Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

UPAYA PENGENDALIAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN 3M Setiani, Fibrinika Tuta; Apriyani, Widie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v3i2.7854

Abstract

Semakin meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia memiliki dampak kesehatan yang cukup besar bagi masyarakat. Pertumbuhan virus COVID-19 menempel pada tangan setiap harinya melalui kontak fisik dengan lingkungan, dan diantaranya dapat menyebabkan atau menimbulkan berbagai penyakit. Untuk itu mikroorganisme ini perlu dimusnahkan atau dicegah penyebarannya, salah satu cara yang paling mudah dan tepat adalah dengan 3 M yaitu  mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir, memakai masker dan menjaga jarak.Tujuan jangka panjang dari program PKM ini adalah siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan disiplin menggunakan masker, menjaga jarak hindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir (3M) untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19. Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara penyuluhan berupa ceramah dan tanya jawab, pelatihan serta simulasi dan praktek tentang cara penggunaan masker yang benar dan cara mencuci tangan yang benar. Berdasarkan wawancara, tanya jawab dan pengalaman langsung selama kegiatan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan hasil yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) meningkatkan keterampilan masyarakat dalam melakukan cuci tangan. Kesimpulan pengabdian ini tentang upaya pengendalian penyebaran COVID-19 dengan 3M telah terlaksana dengan baik dan lancar. Pengetahuan dan motivasi masyarakat dalam melakukan 3M meningkat.
Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara di Komunitas Setiani, Fibrinika Tuta; Setyowati, Eko; Mustajab, Abdullah Azam
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v13i2.2602

Abstract

Breast cancer is one of the most common cancers that affects society, especially women. Cancer can grow in the lobes or glands that produce milk or in the ducts that carry milk from the lobes to the nipple. Breast cancer is the second leading cause of mortality in women. The aim is to describe awareness of early detection or screening of breast cancer in the community. Quantitative research method using observational analytics on secondary data on breast cancer screening at the Sukoharjo Health Center 01 Wonosobo from June to December 2022. The target achievement results carried out by the examination were still low at 24 (27.27%) people out of a total of 3% PKP of 88 people, which was determined by the Wonosobo District Health Service. Examination results showed that 20.83% of women had lumps in their breasts. The conclusion is that public awareness to carry out SADANIS examinations is still low. Future research can innovate to increase public awareness in early detection of breast cancer.
STUDI KASUS: ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.H UMUR 21 TAHUN DI PUSKESMAS WATUMALANG WONOSOBO Fitria, Khululu Ngainil; Resmi, Dewi Candra; Alfiah, Nur; Setiani, Fibrinika Tuta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan: Mei 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Providing comprehensive midwifery care according to midwifery service standards with SOAP documentation. Methodology: The method in taking this case is with a descriptive approach and midwifery management in Continuity of Care on Mrs. H aged 21 years at the Watumalang Wonosobo Health Center from March 9, 2024 to May 3, 2024. Results: The method in taking this case is with a descriptive approach and midwifery management in Continuity of Care on Mrs. H aged 21 years at the Watumalang Wonosobo Health Center from March 9, 2024 to May 3, 2024. Conclusion: Based on the assessment of comprehensive midwifery care, complications were found in pregnancy, namely placenta previa. Midwifery care for pregnant women with placenta previa carried out on Mrs. H aged 21 years has received treatment and management in accordance with midwifery care standards.
Edukasi dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita purnamasari, ika; Romdiyah, Romdiyah; Setiani, Fibrinika Tuta; Nugraheni, Nazila
Jurnal of Community Health Development Vol 6 No 2 (2025): Journal Of Community Health Development Terbitan Bulan Juli 2025
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2025.6.2.16802

Abstract

Permasalahan tumbuh kembang balita menjadi salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Edukasi pada ibu balita sangat diperlukan untuk memastikan kemampuan ibu dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan balita yang optimal. Deteksi dini gangguan tumbuh kembang balita sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya keterlambatan yang berdampak pada aspek kognitif, sosial, dan motorik anak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita serta melakukan deteksi dini perkembangan balita menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Kegiatan dilaksanakan di Desa Slukatan wilayah kerja Puskesmas Mojotengah Kabupaten Wonosobo dengan metode edukasi melalui penyuluhan interaktif, media LCD, dan simulasi pengisian KPSP. Materi edukasi yang diberikan meliputi definisi pertumbuhan dan perkembangan balita, faktor-faktor yang mempengaruhi, tahapan tumbuh kembang sesuai usia, deteksi dini dan cara perawatan balita sesuai dengan usianya serta bagaimana cara melakukan deteksi dini mandiri menggunakan buku KIA. Ibu juga dilatih secara langsung untuk mengisi dan menilai KPSP sesuai usia anaknya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak dan deteksi dini menggunakan KPSP dengan peningkatan nilai pre-test dan post-test sebesar 7,1 dari rata-rata nilai 75,6 menjadi 83,5. Selain itu, dari hasil deteksi dini yang dilakukan terhadap 54 balita, ditemukan sebanyak 43 balita (79,6%) perkembangan sesuai dengan usia, 10 balita (18,5%) mengalami perkembangan meragukan dan 1 balita (1,9%) mengalami penyimpangan perkembangan. Edukasi dan pelibatan aktif ibu dalam pemantauan tumbuh kembang terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam deteksi dini gangguan tumbuh kembang pada balita. Kata kunci: balita, deteksi dini perkembangan, edukasi ibu, KPSP, tumbuh kembang.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 24 TAHUN DI PUSKESMAS GARUNG KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO Prihatini, Eti; Setiani, Fibrinika Tuta; Indriani, Farihah; Susanawati, Heni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.165

