Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Citizen Research and Development

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Desa Banding Agung Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 Viorenza, Tamara; Jayadi, Ajib; Astuti, Dewi Woro
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3873

Abstract

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya anemia antara lain: Pola menstruasi, penyakit infeksi, faktor istirahat, pengetahuan yang kurang tentang anemia dan status ekonomi orang tua. Selain itu, kurangnya kandungan zat besi dari makanan yang dikonsumsi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan hemoglobin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri di Desa Banding Agung Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis metode cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri di Desa Banding Agung yang mengalami anemia. Remaja putri di Desa Banding Agung berjumlah 42 responden. Dalam menentukan besar sampel, peneliti menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,008, 0,016 dan 0,011 atau p-value nilai α (0,05) yang artinya terdapat hubungan pengetahuan, pola menstruasi dan pola istirahat dengan kejadian anemia pada remaja putri Di Desa Banding Agung Kabupaten Pesawaran Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman dan acuan Kesehatan bagi siswa serta lingkungannya di masyarakat dalam peningkatan hemoglobin pada remaja putri anemia di Kabupaten Pesawaran.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Jenis Makan dan Frekuensi Makan Dengan Kejadian Asam Urat pada Lansia di Desa Pugung Penengahan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2024 Rostika, Rostika; Nurhartanto, Adhi; Astuti, Dewi Woro
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3888

Abstract

Kurangnya pengetahuan berdampak terhadap berbagai upaya yang dilakukan untuk mencegah penyakit asam urat, pencegahan dapat di lakukan dengan menjauhi makanan dan minuman yang dapat memicu penyakit asam urat, menurunkan berat badan, dan cukup minum air putih. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahui hubungan tingkat pengetahuan dan pola makan dengan kejadian asam urat pada lansia di Desa Pugung Penengahan, Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik obeservasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 130 orang pralansia dan lansia di Posyandu Lansia Ija Do Puakhi Desa Pugung Penengahan, Kecamaatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Jadi, jumlah populasi sampel yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah 98 orang. Dalam penelitian sampel diambil menggunakan teknik purpossive sampling dengan cara simple random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,027, 0,023 dan 0,010 atau p-value nilai α (0,05) yang artinya terdapat hubungan tingkat pengetahuan, jenis makan dan frekuensi makandengan kejadian asam urat pada lansia Di Desa Pugung Penengahan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian diatas, diharapkan responden dapat lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, melakukan olah raga, menjaga pola makan yang sehat serta rutin dalam mengikuti edukasi kesehatan di setiap pelayanan kesehatan.
Pengaruh Pemberian Omlet Daun Katuk Terhadap Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Bukit Kemuning Sephia, Sephia; Astuti, Dewi Woro; Hervidea, Radella
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3955

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a nutritional problem in pregnant women which is currently a nutritional problem in the world. The World Health Organization (WHO) explains that the prevalence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in general in pregnancy is 35% to 75% (Abadi Putri, 2020). Lampung Province, KEK pregnant women is 13.62%, while in North Lampung Regency it is 9.92% (Riskesdas, 2018). The aim of this research is to find out whether there is an effect of giving katuk leaf omlet on the incidence of chronic energy deficiency (CED) in pregnant women at the Bukit Kemuning Community Health Center. This type of research uses a quasi-experimental method (quassy experiment) with a one group pretest-posttest design. The population of this study was all pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED), namely 16 pregnant women. The sampling technique uses the total sampling method. Data were collected using observation sheets and body weight measurements using digital scales and LILA measurements using LILA tape. The statistical tests used were the paired test to the T-Test and the Wilcoxcon Test. The results of the study. Giving katuk leaf omlet affected the weight of KEK pregnant women at the Bukit Kemuning Community Health Center (p-value = 0.000) and giving katuk leaf omelette had an effect on the LILA of KEK pregnant women in Bukit Kemuning Community Health Center (p-value = 0.027). Giving katuk leaf omelette for 30 days had an effect on the incidence of KEK at the Bukit Kemuning Community Health Center.  In this research, it is hoped that health workers can provide mothers with the ability to consume nutritious food, and can introduce other local PMT which are consumed by pregnant women. Pregnant women with CED must consume food according to their needs to meet their nutritional intake.
Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Dengan Status Gizi dan Tumbuh Kembang Balita Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024 Saputra, Hendri; Astuti, Dewi Woro; Nurhartanto, Adhi
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4047

