Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Deteksi Logam Berat Tembaga (Cu) pada Plasma Darah Sapi Bali (Bos Sondaicus) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gili Trawangan Lestari, Mirsa Novia Putri; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Janah, Maratun; Dina, Nur Rus; Munawaroh, Muhammad
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i2.13421

Abstract

Pencemaran logam pada daging sapi bali yang dipelihara di TPA, diindikasikan karena mengonsumsi sampah yang kemungkinan besar sudah tercemar dengan berbagai jenis logam berat. Cemaran logam berat pada sapi bali yang mengkonsumsi logam berat dapat terakumulasi dalam darah sapi. Hal ini dapat berdampak buruk bagi ternak, tentu secara tidak langsung juga akan berdampak buruk juga bagi kesehatan masyarakat ketika mengkonsumsi daging sapi. Sapi yang digembala secara ekstensif di TPA lebih tinggi sebesar 1,515 mg/kg dibandingkan sapi yang dipelihara secara semi intensif di luar TPA sebesar 1,408 mg/kg sehingga sapi yang digembalakan pada area TPA 10,7% lebih tinggi dari sapi yang dipelihara secara semi intensif pada luar TPA. Tujuan dilakukan penelitian untuk mendeteksi ada atau tidaknya kandungan logam berat tembaga (Cu) pada plasma darah sapi bali yang digembalakan di Tempat Pembuangan Akhir TPA Gili Trawangan. Sampel pada penelitian ini adalah darah sapi bali yang digembalakan di TPA Gili Trawangan sebanyak 10 sampel berdasarkan metode yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Pembacaan kandungan logam berat tembaga menggunakan Atomic Absobtion Specttrophotometer (AAS). Dari 10 sample yang diperiksa, didapatkan hasil bahwa semua sampel negatif terinfeksi logam berat tembaga (Cu). Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal seperti berat badan ternak, umur dan antibodi ternak sedangkan faktor eksternal yaitu jumlah zat toksik, konsentrasi, lama paparan logam tembaga sangat mempengaruhi kadar logam tembaga dalam darah. 
Kadar Platelet dan Mean Platelet Volume Pada Kucing Kampung Liar Yang Terinfestasi Pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek Purwanti, Ni Luh Lasmi; Karinda, Kisvan; Kholik, Kholik; Atma, Candra Dwi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15170

Abstract

Pinjal adalah parasit eksternal yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada kucing, termasuk perubahan pada sistem pembentukan darah. Platelet merupakan elemen darah yang menjadi indicator respon tubuh terhadap infeksi karena berperan dalam proses koagulasi ketika tubuh terinfestasi oleh parasit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar platelet dan mean platelet volume pada kucing kampung liar yang terinfestasi pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 10 sampel darah kucing kampung liar yang terinfestasi pinjal. Sampel darah diambil melalui vena cephalica sebanyak 1mL kemudian dimasukan kedalam tabung EDTA K3. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata kadar platelet (PLT) dan mean platelet volume (MPV) pada Kucing Kampung Liar Yang Terinfestasi Pinjal (Ctenocephalides sp.) di Pasar Tradisional Kebon Roek dalam kisaran normal sebesar 162,4 10^9/L (PLT) dan 9,45 fL (MPV).
Deteksi Caplak Amblyomma sp pada Ular Sanca Bodo (Phyton bivittatus) Di Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok Timur Purwanti, Ni Luh Lasmi; Nopadila, Eni; Janah, Maratun; Atma, Candra Dwi; Berliana, Erpinanda Galuh
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15200

