Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

GAMBARAN RESILIENSI PADA LANSIA DI JORONG RANAH KENAGARIAN SUNGAI LANDIA Putri, Sarah Ainil; Taslim, Fauziah
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 22, No 01 (2024): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v22i01.376

Abstract

Abstract Elderly is a term used to refer to someone who has reached the age of 60 years and over. In modern society, the elderly population is increasing due to increased life expectancy. The elderly are at greater risk of experiencing various changes, both physical, mental and social. Apart from that, failure in the adjustment process can affect the ability of elderly people to carry out the activities they want to do. Therefore, resilience in the elderly needs to be addressed. This research aims to determine the description of resilience in the elderly in Jorong Ranah Kenagarian Sungai Landia. The informants in this study were three elderly people aged 71-76 years. Data collection was carried out using a resilience scale, interviews and observations. The results of the research show a picture of the resilience possessed by the elderly through the Wagnild & Young resilience scale, namely: perseverance, self-reliance, equanimity, meaningfulness. Meanwhile, the aspect of existential resilience alone is not yet possessed by the elderly in Jorong Ranah Kenagarian Sungai Landia. Keywords: Resilience, Elderly, Need Assessment  Abstrak Lansia merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. Dalam masyarakat modern, populasi lansia semakin meningkat karena peningkatan harapan hidup. Lansia berisiko lebih besar mengalami berbagai perubahan baik fisik, mental, maupun sosial. Selain itu, gagalnya proses penyesuaian diri dapat mempengaruhi kemampuan lansia dalam menjalani kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan. Oleh karena itu, resiliensi pada lansia perlu ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi  pada lansia di Jorong Ranah Kenagarian Sungai Landia. Informan dalam penelitian ini yaitu tiga orang lansia dengan usia 71-76 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala resiliensi,  wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran resiliensi yang telah dimiliki oleh lansia melalui skala resiliensi Wagnild & Young yaitu: perseverance, self- reliant, equanimity, meaningfulness. Sedangkan, aspek resiliensi eksistensial alonesess belum dimiliki oleh para lansia di Jorong Ranah Kenagarian Sungai Landia.  Kata Kunci : Resiliensi, Lansia, Need Assessment
MY KID SPENDS MUCH TIME ON TIKTOK: EFEKTIVITAS MODIFIKASI PERILAKU DENGAN TOKEN EKONOMI DALAM KONTROL DURASI PENGGUNAAN TIKTOK Musalmah, Indria; Pabela, Tiara; Kurniawan, Aldo; Elvika, Rahmah R.; Taslim, Fauziah
Jurnal Psikologi Vol 17, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2024.v17i2.11761

Abstract

TikTok social media addiction is one of the phenomena that is increasing today and has a major impact on daily life. To reduce this addiction, this study uses a behavior modification technique, namely token economy. The token economy is a behavior modification system that utilizes the principle of reinforcement in the form of tokens to increase the desired behavior. The economic tokens used are star stickers that will be given during the intervention phase. The research method used is a single case experiment with an A-B research design which is divided into 2 phases, namely the baseline phase (A) and the Intervention phase (B). The subject is a 14-year-old teenager who uses TikTok social media a lot. The results showed that the application of the token economy succeeded in reducing the duration of playing TikTok social media from an average of 6 hours a day to 2 hours a day
Psikoedukasi dan Workshop Digital Parenting dan Mindful Parenting: Wujudkan Orang Tua Melek Digital dan Mindful di Era Digital Elvika, Rahmah Rezki; Taslim, Fauziah; Safitri, Serly; Rais, Muhammad Lutfan; Sati, Alifia Putri Fadilah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.18255