Abstract

Pemberian MP-ASI sangat mempengaruhi status gizi pada bayi. Pemberian MP-ASI meliputi cara pemberian menu seimbang untuk bayi khususnya usia 6-12 bulan, jika perilaku ibu dalam pemberian MP ASI, baik dari segi ketepatan waktu, jenis makanan, maupun jumlah makanan sangat baik, maka gizi pada bayi akan terpenuhi dengan maksimal. Tujuan dalam penelitian diketahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan status gizi dan tumbuh kembang balita usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki balita usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang terhitung sejak bulan Januari-Mei 2024 yang berjumlah 212 orang, Sehingga didapatkan sampel sejumlah 69 responden. Untuk menghindari terjadinya droup out, maka peneliti menambahkan 10% dari jumlah populasi, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,003 dan 0,002 atau p-value nilai α (0,05) yang artinya terdapat Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dengan Status Gizi Balita Dan Tumbuh Kembang Usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu informasi kesehatan tentang pentingnya pemberian MP-ASI, sehingga para orang tua dapat memberikan MP-ASI dengan baik dan benar, sehingga status gizi anak balita dan tumbuh kembang anak balita menjadi baik juga, disarankan para orang tua selalu aktif dalam mengikuti pendidikan kesehatan agar lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya menjga status gizi pada anak balita
Hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit Dengan Status Gizi pada Lansia di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 Riski, Dwi; Saleh, Asep Jalaludin; Astuti, Dewi Woro
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4138

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 jumlah lansia berdasarkan jenis kelaminnya, 52,28% lansia merupakan perempuan, yang lebih tinggi dibandingkan lansia laki-laki yang sebesar 47,72%. Upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis sesuai dengan martabat kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan   untuk mengetahui hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit dengan status gizi pada lansia di Desa Kurungan Nyawa, Gedong Tataan Pesawaran Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik non random sampling yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang terdaftar dalam posbindu lansia UPT Puskesmas Bernung di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Pesawaran dengan jumlah sampel sebesar 90 sampel. Uji statististik yang digunakan dalam penelitian ini ada chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang antara jenis kelamin dengan status gizi (p-value 0.042), terdapat hubungan antara kebiasaan olah raga dengan status gizi (p-value 0.014) dan terdapat hubungan antara riwayat sakit dengan status gizi (p-value 0.020). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, kebiasaan olah raga dan riwayat sakit dengan status gizi lansia.
Hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit Dengan Status Gizi pada Lansia di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 Riski, Dwi; Saleh, Asep Jalaludin; Astuti, Dewi Woro
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4138

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 jumlah lansia berdasarkan jenis kelaminnya, 52,28% lansia merupakan perempuan, yang lebih tinggi dibandingkan lansia laki-laki yang sebesar 47,72%. Upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis sesuai dengan martabat kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan   untuk mengetahui hubungan Jenis Kelamin, Kebiasaan Olah Raga dan Riwayat Sakit dengan status gizi pada lansia di Desa Kurungan Nyawa, Gedong Tataan Pesawaran Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik non random sampling yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang terdaftar dalam posbindu lansia UPT Puskesmas Bernung di Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Pesawaran dengan jumlah sampel sebesar 90 sampel. Uji statististik yang digunakan dalam penelitian ini ada chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang antara jenis kelamin dengan status gizi (p-value 0.042), terdapat hubungan antara kebiasaan olah raga dengan status gizi (p-value 0.014) dan terdapat hubungan antara riwayat sakit dengan status gizi (p-value 0.020). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, kebiasaan olah raga dan riwayat sakit dengan status gizi lansia.
Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Dengan Status Gizi dan Tumbuh Kembang Balita Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024 Saputra, Hendri; Astuti, Dewi Woro; Nurhartanto, Adhi
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4047

Abstract

Pemberian MP-ASI sangat mempengaruhi status gizi pada bayi. Pemberian MP-ASI meliputi cara pemberian menu seimbang untuk bayi khususnya usia 6-12 bulan, jika perilaku ibu dalam pemberian MP ASI, baik dari segi ketepatan waktu, jenis makanan, maupun jumlah makanan sangat baik, maka gizi pada bayi akan terpenuhi dengan maksimal. Tujuan dalam penelitian diketahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan status gizi dan tumbuh kembang balita usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki balita usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang terhitung sejak bulan Januari-Mei 2024 yang berjumlah 212 orang, Sehingga didapatkan sampel sejumlah 69 responden. Untuk menghindari terjadinya droup out, maka peneliti menambahkan 10% dari jumlah populasi, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,003 dan 0,002 atau p-value nilai α (0,05) yang artinya terdapat Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dengan Status Gizi Balita Dan Tumbuh Kembang Usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu informasi kesehatan tentang pentingnya pemberian MP-ASI, sehingga para orang tua dapat memberikan MP-ASI dengan baik dan benar, sehingga status gizi anak balita dan tumbuh kembang anak balita menjadi baik juga, disarankan para orang tua selalu aktif dalam mengikuti pendidikan kesehatan agar lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya menjga status gizi pada anak balita