Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fungsi Manajemen Pendidikan Karakter pada SD Negeri 3 Mawasangka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah Fajar, Aswal; Asmiddin, Asmiddin; Rahmawati, Rahmawati
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 12, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/administratio.v12i2.1497

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi manajemen Pendidikan Karakter pada SDN 3 Mawasangka Kecamatan Mawasangaka Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data, reduksi data, display data, dan pembuatan kesimpulan dan verifikasi adalah tahapan analisis data. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) SDN 3 Mawasangka merencakan kegiatan pendidian karakter dalam pembelajaran secara terinterasi. Pada perangkat pembelajaran seperti silabus dan rencana pembelajaran (RPP), telah integrasi kegiatan di luar pembelajaran berupa program peningkatan nilai-nilai karakter dalam budaya sekolah, serta kegiatan ekstrakurikuler. (2) Pengorganisasian dimana di temukan struktur organisasi dalam mendukung pelaksanaan pendidikan karakter; pembagian tugas guru yang menangani pembelajaran; (3) pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, budaya sekolah, dan kegiatan pembelajaran. (4) pengawsan melalui penilaian sikap dan komponen guru untuk memajukan pendidikan karakter.
Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Buton Folensino, Silsilah; Asmiddin, Asmiddin; Islamy, Syaiful
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 12, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/administratio.v12i2.1500

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tentang sejauhmana Pemerintah Daerah mengimplementasikan Kebijakan untuk menanggulangi Stunting di Kabupaten Buton berdasarkan tiga variabel, yakni : (1) Perilaku Organisasi & antar organisasi; (2) Perilaku birokrasi Pada tingkat bawah; serta (3) Perilaku kelompok sasaran. Pemelitian ini merupakan jenis penelitain kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Buton dengan melibatkan 14 Informan, yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Petugas Kesehatan, Tokoh Adat dan Masyarakat setempat. Observasi, wawancana dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data, sedangkan untuk menganalisa data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa dalam menanggulangi stunting di Kabupaten Buton, Pemerintah Daerah telah mengimplementasikan seluruh kebijakan yang dibuat. Hal tersebut dibuktikan dengan angka preavalensi stunting dari 27,1 % di tahun 2019 turun menjadi 21,32% pada tahun 2021. Proses implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Buton dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu adanaya komitmen, koordinasi, kontribusi organisasi, profesionalisme aparat, kontrol organisasi, serta respon dari masyarakat. Komitmen dari Pemangku kebijakan dan Organisasi Perangkat Daerah dibuktikan dengan menurunnya prevalensi stunting di Kabupaten Buton meskipun dalam prosesnya masih terdapat kendala salah satunya kurangnya dukungan alokasi anggaran. Di sisi lain koordinasi yang dilakukan antara Pemangku Kebijakan dan OPD terkait meskipun sudah dilaksanakan namun masih ada hambatan dalam hal ketersediaan sistem manajemen data yang terintegrasi serta kurang konsistennya sejumlah stakeholder dalam proses koordinasi. Untuk kontribusi organisasi, setiap unsur sudah paham akan peran dan tanggungjawabnya dalam pelaksanaan program dan kegiatan, meskipun tidak sedikit juga dari implementor yang berasal dari masyarakat masih harus mendapatkan bimbingan dan pelatihan secara terus menerus agar senantiasa mengacu pada prosedur yang berlaku dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Disamping itu, alokasi anggaran yang maksimal diperlukan untuk menunjang profesionalisme aparat sehingga kegiatan yang dijalankan cepat dan tepat sasaran. Yang terakhir, secara umum respon positif dari masyarakat menunjukkan bahwa isi kebijakan telah sepenuhnya mereka pahami, walau demikian setiap kebijakan yang diambil Pemerintah tidak bisa lepas dari respon negatif meskipun tidak terlalu signifikan sehingga tetap memerlukan upaya persuasive dengan melakukan sosialisasi kebijakan meskipun di sisi lain respon negatif dari setiap kebijakan yang dibuat Pemerintah tidak dapat dipisahkan walaupun dengan skala yang cukup kecil sehingga diperlukan adanya tindakan persuasif dalam mensosialisasikan kebijakan dengan menyasar kelompok-kelompok yang benar-benar mempunyai reaksi negatif.
Partisipasi Masyarakat dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Minu, Muhamad Hairuddin; Asmiddin, Asmiddin; Rahmawati, Rahmawati
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 12, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/administratio.v12i3.1505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Pada Badan Pertanahan Nasional Di Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sementara Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder, dimana informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Data dikumpulkan dengan teknik, wawancara, observasi dan dokumnetasi. Teknik data dianalisis dengan menyiapkan data, mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Hasil penelitian menunjukkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kabupaten Buton diterapkan dengan memperhatikan prinsip partisipasi masyarakat sejak sosialisasi, pendaftaran tanah, pemasangat tapal batas tanah hingga menyiapkan berbagai dokumen syarat sertifikasi tanah. Olehnya itu harapkan pemerintah penting menempatkan masyarakat sebagai subyek dalam pendaftaran tanah dan perlu didukung akuntabilitas masyarakat dalam pendaftaran tanah.
Pentahelix-Based Development Strategy of Batu Sori Tourism Object in Lea-Lea Sub-district, Baubau City Fendi Satria Ramadani; Asmiddin, Asmiddin; La Didi
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explore the pentahelix-based Batu Sori tourist attraction development strategy in Lea-Lea District, Baubau City which includes SO (Strength - Opportunity) strategy, WO (Weakness - Opportunity) strategy, ST (Strength - Threat) strategy and WT (Weakness - Threat) strategy. And the role of pentahelix stakeholders in the development of Batu Sori tourism. The method used in this research is qualitative description. Data were collected through interviews, questionnaires, observation and documentation. The informants in this study were 10 people. The data was analysed using excel application. The results showed first that SWOT mapping, placing pentahelix-based Batu Sori tourism development in the Aggressiveness situation, namely tourism has a number of elements of strength as well as opportunities that are high enough to realise the development strategy of the pentahelix-based Batu Sori tourist attraction in Lea-Lea Kec Baubau City, so that the development strategy that must be pursued is that all strengths must be maximised by taking advantage of existing opportunities. Second, the development of a number of alternative aggressiveness strategies formulated for the development of Batu Sori tourism, including, 1) Maximising the potential of existing natural beauty and the use of social media and digital platforms, 2) Maximising opportunities to establish partnerships with private parties / entrepreneurs, 3) Batusori managers need to hold events or festivals. Furthermore, the role of penta helix stakeholders in Batu Sori tourism development in Baubau City can be optimised through the government, academics, the community, business people, and the media. The government plays an important role in planning and regulating policies that support the development of tourism infrastructure, as well as providing incentives for investors or private parties.
Employee Work Competence In Improving Organisational Performance At The Regional Secretariat Of Buton Regency La didi; Urfin, Urfin; Asmiddin, Asmiddin
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i04.2680