Abstract

Kehamilan dengan resiko sangat berpengaruh terhadap proses persalinan hingga penentuan alat kontrasepsi sehingga dapat menyebabkan peningkatan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Anemia adalah salah satu resiko tinggi yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Tahun 2020 di Kabupaten Wonosobo terdapat AKI sebanyak 15 kasus per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebanyak 112 kasus per 1.000 kelahiran hidup. Data yang ada menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi dengan cara melakukan asuhan kebidanan secara Continuity of Care. Tujuan penelitian ini mampu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif sesuai Standar Pelayanan Kebidanan pada hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus, nifas sampai keluarga berencana dengan menggunakan manajemen kebidanan Continuity of Care dan didokumentasikan dalam bentuk Subyektif Obyektif Assesment Planning. Jenis penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan Continuity of Care. Subjek penelitian dalam kasus ini adalah Ny M Umur 24 Tahun di Puskesmas Garung, pada tanggal 18 Juni sampai 23 Juli 2021. Hasil penelitian ini pada kehamilan terdapat resiko tinggi dengan anemia ringan, pada persalinan tidak ditemukan komplikasi, bayi lahir spontan, tidak terdapat kelainan pada BBL hingga neonatus, masa nifas normal dan Ny M menggunakan alat kontrasepsi Implant. Kesimpulan penelitian ini adalah asuhan kebidanan komprehensif ditemukan kehamilan resiko tinggi dengan anemia ringan, namun tidak ada komplikasi pada persalinan, BBL, neonatus, nifas dan KB.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA TAKHASUS KALIBEBER Romdiyah, Romdiyah; Indriani, Farihah; Setiani, Fibrinika Tuta; Resmi, Dewi Candra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.253

Abstract

Kanker termasuk salah satu penyakit tidak menular yang dapat mematikan manusia di seluruh dunia. Kanker payudara salah satunya yang saat ini masih menjadi penyumbang besar dan paling ditakuti oleh perempuan. pada tahun 2020 kanker payudara menjadi kasus tertinggi di dunia dengan angka kejadian 2.261.429 kasus baru. Kanker payudara berada diurutan pertama penyebab kematian di dunia, dengan angka kematian 684.996 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap tentang sadari dengan praktik sadari. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dan dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri kelas XII sejumlah 58. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 58. Analisa bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebesar 34 repsonden (59%). Hasil uji chi square diperoleh nilai signifikan sebesar 0,021 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri. Responden memiliki sikap negatif dan sebesar 35 responden (60%). Hasil uji chi square diperoleh nilai 0,033 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap perilaku sadari dan terdapat hubungan antara sikap dan perilaku SADARI.
Skrining Faktor Risiko dan Konseling Penyakit Tidak Menular Mustajab, Abdullah Azam; Setiani, Fibrinika Tuta; Purnamasari, Ika; Raharyani, Anisa Ell; Astuti, Banar; Khotimah, Triani Husnul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16429

