Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PROSES KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 Nur , Makmur Jaya; Suriyati, Suriyati; Suriati, Suriati; Nurqadriani, Nurqadriani; Asriadi, Asriadi; Ismawati, Ismawati
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3623

Abstract

The Society 5.0 era presents new challenges and opportunities in the world of education, especially in the aspect of educational communication. Digital technology is the main instrument in supporting a more effective, interactive, and inclusive learning process. This study aims to analyze the use of digital technology in educational communication, both in online learning, interactions between educators and students, and management of academic information. The research method used is literature study and descriptive analysis of various implementations of technology in the world of education. The results of the study show that digital technology, such as Learning Management System (LMS), social media, and AI-based communication applications, can increase student engagement, expand access to education, and accelerate the distribution of academic information. However, challenges such as the digital divide, technological literacy, and ethics in the use of technology are still issues that need attention. Therefore, synergy between educational policies, technology development, and user readiness is needed to maximize the benefits of digital technology in educational communication in the Society 5.0 era
TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN MADRASAH: PENDAMPINGAN PKKM SEBAGAI INSTRUMEN EVALUASI Nurqadriani, Nurqadriani; Suriyati, Suriyati; Dahlan, Muh. Nur Fithri; Wahyu, Wahyu
PENA DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/penadimas.v3i2.27457

