Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Determinants of Outpatient Waiting Time at Lawang Malang Hospital Widyawati, Ivana Kusuma; Wardani, Silvia Intan
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v7i2.12274

Abstract

Patient waiting time is the length of time it takes for patients to obtain health services from registration to entering the doctor's examination room. This study aims to identify the factors that affect the waiting time of outpatients at Lawang Malang Hospital. Using a quantitative design with a cross-sectional approach, the study involved 95 respondents from internal polyclinic patients who were selected through non-probability sampling techniques. Data were collected using questionnaires and analyzed by chi-square test and logistic regression analysis. The results showed that most patients experienced a waiting time of more than 60 minutes, exceeding the Minimum Service Standard (SPM). Of the variables studied, only residence had a significant relationship with waiting time (p-value = 0.0001, AOR = 1.93; 95% CI, 1.16-3.21). Other variables such as education, employment, visit days, and registration methods did not show a significant relationship. The conclusion of this study is that the majority of patients wait more than 60 minutes, and the place of residence has an effect on the waiting time. To remedy this situation, it is recommended that hospitals develop an online registration application that is integrated with doctors' schedules to reduce patient waiting times.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Kuta Utara Wardani, Silvia Intan; Yudhawati, Ni Luh Putu Suardini; Widyawati, Ivana Kusuma
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i1.12563

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas layanan kesehatan yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan berdasarkan dimensi tangible (bukti langsung), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (kepedulian) terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Kuta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 99 responden yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa kurang puas terhadap aspek tangible (69,2%) dan empathy (69,7%), sementara dimensi reliability (60,6%) dan assurance (56,6%) dianggap baik. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kepuasan pasien dengan dimensi responsiveness (p=0,024) dan empathy (p=0,034). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas layanan dalam dimensi yang berpengaruh langsung terhadap kepuasan pasien.
SKRINING AKTIFITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DIPANTI SOSIAL TRESNA WERDA WANA SRAYA DENPASAR BALI: SKRINING AKTIFITAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DIPANTI SOSIAL TRESNA WERDA WANA SRAYA DENPASAR BALI Wardani, Silvia Intan; Yudhawati, Ni LUh Putu Suardini; Dewi, Ni Luh Made Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.923

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada manuskrip ini adalah Lansia yang sehat harus diberdayakan agar dapat tetap sehat dan mandiri selama mungkin. Salah satu upaya untuk memberdayakan Lansia di masyarakat adalah melalui gaya hidup sehat, lansia dapat melakukan kegiatan yang dapat tetap aktif dan memotivasi hidup sehat serta memiliki komitmen hidup sehat.Penyuluhan dan melakukan pemeriksaan GDA ini dilakukan pada semua lansia yang tinggal di panti sosial Tresna Werda Wana Sraya Denpasar Bali sebanyak 50 orang. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pemeriksaan GDA, Observasi dengan observasi dan hasil GDA akan diobservasi ulang dan pengecekkan GDA ulang. dari proses dan hasil dari penyuluhan bahwa semua lansia memahami dan aktif serta berkomitmen untuk melakukan Germas ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan aktif dan produktif dalam kehidupan sehari-hari. Didalam tubuh manusia terdapat bahan bakar metabolik utama yaitu glukosa Glukosa dibawa ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah untuk menghasilkan energi ke semua sel di dalam tubuh dan akan disimpan di dalam hati dan otot sebagai cadangan energi yang menjadi sumber energi untuk melakukan aktivitas fisik , aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi resistensi insulin sehingga insulin dapat dipergunakan lebih baik oleh sel-sel tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik dapat menurunkan glukosa darah secara signifikan dan mengurangi risiko resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan aktivitas fisik terhadap Kata Kunci: Aktivitas fisik, Kadar glukosa darah.
Pendidikan Kesehatan Cara Mengatasi Cemas Pada Lansia Dengan Hipertensi: Pendidikan Kesehatan Cara Mengatasi Cemas Pada Lansia Dengan Hipertensi Yudhawati, Ni LUh Putu Suardini; Wardani, Silvia Intan; Krisnayani, Ni Made Wina; Putra, I Kadek Agus Dwija
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.928

