Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING MELALUI ZOOM CLOUD MEETING PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 NGANJUK TAHUN 2020/2021 Anjarwati, Dini; Andrini, Vera Septi; Hariyono, Hariyono
Dharma Pendidikan Vol 17 No 1 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting, 3) Untuk Mengetahui terdapat perbedaan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting dengan model pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk. Dalam penelitian ini rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis pendekatan eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 3 Nganjuk tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII-C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dalah analisis data statistic t-test. Berdasarkan hasil nilai tes, siswa menunjukkan nilai rata-rata post-test 72,03 untuk kelas kontrol yang berarti cukup baik, dan nilai rata – rata post-test 84,50 untuk kelas eksperimen yang berarti baik. Berdasarkan hasil analisis diketahui taraf signitifikan 5% untuk dk = 62 nilai ttabel = 1,99 dan thitung = 8,016, maka thitung > ttabel yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara menggunakan model pembelajaran Konvensional dengan model pembelajaran Guided Discovery Learning melalui media Zoom Cloud Meeting pada materi teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk tahun pelajaran 2020/2021”.
Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Digital Pada UMKM Griya Kreatif Deyalina untuk Meningkatkan Penjualan Hariyono, Hariyono; Andrini, Vera Septi; Aini, Addin Zuhrotul
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i1.490

Abstract

Latar Belakang: Pemasaran digital merupakan elemen krusial dalam strategi bisnis. Namun sejumlah besar UMKM mengalami kendala dalam mengadopsi dan mengoptimalkan teknologi digital untuk keperluan pemasaran. Fenomena ini juga dialami oleh UMKM Griya Kreatif Deyalina. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya implementasi strategi pemasaran digital. Tujuan: pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital Griya Kreatif Deyalina. Metode: Desain pengabdian kepada Masyarakat menggunakan tahapan desain intruksional Kemp Waktu pelaksanaan pengabdian selama 6 bulan. Subyek pengabdian adalah kelompok pemilik dan pengelola “Griya Kreatif Deliyana” di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hasil: hasil pengabdian kepada masyarakat yakni pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pembuatan konten yang menarik melalui alat-alat bantu (tools) baik software atau hardware pada tanggal 20 September 2024, pelatihan dan pendampingan manajemen  DPB pada tanggal 24 September 2024, pelatihan dan pendampingan manajemen platform marketplace pada tanggal 27 September 2024. Kesimpulan: kesimpulan dari kegiatan ini yakni pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pembuatan konten yang menarik melalui alat-alat bantu (tools) baik software atau hardware, pelatihan dan pendampingan manajemen DPB, pelatihan dan pendampingan manajemen platform marketplace terlaksana dengan lancar dan menghasilkan pengetahuan baru terkait pemasaran digital pada UMKM Griya Kreatif Deyalina.
Engklek: Ethnomathematics-Based Traditional Games in The Development of Teaching Materials to Build Mathematical Literacy Skills Adi Asmara; Vera Septi Andrini; Yayang Alfian Juwanto; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Rahmat Jumri; Ahmad Yani T
Journal of Pedagogi Vol. 1 No. 6 (2024): Journal of Pedagogi - December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/rg2kny19

Abstract

Changes in Indonesia’s educational curriculum emphasize the importance of students' reasoning skills in mathematics. However, Indonesia's low ranking in the PISA assessment, particularly in mathematics, highlights students limited mathematical literacy. One major contributing factor is the fear and anxiety students feel towards mathematics, which is often viewed as intimidating. This study aims to review literature on the impact of integrating geometry-based mathematics learning with the traditional game engklek. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) using the SALSA framework and a descriptive analysis approach. Data were gathered from 17 articles published between 2014 and 2024, covering reputable international journals, accredited national journals, and journals indexed by DOAJ and Copernicus. The analysis identified 9 articles reporting that geometry topics requiring reasoning and literacy skills are better understood by elementary and preschool students when taught through traditional games like engklek. Furthermore, 8 articles presented experimental studies showing that innovative designs integrating engklek into geometry instruction significantly improve problem-solving skills, numerical literacy, and geometric literacy. Effective instructional models for geometry learning include Realistic Mathematics Education (RME), RME with the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) approach, PMRI, didactic designs, and the development of student worksheets (LKPD). This review concludes that integrating geometry learning with engklek ethnomathematics offers an engaging and culturally relevant approach to overcoming students’ fear of mathematics while improving their mathematical literacy and reasoning skills
LEVERAGING EDUCATIONAL TECHNOLOGY: STATISTICAL EVIDENCE ON AI'S ROLE IN MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES Andrini, Vera Septi; Hidayati, Umi; Etika, Erdyna Dwi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v23i1.8754