Abstract

This research aims to describe this Research Proposal regarding Employee Work Competence in Improving Organisational Performance at the Regional Secretariat of Buton Regency. This research uses a qualitative descriptive design that collects data by means of observation, interviews with informants. The data is tabulated as needed and then the data is analysed qualitatively descriptively including data reduction, data presentation and conclusion drawing so that it can produce an understanding and is proven by data analysis techniques and the validity of the data findings. The results of this study indicate that to see employee competence in improving organisational performance at the Regional Secretariat of Buton Regency according to Spencer and Spencer in Wibowo (2016: 273) competence is formed from five indicators: (1) Motives, (2) Traits, (3) Self-Concept, (4) Knowledge, (5) Skills. Thus, the goal of achieving employee performance competence in carrying out the performance of the regional secretariat of Buton Regency will be realised. It is suggested that the performance of employees at the Regional Secretariat Office of Buton Regency can be further improved by training and courses for employees so that employees at the Regional Secretariat Office of Buton Regency can become employees who have a good level of competence and can maximise employee performance, the Buton Regency Government must pay more attention to the quality of human resources of employees at the Regional Secretariat Office of Buton Regency by providing training to employees in order to improve employee competence, improving the governance system (management) of government affairs and community services by optimising the use of information and communication technology.
The Influence Of Service Quality On Consumer Satisfaction At Public Fuel Filling Station 7493701 PT Buton Bumi Mega Kilometer 4 Baubau City Rifki Dayanti Ananda,; Asmiddin, Asmiddin; Andi Tenri
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i04.2700

Abstract

This study aims to determine the effect of service quality on consumer satisfaction at the 7493701 PT. Buton Bumi Mega Kilometer 4 public fuel station in Baubau City. This study is a quantitative survey study with a survey method. The design of this study begins with determining the research problem, collecting research data, and analyzing data. Data collected through questionnaires, all existing data are then analyzed quantitatively to see how much influence the service has on consumer satisfaction at the 7493701 PT Buton Bumi Mega Kilometer 4 public fuel station in Baubau City. The results of this study indicate that the results of simple regression testing state that service quality has an effect on consumer satisfaction at the PT Buton Bumi Mega Km 4 gas station in Baubau City. While partial testing of service quality has a positive and significant effect on consumer satisfaction. The coefficient of determination value shows the amount of contribution given to the service quality variable to the consumer satisfaction variable at the PT Buton Bumi Mega Kilometer 4 gas station in Baubau City.
Organizational Performance in Electronic-Based Public Services at the Class II Baubau Harbor Master and Port Authority Office Muhammad Syukri; Asmiddin, Asmiddin; Andi Tendri
INFOKUM Vol. 13 No. 03 (2025): Infokum
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe organizational performance including Quality, Quantity, Timeliness, Effectiveness, Independence and Work Commitment and describe electronic-based public services including SPBE Objectives, Non-Corruption SPBE, SPBE Costs and Time, SPBE Scope, SPBE Mandatory and SPBE Principles. This study uses a qualitative descriptive design that collects data by means of observation, interviews with informants. The data is tabulated as needed and then the data is analyzed qualitatively descriptively including data reduction, data presentation and drawing conclusions so that it can produce an understanding and is proven by data analysis techniques and the validity of the data findings. The results of this study indicate that to see Organizational Performance at the Baubau Class II Harbormaster and Port Authority Office according to Robbins (2006) in Sebayang (2017) is formed from six Indicators, namely: a) Quality of work; b). Quantity of work; c). Timeliness; d). Effectiveness; f). Commitment. to maintain membership and electronic-based public services at the Baubau Class II Harbormaster and Port Authority Office according to Presidential Regulation (Perpres) Number 95 of 2018 including: a). SPBE objectives; b). Non-corruption of SPBE; c). SPBE costs and time; d). SPBE scope; e). SPBE mandatory; f). SPBE principles. Suggesting for further research to be improved by completing administrative documents and always conducting socialization and implementation of policies, and continuing to monitor and evaluate SPBE for service users.
Transforming Public Procurement: The Organizational Change Model of UKPBJ Central Buton Abidin, Zainul; Parasit, La; Asmiddin, Asmiddin; Islamy , La Ode Syaiful; Syarif , LM
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v15i1.14217