Abstract

Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok salah satu komunitas tekenal di Lombok Nusa Tenggara Barat. Salah satu hewan eksotiknya Ular Sanca Bodo (Phython bivittatus). Ular sanca bodo (Python bivittatus) memiliki pola warna yang menarik, tidak berbisa, dan kemampuan adaptasi yang baik. Dalam manajemen pemeliharaan tidak memungkinkan tekena ektoparasit caplak yang dapat merusak pola warna ular tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ektoparasit caplak pada ular sanca bodo (Python bivittatus) di Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok yang merupakan komunitas dengan anggota yang lebih dari 20 orang. Besaran sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 3 ekor ular piton sanca bodo. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan dengan metode natif dimana parasit diambil langsung dari tubuh ular dengan hati-hati menggunakan pinset dan ditempatkan pada kaca objek. Berdasarkan hasil penelitian deteksi ektoparasit pada ular sanca bodo (Python bivittatus) yang dipelihara oleh Komunitas Exotic Pet Lovers Lombok Timur dari tiga sampel ular yang diperiksa, satu ekor ular terdeteksi caplak dari jenis Amblyomma sp.
Deteksi Ektoparasit pada Ikan Nila (Oreochormis niloticus) Di Desa Perian Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur Atma, Candra Dwi; Libra, Yaonanta; Afifah, Firdausya Ummu; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Janah, Maratun; Munawaroh, Muhammad; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15365

Abstract

Ikan nila (Oreochromic niloticus) merupakan salah satu ikan air tawar dengan nilai ekonomis penting di Indonesia karena cara budidayanya yang relatif mudah, sebagai sumber protein hewani utama selain daging, telur, dan susu. Serangan parasit membuat ikan kehilangan nafsu makan, kemudian perlahan-lahan lemas dan berujung kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ektoparasit pada ikan nila di Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober- November 2024 dengan menggunakan 78 ekor sampel ikan dari 13 kolam budidaya dengan metode natif scraping dan biopsi. Hasil penelitian dari 78 sampel menunjukkan bahwa terdaat 25 sampel postif yang terinfeksi Dactylogyrus sp. Prevalensi parasit Dactylogyrus sp. yang menyerang ikan nila (Oreochromis niloticus) mencapai 32,05%. Protozoa Trichodina sp. yang menyerang ikan nila (Oreochromis niloticus) mencapai 38%.
Deteksi Residu Antibiotik Oxytetracycline pada Hati Ayam Broiler di Pasar Tradisional Mandalika Mataram Mardiana, Nina; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Atma, Candra Dwi; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i2.396

Abstract

This study aims to detect the presence of Oxytetracycline antibiotic residues in broiler chicken livers sold at the Mandalika Traditional Market, Mataram City. This study used a bioassay screening test method to detect antibiotic residues in broiler chicken liver samples taken from 10 traders in the market. The results showed that no antibiotic residues were found in all samples tested. All samples showed negative results, which means that the broiler chicken livers sold in the market contain Oxytetracycline residues. Based on these findings, it can be concluded that broiler chickens sold at the Mandalika Traditional Market do not contain Oxytetracycline antibiotic residues that exceed the safe limit for consumption.
Deteksi Balantidium sp. pada Babi Domestik (Sus scrofa domesticus) di Desa Jagaraga Kabupaten Lombok Barat Dhamayanti, Prisma Regina; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Nofisulastri, Nofisulastri; Atma, Candra Dwi
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January (In Progress)
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.866

Abstract

Balantidium sp. is a protozoan that can cause balantidiosis, a disease that affects humans and animals. Balantidium coli is part of the normal intestinal flora of domestic and wild pigs. This infection can cause significant economic losses to the pig farming industry, such as livestock mortality, decreased production, and obstacles in the export trade of animal products. This study aims to detect the presence of Balantidium sp. in domestic pigs in Jagaraga Village, Kuripan District, West Lombok Regency. This study is a descriptive study with a cross-sectional design. A total of 30 fresh fecal samples were analyzed using the flotation method and native methods. The results showed 8 positive samples of Balantidium sp., consisting of 6 samples of the cyst stage and 2 samples of the trophozoite stage. Based on the results of the study, it was concluded that pig feces in Jagaraga Village detected Balantidium sp. with cyst and trophozoite stages with a prevalence of 26.6% of 30 samples.