Abstract

This study aims to analyze the role of Artificial Intelligence (AI) and Learning Analytics (LA) in improving mathematics learning outcomes in higher education. An explanatory sequential mixed-methods design was employed, beginning with quantitative data collection through pre-tests and post-tests, followed by qualitative analysis. Research instruments included a mathematics achievement test, semi-structured interview guidelines, observation sheets, and a student engagement questionnaire. The study involved 120 students and 6 mathematics lecturers. The results showed that the integration of AI (β = 0.624) and LA (β = 0.312) significantly accounted for 72.8% of the variance in students' mathematics achievement. The integrated system is capable of analyzing cognitive, affective, and psychomotor aspects with a prediction accuracy of up to 94% and identifying 89% of learning issues before examinations. These findings provide an empirical foundation for developing effective, adaptive, and flexible mathematics learning systems in higher education.
PENERAPAN PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL PADA UMKM GRIYA KREATIF DEYALINA UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN Hariyono, Hariyono; Vera Septi Andrini; Addin Zuhrotul Aini
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 9: April 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Namun, di era digital, UMKM menghadapi tantangan dalam pemasaran yang semakin kompetitif. Salah satu UMKM di Kabupaten Nganjuk, "Griya Kreatif Deyalina," menghadapi kendala dalam pemasaran digital, termasuk kurangnya keterampilan dalam pembuatan konten, manajemen Digital Business Platform (DBP), dan pengelolaan platform marketplace. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital UMKM melalui pelatihan dan pendampingan dalam tiga aspek utama: (1) pembuatan konten digital yang menarik, (2) manajemen DBP, dan (3) pengelolaan marketplace. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pelatihan berbasis praktik dan evaluasi berbasis indikator capaian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, dengan seluruh tim mampu memahami dan menggunakan perangkat desain digital, meningkatkan pengelolaan profil bisnis di media sosial, serta mengoptimalkan marketplace untuk pemasaran produk. Indikator keberhasilan pemasaran digital melalui Instagram juga menunjukkan peningkatan engagement rate dan jumlah pelanggan. Kesimpulannya, program ini memberikan dampak positif bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan penjualan. Implementasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan usaha dan penguatan branding produk lokal
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING MELALUI ZOOM CLOUD MEETING PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 NGANJUK TAHUN 2020/2021 Dini Anjarwati; Vera Septi Andrini; Hariyono Hariyono
Dharma Pendidikan Vol 17 No 1 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting, 3) Untuk Mengetahui terdapat perbedaan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan Media Zoom Cloud Meeting dengan model pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk. Dalam penelitian ini rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis pendekatan eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 3 Nganjuk tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII-C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini dalah analisis data statistic t-test. Berdasarkan hasil nilai tes, siswa menunjukkan nilai rata-rata post-test 72,03 untuk kelas kontrol yang berarti cukup baik, dan nilai rata – rata post-test 84,50 untuk kelas eksperimen yang berarti baik. Berdasarkan hasil analisis diketahui taraf signitifikan 5% untuk dk = 62 nilai ttabel = 1,99 dan thitung = 8,016, maka thitung > ttabel yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar antara menggunakan model pembelajaran Konvensional dengan model pembelajaran Guided Discovery Learning melalui media Zoom Cloud Meeting pada materi teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Nganjuk tahun pelajaran 2020/2021”.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) TERHADAP NILAI DEMOKRATIS SISWA Mohamad Fahrurrozi; Vera Septi Andrini; Erdyna Dwi Etika
Dharma Pendidikan Vol 18 No 2 (2023): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v19i2.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter demokratis di MA AZ-ZAIN Lengkong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan langkahlangkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan cross check, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan karakter demokratis di MA AZ-ZAIN dilakukan melalui (1) program pengembangan diri meliputi kegiatan rutin berupa siswa bergiliran memimpin berbaris di depan kelas sebelum masuk kelas, memimpin berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran dan membaca surat pendek, setiap hari siswa berdiskusi, presentasi dan tanya jawab; kegiatan spontan dengan memberikan peringatan, dan himbauan jika perilaku siswa kurang baik; keteladanan guru dengan bersikap demokratis; pengkondisian berupa pembentukan kelompok serta posisi duduk dibuat perkelompok (2) pembelajaran meliputi guru mencantumkan nilai karakter demokratis