Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Haetami, Fajar; Anisa, Anisa; Almasyah, Ashila; Asih, Asih; Oktaviani, Bella Eka; Rohmah, Meynur
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1364

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari diabetes melitus yang sulit disembuhkan dan berisiko berakhir pada amputasi. Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) merupakan metode modern yang dianggap mampu mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas NPWT dalam penyembuhan ulkus diabetikum. Metode: Metode yang digunakan adalah systematic literature review melalui penelusuran artikel pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci yang relevan. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, menggunakan desain kuasi-eksperimen atau randomized control trial (RCT), terbit pada tahun 2015–2025, serta membahas luaran klinis penyembuhan luka. Analisis dilakukan dengan pendekatan PICOS dan critical appraisal. Hasil: Hasil dari tujuh artikel menunjukkan bahwa NPWT mempercepat pembentukan jaringan granulasi, mengurangi ukuran luka, menurunkan risiko infeksi, dan mempersingkat lama perawatan di rumah sakit dibandingkan dengan balutan konvensional. Beberapa penelitian mengombinasikan NPWT dengan metode lain seperti debridement dan terapi larva untuk hasil yang lebih optimal. Simpulan: NPWT efektif sebagai intervensi berbasis bukti untuk mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum dan menurunkan risiko amputasi, terutama jika dikombinasikan dengan perawatan komprehensif.
Efektifitas Kombinasi Virgin Coconut Oil dengan Massage Effleurage Untuk Mencegah Luka Tekan Ameliani, Indri; Rohmah, Meynur; Safa'ah, Hilyatus; Husnaini, Husnaini; Febrianti, Nadia; Kurnia, Kurnia
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1365

Abstract

Latar Belakang : Immobilisasi yang berkepanjangan menyebabkan kerusakan jaringan akibat tekanan terus-menerus pada tonjolan tulang. Kondisi ini menyebabkan pembentukan luka tekan, yang dapat dicegah melalui intervensi pencegahan. Peningkatan hidrasi kulit dan sirkulasi darah perifer merupakan kunci dalam mencegah luka tekan. Minyak kelapa murni yang dikombinasikan dengan massage effleurage berpotensi menjadi terapi non-farmakologis yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak kelapa murni dengan pijat effleurage dalam mencegah luka tekan pada pasien yang terbaring di tempat tidur. Metode : Dilakukan tinjauan literatur menggunakan diagram alur PRISMA melalui pencarian di basis data Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar. Strategi pencarian menggunakan kerangka kerja PICO: luka tekan dan minyak kelapa murni dan massage effleurage. Kriteria inklusi meliputi pasien yang terbaring di tempat tidur berisiko mengalami luka tekan, intervensi yang melibatkan minyak kelapa murni dengan massage effleurage , studi quasi-eksperimental dan uji coba terkontrol acak, publikasi dari tahun 2020 hingga 2025, serta artikel dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Hasil : Analisis enam artikel menunjukkan bahwa minyak kelapa murni dengan massage effleurage secara signifikan mengurangi skor Skala Braden, mengurangi insiden luka tekan, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Minyak kelapa murni diberikan dengan dosis 5-10 ml per area menggunakan teknik massage effleurage selama 10-15 menit, 2-3 kali sehari pada area berisiko. Simpulan : Penerapan minyak kelapa murni dengan teknik massage effleurage telah terbukti efektif, aman, ekonomis, dan mudah diterapkan sebagai strategi berbasis bukti untuk mencegah luka tekan.