Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mengubah Limbah Menjadi Peluang: Edukasi Pengolahan Kulit Pisang menjadi Keripik di Desa Buga, Kabupaten Tolitoli Fiansi; Fathur, Alfansyah; Ikbal; ali, Moh. Mudassir; Ulya, Moh. A’rijul; Saputra, Ramadhani; Mardiana; Lismawati; Raihana; Wanda, Sri
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 3 No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v3i1.772

Abstract

Kulit pisang merupakan salah satu bahan buangan yang sering diabaikan, meskipun jumlahnya dapat mencapai sekitar sepertiga dari berat total buah pisang yang belum dikupas. Meskipun tidak dimanfaatkan, kulit pisang ini berpotensi meningkatkan jumlah limbah organik yang dihasilkan, yang pada gilirannya dapat memperburuk masalah pengelolaan sampah. Seiring dengan terus meningkatnya angka produksi pisang di berbagai daerah, volume limbah kulit pisang juga diperkirakan akan terus meningkat. Oleh karena itu, penting untuk mencari solusi yang dapat mengurangi dampak negatif dari limbah ini. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan baku untuk produksi keripik. Pendekatan ini tidak hanya dapat mengurangi jumlah limbah yang terbuang, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit pisang, yang selama ini dianggap sebagai limbah. Selain itu, pengolahan kulit pisang menjadi produk keripik juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi, terutama di daerah penghasil pisang.
Pengaruh Konflik Kerja Dan Implikasinya Terhadap Motivasi Kerja Pegawai : Studi Pada Badan Inspektorat Kabupaten Tolitoli Fiansi; Natsir , Syahir
Paraduta : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/paraduta.v3i2.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja pegawai. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja. Hasil menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh positif terhadap motivasi, jika dikelola dengan baik. Konflik yang terkelola secara bijak dapat meningkatkan semangat dan produktivitas kerja. Manajemen disarankan menerapkan strategi seperti pemberian penghargaan, pengembangan karier, komunikasi terbuka, serta penciptaan lingkungan kerja yang positif untuk meningkatkan motivasi pegawai secara berkelanjutan  
Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Pemberdayaan dan Program Mangrove Berkelanjutan Fiansi; Laheng, Suardi; Putri, Ika Wahyuni; Putri, Dwi Utami; Aliyas; Idris, Safna
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 3 No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v3i3.894

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir sekaligus mendukung kehidupan sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Namun, alih fungsi lahan dan praktik penebangan liar telah menyebabkan degradasi serius pada kawasan mangrove, berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model revitalisasi pembibitan mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai upaya konservasi ekologis dan pemulihan ekonomi lokal. Kegiatan dilaksanakan di Dusun 3 Tampo, Desa Labuan Lobo, Kabupaten Tolitoli, dengan pendekatan partisipatif melalui penanaman 1.000 bibit mangrove, pelatihan teknis, dan pendampingan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dan aparat desa dalam penanaman mangrove mampu meningkatkan rasa kepemilikan serta memperkuat kapasitas lokal dalam pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendukung restorasi habitat pesisir dan perlindungan garis pantai, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui produk olahan mangrove dan potensi ekowisata. Dengan demikian, revitalisasi pembibitan mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat terbukti menjadi strategi efektif untuk mewujudkan konservasi pesisir yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Human Resource Management Competencies in Supporting Blue Economy Policies in the Coastal Tourism Sector of Tolitoli Regency Fiansi; Mirayanti; Rukhayati
Jurnal Sinar Manajemen Vol. 12 No. 3: November 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jsm.v12i3.9670

Abstract

This study aims to analyze human resource management competencies in supporting the implementation of Blue Economy policies in the coastal tourism sector of Tolitoli Regency. A descriptive qualitative approach was employed by involving 15 respondents consisting of local government officials, coastal tourism business actors, and coastal community representatives. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation studies, and analyzed using an interactive process of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that human resource competencies in terms of knowledge, skills, and attitudes play a strategic role in supporting the Blue Economy; however, conceptual understanding and managerial skills related to sustainable coastal tourism remain limited. Although positive attitudes and commitment toward environmental conservation are evident, their practical implementation has not been optimal due to limited institutional support and weak cross-sectoral coordination. This study recommends strengthening Blue Economy policy literacy, enhancing sustainable human resource capacity development, and improving stakeholder coordination to promote sustainable coastal tourism development in Tolitoli Regency.