Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Optimalisasi Field Trip Berbantuan Webquest Pada Materi Geometri untuk Meningkatkan Life Skill Mahasiswa Erdyna Dwi Etika; Imega Syahlita Dewi
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.013 KB) | DOI: 10.30736/vj.v1i2.143

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk  mengetahui perkembangan life skills mahasiswa pada materi geometri dengan menggunakan metode field trip berbantuan webquest. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan adalah lembar kerja online, lembar observasi dan performance based evaluation sheet. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk. Data penelitian adalah tingkatan life skill mahasiswa. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan Metode Field Trip berbantuan webquest secara optimal meningkatkan life skill mahasiswa. Peningkatan life skill ini terbukti dari peningkatan rata-rata life skill di prasiklus adalah 63,5 dengan kategori kurang, pada siklus I adalah 63,5 dengan kategori kurang, pada siklus II adalah 71,75 dengan kategori sedang dan pada siklus III adalah 77,25 dengan kategori sedang.
PEMANFAATAN AKAR WANGI (vetiviera) dan BIPORI GUNA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL WISATA AIR TERJUN RORO KUNING Imega Syahlita Dewi; Lutvi Binti Maisaroh; Erdyna Dwi Etika
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 1 No. 6: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.853 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan wisata kearifan local air terjun roro kuning di Kabupaten Nganjuk dan menganalisis strategi untuk mengembangkan daya tarik wisata air terjun roro kuning di Kabupaten Nganjuk. Pengambilan data dengan cara observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen yang dianalisis dengan analisis kualitatif untuk mendeskripsikan kearifan wisata air terjun roro kuning di Kabupaten Nganjuk dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan wisata air terjun roro kuning. Hasil penelitian menunjukan (1) Deskripsi kearifan lokal wisata air terjun roro kuning di Kabupaten Nganjuk (2) Rencana strategi pengembangan daya tarik wisata air terjun roro kuning yakni dengan cara membuat bipori dan memanfaatkan akar wangi (vertiviera) selain itu juga mengembangkan serta memperbaiki berbagai komponen yang meliputi atraksi wisata, aksesibilitas, fasilitas, kelembagaan, dan pelestarian lingkungan untuk meningkatkan wisatawan ke air terjun di Desa Bajulan.
Optimizing Student Digital Literacy Through SPADA (Online Learning System) In Graph Theory Courses Vera Septi Andrini; Erdyna Dwi Etika; Reza Dimas Pravangasta Perdana
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3349

Abstract

Online learning has been carried out simultaneously since the Covid-19 Pandemic but there are various problems experienced by students. SPADA is an online learning system initiated by the Ministry of Education and Culture with various features that make it easier for students to learn. This study aims to determine the effect of learning through SPADA on digital literacy in graph theory courses through SPADA. This type of research was ex-post facto, on the basis of the consideration that the researcher does not give treatment to the independent variables studied because the events have already taken place (after the fact). The results are analyzed using descriptive analysis and inferential analysis (F-test). The population is the class of 2020 which is currently programming a graph theory course. With Slovin formula, a minimum sample of 54 students is obtained. The instruments used were student learning outcomes tests and questionnaires. The research results obtained are probability values (Sig. F Change) = 0.000. Because the value of sig.F Change <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is a significant direct effect between learning graph theory through SPADA on digital literacy of Mathematics Education students.
Membangun Komunitas yang Lebih Sehat: Meningkatkan Akses ke Layanan Kesehatan, Nutrisi, Kebugaran Terhadap Kesehatan Mental Anto J. Hadi; Didik Cahyono; Devin Mahendika; Kristiana Lylya; Dra. Nur Iffah; Nofri Yudi Arifin; Erdyna Dwi Etika
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i5.374

