Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Self-Management Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Tanak Beak Wilayah Kerja Puskesmas Narmada: Self-Management for Elderly People Suffering from Hypertension in Tanak Beak Village, Narmada Health Center Working Area Heni, Baik Heni Rispawati; Ernawati; Supriyadi; Riskawaty, Heny Marlina
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v2i2.41

Abstract

Hypertension is also known as the "Silent Killer". Someone is said to be hypertensive if systolic blood pressure is often found ≥ 140 mmHg and diastolic pressure ≥ 90 mmHg. In this service, it aims to find out how the community in the village of Tanak Beak, Narmada sub-district, regarding self-efficacy and self-management in elderly people with hypertension in Tanak Beak Village, the work area of the Narmada Health Center, Kab, West Lombok. The low level of self-management in elderly people with hypertension who receive long-term treatment is due to lack of knowledge and boredom, so the treatment program is not successful. Elderly with hypertension who do not have good faith and lack self-care management, causing further complications. The method used in this service is to identify people who have hypertension, then check their blood pressure and provide material related to self-efficacy and self-management. In this service, 62 respondents were found to have hypertension, and after being given counseling about self-efficacy and self-management, the community understood how.
Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Tentang Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Pesisir Di Kelurahan Bintaro Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan: Implementation of Community Service Regarding the Incident of Hypertension in Coastal Communities in Bintaro Village, Ampenan Health Center Working Area Rispawati, Baik Heni; Ernawati; Supriyadi; Riskawaty, Heny Marlina; Halid, Sopian
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.466 KB) | DOI: 10.55018/jakk.v2i1.11

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that is getting more attention because of hypertension or it is called the silent killer. someone who is said to be hypertensive if the systolic blood pressure is ≥140 mmHg and the diastolic pressure is≥ 90 mmHgThis service activity aims to determine the incidence of hypertension and provide health education to coastal communities in Bintaro village. The method used in this activity is to identify people who have hypertension, then measure blood pressure and provide health education and prevention. With this activity, 80 people who experienced hypertension were found and after being given public health education, they understood and understood hypertension prevention. With this dedication so that people in coastal areas can maintain their diet, lifestyle and further improve their health status by having their health checked more regularly.
The effect of foot exercise on increasing sensitivity and blood sugar in type 2 diabetes Riskawaty, Heny Marlina
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disorder caused by many factors such as high blood sugar levels resulting from impaired insulin function. Diabetic foot exercises is exercises that can doing with moving the muscles and joints of the feet, improving blood circulation, strengthening small muscles, preventing foot deformities. The monofilament test is a tool to check for nerve damage (peripheral neuropathy), caused by conditions such as diabetes mellitus. Temporary blood glucose is a check of glucose levels in non-fasting blood that can be done at any time. Objective: To determine the effect of diabetic foot exercises toward foot sensitivity and blood sugar levels on diabetes mellitus type 2 patients at Dasan Lekong Public Health Center, East Lombok. Method: The design of this research is quasi-experimental research with a pretest-posttest with control group design. The population in this study was 45 people. While the sample in this study was 18 people. Results: Using the Wilcoxon test, there was an effect of diabetic foot exercises toward foot sensitivity on diabetes mellitus type 2 patients with a p value (0.000) < a (0.05). Likewise, there is an effect of diabetic foot exercises toward blood sugar levels with p (0.000). Conclusion: There is an effect of diabetic foot exercises on increasing foot sensitivity and blood sugar levels on diabetes mellitus type 2 patients.
Sosialisasi Dan Pemeriksaan Kadar Glukosa, Asam Urat Dan Kolesterol Dalam Pelaksanaan Identifikasi Kesehatan Masyarakat Nasution, Nurhafizah; Riskawaty, Heny Marlina; Nursiah, Andi; Marpaung, Mauritz Pandapotan; Alfiraza, Ery Nourika; Hanif, Muhammad
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i2.639

Abstract

Blood glucose is a sugar found in the blood formed from carbohydrates in food and stored as glycogen in the liver and skeletal muscles. Insulin and glucagon, two hormones derived from the pancreas, can affect blood glucose levels. Insulin is needed for the permeability of cell membranes to glucose and for the transport of glucose into cells. The purpose of the Community Service program is to conduct random blood sugar, uric acid and cholesterol level checks. The methods used in Community Service activities are socialization and health education and examination of glucose, uric acid and cholesterol levels in the implementation of community health identification. The results of the implementation of the uric acid, blood sugar and cholesterol level checks carried out in the community went well and understood the importance of regular and regular blood pressure and uric acid checks. The conclusion is that the Community Service program was successful and successfully implemented and was able to increase public understanding of the importance of early detection. The community response that was carried out in participating in the activities was quite good. Public knowledge about Glucose, Uric Acid and Cholesterol Levels and their prevention showed a remarkable increase.
Peran Orang Tua dalam Mengedukasi Anak untuk Mencuci Tangan sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Desa Lingsar Wilayah Kerja Puskesmas Lingsar Wasliah, Indah; Riskawaty, Heny Marlina; Karuniati, Elsa; Syamdarniati, Syamdarniati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v9i2.2021.261

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Data WHO menunjukkan jumlah angka Covid-19 di dunia sampai dengan tanggal 1 Desember 2020, dilaporkan total kasus konfirmasi 63.584.430. Sedangkan di Indonesia melaporkan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 543.975 terkonfirmasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mengedukasi anak untuk mencuci tangan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Metode penelitian dan jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan deskriptif analitik dengan metode cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 144 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan nonprobability sampling menggunakan tehnik purposive sampling dan penentuaan besar sampling dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Data dianalisis dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dalam bentuk persentase dengan hasil penelitian ini menunjukan peran orang tua dengan kategori berperan aktif sebanyak 139 orang (96,5%), sedangkan muntuk yang berperan kurang aktif sebanyak 5 orang (3,5%). Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan hampir seluruh orang tua sudah berperan aktif dalam menjelaskan dan membimbing anak dalam mencuci tangan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Harapannya kepada para orang tua untuk selalu mengingatkan dan membimbing anak untuk mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah maupun di dalam rumah, serta menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Lingkungan Jempong di Wilayah Puskesmas Karang Pule Riskawaty, Heny Marlina; Jannah, Raudatul; Salfarina, Anna Layla
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13521

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidakseimbangan antara ketersedian insulin dengan kebutuhan insulin. Manajemen diabetes mandiri merupakan hal yang penting bagi pasien diabetes. Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerima keluarga terhadap penderita yang sakit. Dukungan ini bisa berasal dari orang lain seperti orang tua, anak, suami, istri, atau saudara. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan dukungan keluargan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di lingkungan jempong di wilayah puskesmas karang pule. Metode Penelitian : Penelitian ini mengunakan cross sectional dengan metode penelitian korelasi Pengumpulan data menggunakan kuesioner apgar keluarga dan kuesioner pemeriksaan kadar gula darah. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : Ada Hubungan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus dilingkungan jempong wilayah puskesmas karang pule dilihat dari nilai p value sebesar 0,001 (p value <0,05) dengan kekuatan hubungan dan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang segnifikan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melletus di lingkungan jempong di wilayah puskesmas karang pule . Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa perlunya penguatan dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan kesehatannya.