Abstract

This community service activity was motivated by the low level of understanding and skills among headmasters, teachers, and staff in implementing the Headmaster Performance Assessment (PKKM) at Madrasah Aliyah Bulukunyi. The aim of this activity was to improve the capacity and readiness of partners in understanding and applying PKKM effectively. The implementation method used the Participatory Action Research (PAR) approach with four stages: socialization, education, training, and evaluation. The training was conducted through workshops and both individual and group mentoring over two months. Evaluation was carried out using pre-tests and post-tests, observations, and interviews. The results showed an increase in participants’ understanding from 40% to 85%, and engagement from 50% to 90%. In addition, 90% of participants reported improved skills in preparing PKKM documents and felt more confident in implementation. The main obstacles faced were limited time, varying levels of initial understanding among participants, and a lack of supporting facilities. Nevertheless, the activity successfully raised collective awareness of the importance of PKKM and had a positive impact on improving school management. It is recommended that this program be continued periodically with enhanced learning tools and the involvement of school supervisors.
KAPITALISME PENDIDIKAN : Melawan Kapitalisasi dalam Dunia Pendidikan nurqadriani, nurqadriani
Dahzain Nur Vol 12 No 1 (2022): Dahzain Nur
Publisher : STAI YAPIS Takalar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan kualitas hidup manusia. Dari pendidikanlah segala aspek kehidupan berasal. Oleh karena itu, semakin baik pendidikan suatu negara, maka semakin baik pula kemajuan negara tersebut. Namun, Kapitalisme dalam pendidikan tidak membicarakan mengenai tujuan utama pendidikan akan tetapi lebih mengutamakan keuntungan dan materil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui defenisi kapitalisme pendidikan, fenomena kapitalisme pendidikan di Indonesia, faktor potensial kapitalisme pendidikan, dampak kapitalisme dalam pendidikan, dan solusi melawan kapitalisme pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis. Hasil penelitian yang didapatkan adalah: (1) kapitalisme pendidikan adalah proses pendidikan yang berdasarkan prinsip kapitalisme dimana pemodal akan memanfaatkan pendidikan untuk memperoleh keuntungan dalam berbagai kesempatan, (2) fenomena kapitalisme pendidikan di Indonesia berupa adanya RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), privatisasi lembaga pendidikan, komersialisasi penyelenggaraan pendidikan, dan bimbingan belajar tambahan, (3) faktor yang berpotensi menjadi penyebab timbulnya kapitalisasi pendidikan adalah faktor teknis tersebut diantaranya kualitas guru, rendahnya sarana fisik, mahalnya biaya pendidikan, rendahnya prestasi siswa, rendahnya kesejahteraan guru, rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan, (4) Kapitalisme pendidikan dapat menyebabkan hilangnya peran negara dalam pendidikan, stratifikasi masyarakat berdasarkan status sosial, terjeratnya Indonesai pada sistem kapitalisme global, akses pendidikan hanya untuk golongan elit, pendidikan hanya bisa dinikmati oleh kalangan menengah ke atas, KKN semakin tidak terelakkan, dan kapitalisme pendidikan tidak sejalan dengan traisi manusia, dan (5) Solusi yang dapat dilakukan untuk melawan kapitalisme pendidikan adalah Meningkatkan rekognisi kinerja pendidikan, mengoptimalkan apresiasi profesionalitas pendidik, mendorong pemenuhan anggaran pendidikan, dan memakmurkan paradigma pendidikan “kolaboratif” dan “berkeadilan sosial”.
Penerapan Metode Diskusi Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran Fikih Nurqadriani, Nurqadriani; Dahlan, Muh. Nur Fithri; Nureni, Nureni
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 3 (2025): June
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i3.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi fikih di Madrasah Aliyah Bulukunyi melalui penerapan metode diskusi interaktif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa akibat metode pembelajaran satu arah yang kurang melibatkan partisipasi aktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes pemahaman, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif; analisis kualitatif bertujuan untuk menilai interaksi dan partisipasi siswa selama diskusi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan membandingkan hasil tes pemahaman siswa sebelum dan setelah penerapan metode. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai tes meningkat dari 65 (pra-tindakan) menjadi 82 (pasca-tindakan). Observasi mengungkapkan peningkatan partisipasi siswa dari 60% menjadi 85%, sementara wawancara menunjukkan bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan nyaman dalam berdiskusi. Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa metode diskusi interaktif efektif meningkatkan pemahaman siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif. Kendala seperti keterbatasan waktu dan partisipasi yang belum merata dapat diatasi dengan perbaikan manajemen pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode diskusi interaktif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran fikih.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Moderasi Beragama di Kalangan Peserta Didik SMA pada Era Post-Truth Nurqadriani, Nurqadriani; Dahlan, Muh. Nur Fithri; Kadir, Siti Nurbaya
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan moderasi beragama di kalangan siswa SMA di kabupaten Takalar, terutama di era post-truth yang dipenuhi informasi bias dan ekstrem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan, wawancara dan dokumentasi di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, serta penguatan karakter melalui kolaborasi sekolah dan keluarga, dapat membentuk sikap toleran dan terbuka pada siswa terhadap perbedaan. Selain itu, literasi digital juga memainkan peran penting dalam membantu peserta didik memilah informasi dan menghindari pengaruh narasi ekstrem yang tersebar luas di media sosial. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan holistik dalam pembelajaran PAI tidak hanya mendukung pemahaman agama yang moderat tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter peserta didik yang bijaksana dalam menghadapi berbagai isu sosial dan keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teori pendidikan agama Islam di era digital dan memperluas pemahaman tentang peras literasi digital dalam pendidikan agama Islam.
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP IDENTITAS KEAGAMAAN MUSLIM.PERSPEKTIF SOSIAL DAN BUDAYA DI DESA PA’BATANGANG Nurqadriani, Nurqadriani
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 4 (2025): Desember
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i4.2611