Abstract

ABSTRAK Pandemi covid -19 dikhawatirkan akan berdampak pada psikologis pada masyarakat maupun seseorang dalam hal ini ibu ibu PKK ,masalah baru pun muncul dari cemas sampai dengan stress akibat tertekan,permasalahan yang sering terjadi pada masa pandemic covid-19 adalah munculnya rasa cemas akibat PPKM yang berkepanjangan sehingga membatasi gerak dan aktivitas masyarakat atau ibu ibu PKK terutama yang sedang mempunyai penyakit hipertensi akibat terbatasnya akses keluar rumah ataupun kesarana Kesehatan.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah sebagai media dalam menambah wawasan ataupun pengetahuan masyarakat,sharing informasi tentang Pendidikan Kesehatan Cara Mengatasi Cemas Pada Ibu Ibu Pkk Dengan Hipertensi Di Desa Tibu Beneng Kuta Utara,sehingga dampak buruk akibat cemas dan penyakit hipertensi dapat di atasi.Metode yang digunakan adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan Cara Mengatasi Cemas pada ibu ibu PKK dengan tehnik relaksasi nafas dalam. Pencapaian target dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat diukur dengan hasil mencapai 90% pengetahuan meningkat. Kesimpulan bahwa dengan memberikan pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu ibu PKK tentang masalah kecemasan. Disarankan kepada ibu ibu PKK agar lebih aktif menggali informasi terkait penyakit hipertensi atau cara mengatasi cemas. Kata kunci : Ibu – ibu PKK, Kecemasan, Hipertensi, Pendidikan Kesehatan
Pengaruh Efektivitas Sistem Pendaftaran Online Pasien Rawat Jalan terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Dewi, Ayunda Putri; Wardani, Silvia Intan; Suprima Dewi, Putu Ratna
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2025.8(2).139-156

Abstract

Pelayanan administratif memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan karena berpengaruh langsung terhadap pengalaman dan kepuasan pasien. Rumah Sakit Tk.II Udayana telah menerapkan sistem pendaftaran online untuk layanan rawat jalan dengan tujuan mempermudah proses administrasi dan mempercepat waktu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sistem pendaftaran online serta pengaruhnya terhadap kepuasan pasien rawat jalan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang menilai beberapa aspek efektivitas sistem, meliputi reliabilitas, fleksibilitas, integrasi, aksesibilitas, dan kecepatan tanggapan, serta indikator kepuasan pasien menggunakan dimensi EUCS yaitu konten, ketepatan, tampilan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Analisis data mencakup uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem pendaftaran online berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 80%, demikian pula tingkat kepuasan pasien yang mencapai nilai sama. Analisis univariat menggambarkan bahwa responden didominasi kelompok usia ≥30 tahun (77%), laki-laki (53%), berpendidikan tinggi (S1–S2 sebesar 52%), serta mayoritas bekerja sebagai pegawai swasta (28%) dan wiraswasta (22%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara durasi pelayanan dan kepuasan pasien (p=0,000), di mana pelayanan cepat (≤10 menit) menghasilkan tingkat kepuasan lebih tinggi. Rata-rata kepuasan EUCS mencapai 82,6%, dengan ketepatan waktu sebagai aspek tertinggi. Uji chi square menunjukkan pengaruh positif signifikan dengan kontribusi 93,2% terhadap kepuasan pasien. Dengan demikian, sistem pendaftaran online terbukti efektif dan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rawat jalan.
Identifikasi Durasi Screen Time dan Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Screen Time Berlebihan pada Anak Sekolah Dasar di SD Kartika VII-2 Denpasar Dewi, Triyana Puspa; Wardani, Silvia Intan; Yudhawati, NLP Suardini; Serinadi, Desak Made; Herliawati, Putu Arik
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.818

Abstract

Penggunaan alat teknologi bagi anak sekolah dasar untuk dapat mengakses berbagai informasi saat ini sudah mengalami banyak perkembangan. Selain untuk menjadi media pembelajaran, screen time dilakukan dengan tujuan lain seperti permainan. Hal ini perlu dicermati mengingat dampak merugikan apabila anak tidak dapat melakukan pembatasan dengan bijak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi screentime dan tingkat pengetahuan anak sekolah dasar tentang bahaya screen time berlebihan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 66 orang anak sekolah dasar kelas 6 di SD Kartika VII-2. Karakteristik responden menunjukkan sebesar 59.1% responden berjenis kelamin laki-laki dan sebesar 40.9% responden berjenis kelamin perempuan. Rata-rata durasi screen time sebesar 3.3939 yang termasuk dalam kategori berlebihan ( 2 jam per hari) dengan persentase 86.4%. Pengetahuan tentang bahaya screen time berlebihan dalam kategori cukup yaitu dengan persentase 47.0%. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan intervensi lanjutan untuk mengurangi screen time pada anak sekolah dasar dan meningkatkan pemahaman tentang bahaya screen time berlebihan.