Abstract

This article aims to analyze the organizational transformation of the goods and services procurement unit in Central Buton Regency using Kurt Lewin’s change theory and change management perspectives. This research employed a qualitative descriptive approach, collecting data through interviews, observation, and document analysis. Data were analyzed qualitatively through preparation, organization, reduction, and presentation. The transformation occurred in three stages: unfreezing through the socialization of changes in structure, human resources, risk, technology, and budget, change with the formation of a centralized, performance-driven structure, and refreezing through capacity building, functional staffing, technology enhancement, and budget adjustment. The resulting model integrates Lewin's framework with transformational leadership, competent teams, human resources development, and technological innovation.
Strategi Peningkatan Promosi Benteng Keraton Buton Sebagai Objek Pariwisata Kota Baubau Nurhartati, Nurhartati; Asmiddin, Asmiddin; Majid, Abdul
Jurnal Barata Indonesia : Studi Administrasi & Kebijakan Publik Volume 1, Nomor 2, September 2024
Publisher : LeRin - UNIDAYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jbi.v1i2.1796

Abstract

Benteng Keraton Buton, terletak di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, merupakan situs bersejarah dengan potensi besar sebagai destinasi wisata budaya. Diakui sebagai benteng terluas di dunia oleh Guinness World Records dan MURI, kawasan ini tidak hanya menawarkan nilai sejarah dan keunikan budaya, tetapi juga panorama alam yang indah. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi promosi berbasis analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) guna mengoptimalkan daya tarik Benteng Keraton Buton. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama benteng ini meliputi arsitektur yang kokoh, nilai simbolis budaya, dan pengakuan internasional. Namun, kelemahan seperti keterbatasan anggaran, minimnya fasilitas memadai, dan rendahnya promosi menjadi tantangan yang perlu diatasi. Peluang yang dapat dimanfaatkan mencakup dukungan pemerintah untuk pengembangan wisata budaya dan tren wisata budaya yang meningkat, sementara ancaman meliputi persaingan dengan objek wisata lain serta kurangnya kesadaran masyarakat lokal terhadap pelestarian benteng. Strategi promosi yang diusulkan meliputi pemanfaatan media sosial dan digital untuk promosi kreatif, penyelenggaraan event budaya, serta peningkatan infrastruktur ramah lingkungan. Selain itu, pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat lokal sebagai pemandu wisata dan pelaku ekonomi kreatif menjadi elemen kunci keberhasilan. Dengan mengadopsi strategi ini, Benteng Keraton Buton dapat menjadi destinasi wisata budaya unggulan yang mendukung pelestarian budaya lokal dan memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi daerah.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan Rumah Tangga di Kota Baubau Ali, Yudi Darmadi Arif; Asmiddin, Asmiddin; Ramadhan, Syahril
Jurnal Riseta Soshum Vol. 1 No. 2 (2024): J Riseta Soshum
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrs.v1i2.5160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengelaborasi Implementasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan Sampah Rumah Tangga di Kota Baubau. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder sumber data meliputi hasil wawancara dan data sekunder. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, studi dokumen, dan  triangulasi. Teknis awal yang dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan persampahan di Kota Baubau telah di implementasikan namun belum tertata baik karena pengorganisasian meliputi penataan unit, sumber daya, dan metode sudah dilakukan namun pelaksanakan tugas kurang sesuai SOP, dan target kerja berdasarkan RPJMD mewujudkan Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya dalam pengelolaan lingkungan persampahan masih perlu dimaksimalkan. Interprestasi menyangkut pelaksanaan tugas kurang sesuai dengan ketentuan juklak dan juknis berdasarkan pedoman pengelolaan persampahan dari pemerintah Pusat dan peraturan Walikota Baubau nomor 43 Tahun 2019 tentang Tata cara pelaksanaan kewajiban pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampaah rumah tangga di Kota Baubau. Penerapan sudah dilaksanakan namun masih ada hambatan dalam pelaksanaannya seperti kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan persampahan seperti pemilahan sampah rumah tangga anorganik dan organik, waktu pembuangan sampah ke TPS selalu terlambat.