Abstract

Membangun masyarakat yang lebih sehat membutuhkan pendekatan komprehensif yang membahas keterkaitan antara layanan kesehatan, gizi, dan kesehatan mental. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya meningkatkan akses ke layanan kesehatan, memperbaiki gizi, menumbuhkan ketahanan terhadap tantangan kesehatan mental, dan mengintegrasikan komponen-komponen ini untuk mencapai efek sinergis. Penelitian ini menyoroti manfaat dari perawatan terintegrasi, termasuk hasil kesehatan yang lebih baik, pencegahan penyakit kronis, dan pendekatan pengobatan holistik. Berbagai metode, seperti model perawatan kolaboratif, alat skrining, sistem koordinasi perawatan, dan kemitraan komunitas, dibahas sebagai strategi yang efektif untuk mengintegrasikan komponen-komponen ini. Namun, tantangan seperti sistem perawatan kesehatan yang terfragmentasi, sumber daya yang terbatas, stigma, dan kesenjangan pelatihan perlu diatasi. Arah ke depan mencakup dukungan kebijakan, pelatihan interdisipliner, solusi teknologi, pelibatan masyarakat, dan penanganan faktor penentu sosial kesehatan. Dengan mengintegrasikan layanan kesehatan, nutrisi, dan kesehatan mental, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendorong kesehatan dan kesejahteraan yang optimal bagi semua individu.
Optimalisasi Pembelajaran Ekonomi Bisnis Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Motivasi Mahasiswa Erdyna Etika; Umi Hidayati; Dimas Geopratama Ramadhan
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i2.87

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah ekonomi bisnis dengan menggunakan pembelajaran daring berbasis gamifikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuis online menggunakan aplikasi quizizz dan kuesioner motivasi belajar mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan ekonomi STKIP PGRI Nganjuk yang sedang menempuh mata kuliah ekonomi bisnis. Data penelitian adalah nilai dari tiap indikator motivasi belajar. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran daring mata kuliah ekonomi bisnis dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Peningkatan motivasi ini terbukti dari rata-rata indikator motivasi belajar mahasiswa dari prasiklus sebesar 42,70 % dengan kategori kurang, pada siklus I sebesar 56,86 % dengan kategori cukup dan pada siklus III sebesar 70, 4 % dengan kategori baik.
Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 2 dalam Adaptasi Teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2 Erdyna Etika; Sevia Cindy Pratiwi; Dwike Megah Purnama Lenti; Dina Rahma Al Maida
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i4.111

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SDN Dawuhan Sengon 2 yang bertempat di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran mahasiswa dalam adaptasi teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu teknik wawancara. Analisis data meliputi  (1) reduksi data, (2) penyajian  data  serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari Program ini yakni adanya peningkatan pengetahuan guru dan siswa SDN Dawuhan Sengon 2 dalam hal adaptasi teknologi. Kegiatan ini terbatas pada pelatihan kepada siswa dan Sosialisasi kepada guru, sehingga perlunya kegiatan tindak lanjut jangka panjang agar dapat menunjang adaptasi teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2.
Paradigma Kognitif dalam Pembelajaran melalui Filsafat Ilmu Erdyna Dwi Etika; Siti Masitoh; Mochamad Nursalim
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4788

Abstract

Educators need to understand the developmental stages of students. One of the developments is cognitive development. Philosophy of science is important in cognitive learning studies to produce a more comprehensive understanding. This literature review aims to: (1) describe cognitive studies according to experts, (2) describe cognitive theory in terms of philosophy of science and (3) describe the implementation of cognitive studies in learning. The results of the study: (1) Cognitive Theory according to theorists such as Piaget (1964), Vygotsky (1978), Lewin (1935, 1936), and Brunner (1956) states that (a) all individuals develop in the same way, although the styles and stages are different; (b) cognitive abilities resulting from cultural and social interaction; (c) each individual is in a psychological force field where the place to react is called the field of life; and (d) learning can create conditions that allow individuals to learn more about themselves; (2) The ontological understanding of cognitive development theory is the existence of developmental processes in determining human understanding and acquisition of knowledge. The epistemological review of cognitive development theory lies in the search for truth and understanding through empirical investigation, logical inference, and systematic exploration of how individuals learn and grow cognitively over time. Axiological review of cognitive development theory lies in the commitment to foster ethical behavior and create a learning environment through the acquisition and application of knowledge about cognitive growth and learning; and (3) Cognitive Theory can be implemented in learning, namely through learning strategies.
Profil Kesalahan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk Dalam Menyelesaikan Soal Teori Graf Ditinjau Dari Perbedaan Gender Erdyna Dwi Etika
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.20