Abstract

This study examines the impact of globalization on Muslim religious identity from social and cultural perspectives. Globalization, characterized by the rapid cross-border exchange of culture, information, and values, presents both opportunities and challenges for Muslims in interpreting, expressing, and maintaining their religious identity. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, literature review, and in-depth interviews with religious leaders, academics, and Muslim communities. The findings reveal two contrasting sides: on the one hand, globalization broadens religious horizons and strengthens transnational solidarity through digital media, while on the other, it fosters value shifts, consumerist lifestyles, and identity crises, particularly among Muslim youth. These results highlight the need for the revitalization of religious education and the contextualization of Islamic values to remain relevant in contemporary times. The study recommends an integrative approach that combines local wisdom with global perspectives to strengthen and sustain a resilient and adaptive Muslim religious identity in the era of globalization.
METODE GURU MATA PELAJARAN RUMPUN PAI DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING SISWA Fathurrahman Wahid Pahlawi; Nurqadriani, Nurqadriani; Muhammad Nurhalim Hamzah L; Abd. Wahid hasan, Abd. Wahid hasan; Ismail , Ismail
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena bullying di lingkungan sekolah yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode guru mata pelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying siswa di MTs Muhammadiyah Poso Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru rumpun PAI, kepala madrasah, wali kelas, dan siswa. Data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan bullying dilakukan melalui pendekatan personal kepada siswa, pembinaan dari hati ke hati, pemberian nasihat, pelibatan orang tua, serta penggunaan metode pembelajaran edukatif seperti diskusi berbasis video untuk menanamkan nilai moral dan kesadaran sosial siswa. Metode tersebut menunjukkan bahwa guru PAI berperan tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing karakter dan pembentuk perilaku sosial siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode guru rumpun PAI yang menekankan keteladanan, pembinaan karakter religius, dan komunikasi interpersonal efektif dalam mencegah perilaku bullying di lingkungan madrasah
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN ULUMUL HADIS PADA MAHASISWA Fitriyah, Fitriyah; Nurqadriani, Nurqadriani; Fathurrahman Wahid Pahlawi; Abd. Wahid Hasan; Muhammad Nurhalim Hamzah L
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ulumul Hadis memiliki posisi strategis dalam membentuk kemampuan analisis keislaman mahasiswa, namun dalam praktiknya mata kuliah ini sering dianggap sulit dan kurang aplikatif. Kondisi tersebut berpotensi menghambat penguasaan mahasiswa terhadap metodologi kajian hadis yang menjadi fondasi keilmuan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran Ulumul Hadis pada mahasiswa serta merumuskan solusi yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Ulumul Hadis pada salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan mahasiswa yang aktif mengikuti perkuliahan, sehingga diperoleh sejumlah informan mahasiswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran Ulumul Hadis meliputi kesulitan memahami istilah dan konsep, dominasi metode ceramah, keterbatasan sumber belajar berbahasa Indonesia, lemahnya kemampuan bahasa Arab mahasiswa, rendahnya motivasi belajar, serta sistem evaluasi yang masih berorientasi hafalan. Solusi yang diusulkan mencakup penguatan bahasa Arab akademik, inovasi metode pembelajaran berbasis praktik, pengembangan sumber belajar kontekstual, integrasi teknologi, serta evaluasi berbasis analisis hadis. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran Ulumul Hadis yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi analitis mahasiswa di perguruan tinggi Islam
STRATEGI GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN BAHASA INDONESIA PADA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN RUMPUN PAI Abd. Wahid Hasan; Makmur , Makmur; Muhammad Nurhalim Hamzah L; Ismail, Ismail; Nurqadriani, Nurqadriani
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi pembelajaran Bahasa Indonesia dengan rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kompetensi literasi dan karakter religius peserta didik di Madrasah Aliyah Alkhairaat dan Al-Ikhlas Poso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh informan yang terdiri atas guru Bahasa Indonesia, SKI, Al-Qur’an Hadis, Fikih, dan Akidah Akhlak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dilaksanakan secara kontekstual dan kolaboratif melalui analisis tokoh Islam, penulisan refleksi ayat Al-Qur’an, penyusunan argumentasi berbasis dalil, serta penugasan literasi kreatif bernuansa religius. Strategi ini didukung oleh perencanaan pembelajaran terpadu, diskusi reflektif, serta evaluasi autentik yang menghubungkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Temuan penelitian menegaskan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi menjadi media internalisasi nilai-nilai Islam apabila dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Integrasi ini tidak hanya meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter religius dalam konteks budaya sekolah Islam yang adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.