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) menjadi isu dunia termasuk di Indonesia. Pergeseran penyakit yang awalnya didominasi penyakit menular sekarang didominasi penyakit tidak menular. PTM jika tidak ditangani segera dan tepat bisa mengakibatkan komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Kegiatan melakukan skrining faktor risiko dan pemberian konseling terkait dengan penyakit tidak menular pada Pegawai UNSIQ Wonosobo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan skrining faktor risiko PTM, pengukuran antropometri (pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar perut), pemeriksaan kesehatan (pengecekan gula darah, kolesterol dan asam urat) dan diberikan konseling penyakit tidak menular. Pegawai antusias mengikuti kegiatan skrining faktor risiko dan pemberian konseling terkait dengan penyakit tidak menular. Pegawai yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 128 orang, setelah dilakukan skrining PTM dan pemeriksaan kesehatan, pegawai aktif melakukan tanya jawab pada saat sesi konseling penyakit tidak menular. Semakin dini terdeteksi terkait dengan penyakit tidak menular maka akan semakin cepat pula diberikan penanganan sehingga kesehatan bisa terpantau dan terjaga. Kata Kunci: Deteksi Dini, Konseling, Faktor Risiko, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) have become a global issue, including in Indonesia. The shift in disease that was initially dominated by infectious diseases is now dominated by non-communicable diseases. NCDs if not treated immediately and appropriately can cause complications such as heart disease, kidney failure and stroke. The activity is to conduct risk factor screening and provide counseling related to non-communicable diseases for UNSIQ Wonosobo Employees. Method: this community service activity is carried out by conducting NCD risk factor screening, anthropometric measurements (measurement of weight, height and waist circumference), health checks (checking blood sugar, cholesterol and uric acid) and providing counseling for non-communicable diseases. Employees enthusiastically participated in risk factor screening activities and provided counseling related to non-communicable diseases. Employees who participated in this community service activity were 128 people, after NCD screening and health checks, employees actively asked questions during the non-communicable disease counseling session. The earlier it is detected related to non-communicable diseases, the faster the treatment will be provided so that health can be monitored and maintained.  Keywords: Counseling, Early Detection, Non-Communicable Disease, Risk Factors
PENGARUH TERAPI NON FARMAKOLOGI DALAM MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI ERA PANDEMI COVID 19 : LITERATUR REVIEW Setiani, Fibrinika Tuta; Resmi, Dewi Candra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v10i2.1524

Abstract

Objective: To determine the effect of non-pharmacological therapy in reducing anxiety inpregnant women in the era of COVID-19 pandemic. Method: The method used in this Literature review is to search for publication resultsbetween 2019-2020 through MIDLINE, ProQuest, Google Scoolar, and PubMed searches. The search results obtained using the Boolean method in the form of full text and pdf, thenreviewed using the CASP (Critical Appraisal Skill Program), extracted then discussed andconcluded. Results: The results of literature reviews from four related journals that met the criteria of theresearchers showed that social support, Murottal Al-Qur'an therapy, yoga for pregnantwomen and motivational interviewing had an effect on reducing anxiety in pregnant women. Conclusion: Non-pharmacological therapy in the management of anxiety for pregnantcy inthe era of COVID-19 pandemic can be carried out with social support, Murottal Al-Qurantherapy, yoga for pregnant women and motivational interviewing
LITERATUR REVIEW: PENERAPAN TERAPI NON FARMAKOLOGIS TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA Resmi, Dewi Candra; Setiani, Fibrinika Tuta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v10i2.1526

Abstract

Background: Adolescence is a transition period from childhood to adulthood, usually occurs atthe age of 10 to 18 years. The problem that commonly occurs at this age is anemia, this can becaused in adolescence very much need iron to grow and develop besides that bleeding duringmenstruation is one of the factors causing it. Purpose: This study aims to examine theeffectiveness of the application of non-pharmacological therapies in the form of fruit andvegetables that are processed to increase hemoglobin levels in anemia cases experienced byadolescent girls. Methods: Literature review was conducted by collecting published research. The search wasperformed using the keywords Non pharmacological therapy, increased hemoglobin levels, adolescents, anemiaResults: The results of 5 journals with the same criteria as this study indicate that non- pharmacological therapy in the form of drinks or foods from fruits and vegetables has the benefitof increasing HB levels in cases of anemia experienced by adolescent girls. Conclusion: This non-pharmacological therapy in the form of fruit and vegetable drinks is veryeffective in increasing HB levels in cases of anemia experienced by adolescent girls. This stepwill be effective if consumed in a row for 7 to 10 days
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 22 TAHUN DI PUSKESMAS GARUNG KABUPATEN WONOSOBO Lusiana, Lusiana; Romdiyah, Romdiyah; Setiani, Fibrinika Tuta; Handayani, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v13i2.5874

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) didunia yaitu 303 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) didunia sebesar 41 per 1000 kelahiran hidup (WHO, 2019). Upaya pemerintah dalam menurunkan AKI dan AKB dengan CoC yaitu memberikan asukan kebidanan secara berkesinambungan dengan metode SOAP. Tujuannya yaitu memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif yang dilakukan secara Continuity of Care. Sampel pada penelitian adalah Ny. M umur 22 tahun yang akan dikaji dari kehamilan, persalinan, BBL, nifas dan KB. Pelaksanaan pengambilan kasus dari tanggal 06 Maret 2023 sampai tanggal 11 Mei 2023. Hasil penelitian pada kehamilan dilakukan pemeriksaan 3 kali, ditemukan bahwa Ny. M mengalami ketidaknyamanan pada ibu hamil yaitu Haemoroid. Asuhan bersalin, BBL, nifas dan KB tidak ada masalah. Kesimpulan pada pengkajian ini yaitu asuhan kebidana sudah sesuai dengan teori dan tidak ada kesenjangan. Saran meningkatan deteksi dini dan pencegahan komplikasi.