Abstract

Pendahuluan: Usaha pengasuhan perlu diikuti dengan pengetahuan yang memadai terkait perkembangan anak dan zaman dimana anak tumbuh, serta kondisi atau keadaan psikologis yang baik pula. Tujuan kegiatan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua terkait pengasuhan berkesadaran penuh di era digital. Metode: Kegiatan ini dilakukan di Nagari Batu Payuang dengan melibatkan orang tua (mayoritas ibu), kader posyandu, dan guru sekolah melalui dua kegiatan utama berupa psikoedukasi dan workshop. Evaluasi yang dilakukan pada kegiatan ini meliputi dua evaluasi yaitu evaluasi reaction dan evaluasi learning (pretest dan posttest). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman terkait digital dan mindful parenting pada peserta setelah mengikuti kegiatan ini. Selanjutnya, workshop mindful parenting dapat meningkatkan keterampilan peserta khususnya dalam hal memberikan respon (play). Meskipun dapat memberikan perubahan, namun hasil ini belum optimal karena durasi pelatihan yang relatif singkat. Hasil evaluasi juga menunjukkan kegiatan ini mendapat respon positif dari pihak nagari maupun peserta. Kesimpulan: Pemberian psikoedukasi dan workshop bertemakan digital parenting dan mindful parenting dapat membantu dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengasuhan orang tua.
Improving the Competence of Elementary School Teachers in Child-Friendly Sexual Education through a Statistics Based Workshops and Effective Practices Mukhti, Tessy Octavia; Yusra, Zulmi Yusra; Sari, Widia Kemala; Taslim, Fauziah
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/294

Abstract

Sexual violence against children is a serious issue requiring comprehensive prevention efforts. Data from the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection indicate an increase in cases from 2020 to 2024, highlighting the urgency of sexual education at the elementary school level. However, teachers in Gugus 2, Kecamatan VI Koto, Kabupaten Agam face limited access to updated training and resources on sensitive topics such as sexuality. This community service activity aimed to enhance teachers’ knowledge, attitudes, and readiness in delivering child-friendly sexual education. The program was implemented in five stages: socialization, observation with interviews, material provision, technology application, and evaluation. Results showed improved teacher understanding and skills in teaching sexual education through a phased approach introducing body privacy, recognizing dangers, and developing self-protection. The integration of digital media, such as Canva-based infographics and interactive coding, further supported learning effectiveness. Evaluation indicated increased teacher comprehension across all topics.
Hubungan Loneliness dengan Bedtime procrastination Pada Mahasiswa di Sumatera Barat Mardhiah, Siti; Taslim, Fauziah
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (Mei-Oktober 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan bedtime procrastination pada mahasiswa. Loneliness merupakan keadaan emosional subjektif yang muncul akibat ketidaksesuaian antara hubungan sosial yang diharapkan dengan yang dimiliki individu, sedangkan bedtime procrastination adalah perilaku menunda waktu tidur tanpa alasan eksternal yang jelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa di Sumatera Barat sebanyak 386 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala loneliness (12 aitem valid, α = 0,852) dan skala bedtime procrastination (7 aitem valid, α = 0,769) dengan model skala likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara loneliness dan bedtime procrastination dengan nilai koefisien korelasi sebesar ρ = 0,504 dan nilai signifikansi p < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat loneliness, maka semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk melakukan bedtime procrastination.
Hubungan Perceived Peer Social Support Dan Psychological Well-Being Pada Remaja Awal Dengan Situasi Fatherless Di SMP 3 Payakumbuh Azizah Rovila, Keno; Taslim, Fauziah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.305

Abstract

Early adolescents experiencing fatherless conditions are vulnerable to decreased psychological well-being due to the absence of a father figure. This study aimed to examine the relationship between perceived peer social support and psychological well-being among early adolescents with fatherless situations at SMP Negeri 3 Payakumbuh. A quantitative correlational approach was employed, involving 100 early adolescents aged 12–14 years selected through purposive sampling. The instruments used were the Perceived Social Support from Friend (PSS-Fr) scale and Ryff’s Psychological Well-Being (PWB) scale. Data were analyzed using Pearson Product Moment correlation with the assistance of SPSS. The results indicated a significant positive relationship with moderate strength between perceived peer social support and psychological well-being. Most subjects were in the moderate category for both variables. These findings suggest that higher perceived peer social support is associated with higher psychological well-being among fatherless adolescents