untuk disi sebagai acuan pelaksana dalam menentukan Langkah untuk proses pembinana. Hasil data yang diperoleh saat kegiatan akan dianalis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Setelah kegiatan berlangsung akan dilakukan monitoring secara berkelanjutan sebagai pendampingan peternak. Pelatihan dimulai dengan persiapan Lokasi pelatihan dan beberpa perangkat pendukung sepertihalnya alat dan bahan. Selanjutnya dilakukan pemaparan materi terkait silase dan didalmya ada forum diskusi dengan peternak. Acara terakir adalah praktik lapang pembuatan silase.
Evaluasi produksi limbah tanaman singkong (manihot utilissima) sebagai pakan ternak Fauzi, Moh Mimbar; Khopsoh, Binti; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Lestariningsih, Lestariningsih; Sulaksono, Anang Catur; Anifiatiningrum, Anifiatiningrum
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v4i2.58809

Abstract

The increase in human population followed by land conversion creates its own challenges to provide sufficient feed throughout the year. It is known that cassava waste has the potential as an alternative feed to provide sustainable feed. The treatment in this research includes T1 (leaf), T2 (stem), T1 (cassava peel), and T4 (whole plant), The experimental design used in this study was a Randomized Block Design include 4 treatments and 7 replicated. The best research results on the fresh production aspect are T4 (139,02c± ton/Ha), DM production (85,1c±15,11 ton/Ha), OM production (79,01c± ton/Ha) and CP production (7,89c± 1,40 ton/Ha). Biomass production, whether it is fresh production, organic matter and also crude protein, is shown in T4 (all parts of the plant), but when viewed from the production aspect, the parts of the plant are fresh production, organic matter and also crude protein from the stem
Deteksi Mastitis Subklinis pada Peternakan Sapi Perah di Wilayah Kanigoro, Blitar Afrilia, Tika Fitria Wulan; Faradila, Riska; Shofi, Ananda Rifqi; Arifianto, Ahmad Drajat
VITEK : Bidang Kedokteran Hewan Vol. 11 No. 2 (2021): VITEK-Bidang Kedokteran Hewan
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jv.v11i2.79

Abstract

Mastitis is an inflammatory of the udder internal tissue with different causes and degrees of severity, duration and diseases caused by vaiorus causative agent. This disease is very harmfull because it caused a reduction in milk production, the additional costs of medicines causing economic losses for farmers. This tesearch was a descriptive research. Detection was done by talking milk sampel on dairy cattle and was reacted with California Mastits Test (CMT) reagents which were circukated circuary for 10-15 seconds. This result about mastitis subklinis tested using by California Mastitis Test (CMT) in Kanigoro, Blitar. From 134 milk sampel showed 104 (76,4 %) samples positive mastitis subkkinis. The subclinical mastitis factor was influenced by cowshed management and milking of livestock, because sanitation and hygiene influenced to the level of bacterial contamination.
Pengaruh Level Pemberian Dedak untuk Meningkatkan Kualitas Fisik Silase Microgreen Jagung Mu’minin, Umril; Lestariningsih, Lestariningsih; Afrilia, Tika Fitria Wulan
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i2.7634

Abstract

Silase merupakan salah satu teknik pengawetan hijauan pakan ternak melalui proses fermentasi tanpa udara, yang bertujuan untuk menjaga kandungan gizi dalam waktu yang lebih lama. Salah satu bahan potensial yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan silase adalah microgreen jagung, karena memiliki nilai nutrisi yang tinggi serta mudah dalam budidayanya. Akan tetapi, mutu fisik silase seperti warna, bau, tekstur, serta keberadaan jamur dapat dipengaruhi oleh bahan tambahan yang digunakan selama proses fermentasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar dedak padi terhadap kualitas fisik silase berbahan microgreen jagung. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan kadar dedak padi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%, masing-masing dilakukan sebanyak lima kali pengulangan. Parameter yang diamati mencakup warna, tekstur, bau, serta keberadaan jamur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi memberikan pengaruh signifikan terhadap warna dan keberadaan jamur, namun tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tekstur dan bau. Perlakuan yang paling optimal terdapat pada pemberian dedak padi sebesar 15%, yang menghasilkan warna hijau alami, tekstur yang padat, aroma asam segar, serta tidak ditemukan adanya jamur. Oleh karena itu, dedak padi terbukti dapat meningkatkan mutu fisik silase microgreen jagung
EVALUASI PENAMPILAN PRODUKSI LAYER BERBASIS PAKAN SELFMIX DI DESA PONGGOK KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR: Evaluation on the Performance of Layer Production Based on Selfmix Feed in Ponggok Village, Ponggok District Blitar Regency Rosidah, Hidayatul; Lestariningsih; Afrilia, Tika Fitria Wulan
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.2312

Abstract

Usaha peternakan ayam petelur di Kabupaten Blitar, khususnya Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, merupakan sentra produksi telur nasional yang krusial bagi ketahanan pangan. Namun, tingginya harga pakan komersial menjadi tantangan utama yang secara signifikan menekan profitabilitas peternak rakyat. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi secara komprehensif penampilan produksi dan kualitas telur ayam layer yang mengadopsi pakan selfmix, yaitu praktik pencampuran pakan sendiri, sebagai strategi peternak menekan biaya produksi dan menjamin keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan peternak di Desa Ponggok. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Secara sosial ekonomi, peternak di lokasi studi memiliki rata-rata umur 51–60 tahun dengan tingkat pendidikan rata-rata Sekolah Dasar (SD). Mereka umumnya memelihara layer strain Malindo dengan populasi antara 2.000 hingga 3.000 ekor. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pakan selfmix memberikan penampilan produksi yang memadai: rata-rata konsumsi pakan harian mencapai 120 gram per ekor. Tingkat produksi telur harian (Hen Day Production - HDP) berada pada angka 85%. Namun, pakan selfmix ini tampak memengaruhi kualitas fisik telur; warna cangkang telur sebagian besar (28%) berwarna cokelat, dan tekstur cangkang 91% termasuk mutu 3, yang berarti sedikit kasar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pakan selfmix berhasil mempertahankan produktivitas yang tinggi (HDP), tetapi peternak perlu melakukan penyesuaian formulasi untuk memperbaiki kualitas dan konsistensi fisik cangkang telur.   Kata kunci: selfmix, konsumsi pakan, hen day production, tekstur cangkang, warna cangkang