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk menemukan kesalahan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk dalam menyelesaikan soal teori graf ditinjau dari perbedaan gender, (2) Untuk mengetahui penyebab kesalahan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk dalam menyelesaikan soal teori graf ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan purpossive sampling. Subjek penelitian dipilih dari mahasiswa semester VI Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri sebagai instrumen utama dan instrumen bantu berupa soal teori graf dan pedoman wawancara. Hasil penelitian : (1) kesalahan yang ditemukan pada mahasiswa Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk: (a) mahasiswa perempuan dengan kognitif tinggi melakukan kesalahan operasi mahasiswa perempuan dengan kognitif rendah melakukan kesalahan konsep dan prinsip; (b) mahasiswa laki-laki dengan kognitif tinggi melakukan kesalahan konsep dan operasi,dan mahasiswa laki-laki dengan kognitif rendah melakukan kesalahan konsep dan prinsip. (2) Penyebab kesalahan pada mahasiswa Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk perempuan dan laki-laki dengan kognitif tinggi dan sedang adalah kurang memahami secara menyeluruh definisi dan teorema-teorema yang ada dalam teori graf dan tidak mampu mengaplikasikan teorema ke dalam soal.
Pengembangan Soal Multi Representative Berbasis Contextual Problem Dalam Konsep Geometri Erdyna Dwi Etika
Dharma Pendidikan Vol 13 No 1 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i1.49

Abstract

Fakta yang diperoleh penulis pada saat belajar dan mengajar matematika di Perguruan Tinggi menunjukkan bahwa soal-soal matematika yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari masih rendah sehingga tidak dapat menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kreatif pada mahasiswa. Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan soal Multi Representative Problem Solving Berbasis Contextual Problem pada konsep geometri yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah development research tipe formative research. Prosedur pengembangan soal dalam penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu : Self Evaluation, Prototyping (validasi, evaluasi dan revisi), Field Test (Uji lapangan). Hasil penelitian ini adalah: (1) pada tahap self evaluating telah dilakukan observasi lapangan dan analisa kebutuhan dengan hasil bahwa sarana di program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Nganjuk memadai untuk pengembangan soal multirepresentasi berbasis kontekstual, mahasiswa membutuhkan soal-soal yang menantang untuk mereka selesaikan, dan dosen sangat mendukung adanya pengembangan soal multirepresetasi berbasi kontekstual pada materi geometri; (2) pada tahap prototyping menghasilkan soal hasil validasi ahli yang dinamakan prototype 2; (3) pada tahap field testing, prototype 2 diuji cobakan pada small group yang terdiri dari 6 mahasiswa dengan hasil reliabilitas sebesar 0,82 dan berdasarkan tanggapan mahasiswa bahwa keterbacaan soal sudah baik.
Modul Pembelajaran Berbasis Multi Representative Pada Mata Kuliah Geometri Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk Erdyna Dwi Etika; Addin Zuhrotul 'Aini
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.73

Abstract

Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran geometri berbasis Multi Representative yang valid dan praktis sehingga dapat meningkatkan kreatifitas mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall dengan mengambil 5 dari 10 tahapan yang ada didalamnya. Data diambil melalui validasi ahli untuk uji produk berupa Modul berbasis Multi Representative dan validasi lapangan untuk uji terbatas. Hasil penelitian adalah: (1) Hasil kelayakan modul yang divalidasi oleh validator ahli dan respon yang diberikan oleh siswa setelah pembelajaran menggunakan modul didapatkan hasil bahwa modul dengan kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. (2) Keefektifan modul dapat dilihat dari tingkat keterbacaan yang tinggi serta sesuai dengan kemampuan atau penguasaan pemahaman mahasiswa terhadap modul yang dikembangkan, dalam penelitian ini yang diuji adalah keefektifan modul terhadap kemampuan berpikir kreatif. (3) Keefektifan modul dapat dilihat dari rata-rata kemampuan kreatif: (a) pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 41,67 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 50,04 masih lebih rendah dibandingkan kelas ekperimen, (b) pada kelas eksperimen nilai rata-rata pretest sebesar 41,48 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 73,89 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, (c) rata-rata nilai postetest kelas ekperimen > kelas kontrol yaitu 73,89 > 50,04 yang berarti kreativitas kelas ekperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, pada uji paired t-test, hasil yang didapat yaitu sig.2 tailed sebesar 0,000 < 0,05 penggunaan modul geometri berbasis multirepresentasi lebih efektif.