dalam silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yaitu disiplin dan percaya diri, menggunakan metodologi yang memungkinkan siswa menginternalisasi nilai karakter demokratis berupa diskusi, ceramah, tanya jawab, karya wisata, penugasan dan permainan; siswa diberi kesempatan menyajikan hasil pekerjaannya dengan presentasi dan evaluasi dilakukan dua arah; (3) budaya kelas dengan menciptakan iklim kelas yang mencerminkan karakter demokratis dengan membiasakan siswa bermusyawarah, mengangkat tangan sebelum berpendapat dan melatih siswa berdiskusi; (4) kendala yang dialami adalah kondisi kelas kurang kondusif karena siswa terlalu banyak, serta ruang kelas kurang begitu luas sehingga terkadang siswa ramai. This study aims to describe the implementation of democratic character education at MA AZ-ZAIN Lengkong.This research is a qualitative descriptive study. The research subjects were teachers and students. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity checking techniques use cross check, technique triangulation and source triangulation.The results of the study show that democratic character education in MA AZ-ZAIN is carried out through (1) self-development programs including routine activities in the form of students taking turns leading the class before entering class, leading prayers before and after learning and reading short letters, every day students discuss, presentations and questions and answers; spontaneous activities by giving warnings, and appeals if student behavior is not good; exemplary teacher by being democratic; conditioning in the form of forming groups and sitting positions are made in groups (2) learning includes the teacher including democratic character values in the syllabus and Learning Implementation Plan namely discipline and self-confidence, using a methodology that allows students to internalize democratic character values in the form of discussions, lectures, question and answer, field trips , assignments and games; students are given the opportunity to present the results of their work with a two-way presentation and evaluation; (3) class culture by creating a classroom climate that reflects democratic character by accustoming students to deliberations, raising their hands before giving opinions and training students to discuss; (4) the obstacles experienced were that the class conditions were not conducive because there were too many students, and the classrooms were not so wide that sometimes students were crowded.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ICARE (INTRODUCTION, CONNECT, APPLY, REFLECT, EXTEND) BERBANTU APLIKASI DESMOS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT KELAS X SMK NU PACE Rihandoko; Vera Septi Andrini; Agustin Patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 19 No 1 (2024): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v20i1.507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran ICARE (Introduction, Connect, Apply, Reflect, Extend) berbantu Aplikasi Desmos pada materi fungsi kuadrat kelas X SMK NU Pace tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji sample t-test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai t_hitung=5,65 dan t_tabel=2,005 dengan taraf signifikan = 5% dengan derajat kebebasan = 53 Kemudian keduanya dibandingkan dan dapat dilihat bahwa t_hitung=5,65> t_tabel=2,005 sehingga h_o (hipotesis nol) ditolak dan h_a (hipotesis alternatif) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran ICARE (Introduction, Connect, Apply, Reflect, Extend) berbantu Aplikasi Desmos pada materi fungsi kuadrat kelas X SMK NU Pace tahun pelajaran 2022/2023.
Penerapan model pembelajaran IDEA (Issue, Discussion, Establih and Apply) terhadap hasil belajar Siswa pada materi statistika kelas X SMK Kosgoro Putri Setya Yulianingsih; Vera Septi Andrini; Umi Hidayati
Dharma Pendidikan Vol 19 No 2 (2024): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Matematika masih menggunakan model konvensional sehingga membuat hasil belajar siswa rendah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa  antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran IDEA (Issue, Discussion, Establish, and Apply) pada materi statistika kelas X SMK Kosgoro Nganjuk tahun pelajaran 2023/2024. Menggunakan penelitian true eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan dua kelas. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa X SMK Kosgoro Nganjuk sejumlah 149 siswa. Sampel yang digunakan oleh peneliti adalah Kelas X AKL 1 sebagai kelas kontrol sejumlah 19 siswa dan Kelas X AKL 2 sebagai kelas eksperimen sejumlah 16 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji sample t-test. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji-t dan diperoleh thitung = 5,620 dan ttabel = 2,035 pada dk = 33 dan taraf signifikansi 5% atau 0,05 sehingga thitung = 5,620> ttabel = 2,035. Dengan demikian Hα diterima dan Ho ditolak.  Artinya ada perbedaan hasil belajar siswa antara penerapan model pembelajaran konvensional dengan penerapan model pembelajaran IDEA (Issue, Discussion, Establish, and Apply) pada materi statistika kelas X SMK Kosgoro Nganjuk tahun pelajaran 2023/2024. Kata Kunci :  Model Pembelajaran IDEA; Hasil Belajar, Statistik