Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Dharma Pendidikan

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) TERHADAP NILAI DEMOKRATIS SISWA Fahrurrozi, Mohamad; Vera Septi Andrini; Erdyna Dwi Etika
Dharma Pendidikan Vol 18 No 2 (2023): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v19i2.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter demokratis di MA AZ-ZAIN Lengkong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan langkahlangkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan cross check, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan karakter demokratis di MA AZ-ZAIN dilakukan melalui (1) program pengembangan diri meliputi kegiatan rutin berupa siswa bergiliran memimpin berbaris di depan kelas sebelum masuk kelas, memimpin berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran dan membaca surat pendek, setiap hari siswa berdiskusi, presentasi dan tanya jawab; kegiatan spontan dengan memberikan peringatan, dan himbauan jika perilaku siswa kurang baik; keteladanan guru dengan bersikap demokratis; pengkondisian berupa pembentukan kelompok serta posisi duduk dibuat perkelompok (2) pembelajaran meliputi guru mencantumkan nilai karakter demokratis dalam silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yaitu disiplin dan percaya diri, menggunakan metodologi yang memungkinkan siswa menginternalisasi nilai karakter demokratis berupa diskusi, ceramah, tanya jawab, karya wisata, penugasan dan permainan; siswa diberi kesempatan menyajikan hasil pekerjaannya dengan presentasi dan evaluasi dilakukan dua arah; (3) budaya kelas dengan menciptakan iklim kelas yang mencerminkan karakter demokratis dengan membiasakan siswa bermusyawarah, mengangkat tangan sebelum berpendapat dan melatih siswa berdiskusi; (4) kendala yang dialami adalah kondisi kelas kurang kondusif karena siswa terlalu banyak, serta ruang kelas kurang begitu luas sehingga terkadang siswa ramai. This study aims to describe the implementation of democratic character education at MA AZ-ZAIN Lengkong.This research is a qualitative descriptive study. The research subjects were teachers and students. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity checking techniques use cross check, technique triangulation and source triangulation.The results of the study show that democratic character education in MA AZ-ZAIN is carried out through (1) self-development programs including routine activities in the form of students taking turns leading the class before entering class, leading prayers before and after learning and reading short letters, every day students discuss, presentations and questions and answers; spontaneous activities by giving warnings, and appeals if student behavior is not good; exemplary teacher by being democratic; conditioning in the form of forming groups and sitting positions are made in groups (2) learning includes the teacher including democratic character values in the syllabus and Learning Implementation Plan namely discipline and self-confidence, using a methodology that allows students to internalize democratic character values in the form of discussions, lectures, question and answer, field trips , assignments and games; students are given the opportunity to present the results of their work with a two-way presentation and evaluation; (3) class culture by creating a classroom climate that reflects democratic character by accustoming students to deliberations, raising their hands before giving opinions and training students to discuss; (4) the obstacles experienced were that the class conditions were not conducive because there were too many students, and the classrooms were not so wide that sometimes students were crowded.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ICARE (INTRODUCTION, CONNECT, APPLY, REFLECT, EXTEND) BERBANTU APLIKASI DESMOS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT KELAS X SMK NU PACE Rihandoko; Vera Septi Andrini; Agustin Patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 19 No 1 (2024): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v20i1.507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran ICARE (Introduction, Connect, Apply, Reflect, Extend) berbantu Aplikasi Desmos pada materi fungsi kuadrat kelas X SMK NU Pace tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji sample t-test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai t_hitung=5,65 dan t_tabel=2,005 dengan taraf signifikan = 5% dengan derajat kebebasan = 53 Kemudian keduanya dibandingkan dan dapat dilihat bahwa t_hitung=5,65> t_tabel=2,005 sehingga h_o (hipotesis nol) ditolak dan h_a (hipotesis alternatif) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran ICARE (Introduction, Connect, Apply, Reflect, Extend) berbantu Aplikasi Desmos pada materi fungsi kuadrat kelas X SMK NU Pace tahun pelajaran 2022/2023.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING MELALUI ZOOM CLOUD MEETING PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 NGANJUK TAHUN 2020/2021 Anjarwati, Dini; Andrini, Vera Septi; Hariyono, Hariyono
Dharma Pendidikan Vol 17 No 1 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting, 3) Untuk Mengetahui terdapat perbedaan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting dengan model pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk. Dalam penelitian ini rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis pendekatan eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 3 Nganjuk tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII-C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dalah analisis data statistic t-test. Berdasarkan hasil nilai tes, siswa menunjukkan nilai rata-rata post-test 72,03 untuk kelas kontrol yang berarti cukup baik, dan nilai rata – rata post-test 84,50 untuk kelas eksperimen yang berarti baik. Berdasarkan hasil analisis diketahui taraf signitifikan 5% untuk dk = 62 nilai ttabel = 1,99 dan thitung = 8,016, maka thitung > ttabel yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara menggunakan model pembelajaran Konvensional dengan model pembelajaran Guided Discovery Learning melalui media Zoom Cloud Meeting pada materi teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk tahun pelajaran 2020/2021”.