Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Citra Merek Sebagai Dampak Dari Pemasaran Digital (Platform Tiktok) & Konten Branding Pada Merajut Asa Kita (Merakit) Di Kota Bandung Diandra Dealova; Wawan Hermawan; Syifa Fauziah Hamidah; Tanty Sondari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemasaran Digital (Platform TikTok) dan Konten Branding dalam memengaruhi Citra Merek pada Merajut Asa Kita (MERAKIT) di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian sebanyak 100 responden dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria utama followers akun resmi TikTok MERAKIT yang aktif berinteraksi berupa pemberian tanda like pada konten. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan indikator valid dan reliabel, ditunjukkan oleh nilai Outer Loading yang berkisar antara 0,887 hingga 0,944 serta nilai Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability yang secara signifikan melampaui ambang batas 0,70. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pemasaran Digital (Platform TikTok) dan Konten Branding berdampak positif dan signifikan terhadap Citra Merek, baik secara parsial maupun simultan dengan nilai R-Square sebesar 0,809 yang dikategorikan substansial. Temuan ini menegaskan bahwa jangkauan luas dari pemasaran digital yang didukung oleh strategi penceritaan (storytelling) yang autentik dalam konten branding mampu mengkristalisasi persepsi positif dan mengukuhkan posisi merek secara kuat di benak konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen MERAKIT untuk meningkatkan konsistensi jadwal unggahan, mengoptimalkan kualitas visual, serta mempertajam keunikan identitas visual guna memperkokoh daya saing industri kreatif rajut di Kota Bandung
Customer Loyalty Pada Air Minum Dalam Kemasan Le Minerale 600ml Sebagai Dampak Dari Brand Image Dan Green Packaging Delvian Putra Kusmajaya; Syifa Fauziah Hamidah; Adi Praptika Jaya
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9414

Abstract

Industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia mengalami pertumbuhan sangat pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi air minum yang aman dan berkualitas. Kebutuhan air minum bersih terus meningkat sementara akses terhadap air minum perpipaan yang layak masih terbatas di berbagai wilayah, mendorong tingginya permintaan terhadap produk AMDK dan menjadikan industri ini sebagai salah satu segmen yang paling dinamis dan kompetitif di Indonesia.. Le Minerale sebagai salah satu merek AMDK terkemuka di Indonesia perlu mempertahankan dan meningkatkan loyalitas konsumennya di tengah ketatnya persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image dan Green Packaging terhadap Customer Loyalty konsumen Le Minerale 600ml. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan Skala Likert kepada 85 responden mahasiswa aktif S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Langlangbuana. Analisis data meliputi analisis deskriptif, analisis jalur (path analysis), uji korelasi, uji determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image Le Minerale berada dalam kategori baik, Green Packaging berada dalam kategori cukup baik, dan Customer Loyalty berada dalam kategori baik. Secara parsial, Brand Image maupun Green Packaging masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Loyalty. Secara simultan, keduanya bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Loyalty
PENGARUH GREEN PERCEIVED QUALITY DAN BRAND IMAGE TERHADAP REPURCHASE INTENTION LE MINERALE 600 ML DI ALFAMART KARAPITAN Rival Aditiya; R. Ela Sulastri; Syifa Fauziah Hamidah
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2919

Abstract

Tujuan dari riset ini yaitu mengkaji dampak Green Perceived Quality serta Brand Image terhadap Repurchase Intention pembeli Le Minerale 600 ml di Alfamart Karapitan, baik terpisah ataupun bersamaan. Pendekatan kuantitatif bermetode deskriptif sekaligus verifikatif diaplikasikan lewat path analysis. Angka 100 responden ditentukan lewat rumus Lemeshow dan teknik accidental sampling untuk menjaring data primer melalui kuesioner skala Likert lima poin, yang selanjutnya diolah memanfaatkan SPSS. Kategori baik diperoleh pada masing-masing variabel Green Perceived Quality, Brand Image, dan Repurchase Intention berdasarkan temuan analisis deskriptif. Seluruh indikator terbukti valid melalui uji validitas (r hitung > r tabel sebesar 0,196), serta semua variabel dipastikan reliabel lewat uji reliabilitas (nilai Cronbach's Alpha melampaui 0,6). Koefisien jalur senilai 0,225 dengan sumbangsih pengaruh 10,8% dimiliki oleh Green Perceived Quality terhadap Repurchase Intention, sementara koefisien jalur sebesar 0,458 dengan total kontribusi 26,7% dicatatkan oleh Brand Image. Efek signifikan secara bersama-sama dihasilkan oleh kedua variabel tersebut terhadap Repurchase Intention dengan besaran R Square 0,375 (F = 29,055; Sig. < 0,001). Angka ini menunjukkan bahwa porsi 37,5% dari variasi Repurchase Intention dipengaruhi oleh kombinasi kedua variabel tersebut, lalu sisa 62,5% ditentukan oleh faktor lain di luar model riset.
The Role of Satisfaction with Life and Fear of Missing Out as Predictors of Problematic Social Media Use and Problematic Smartphone Use Among Generation Z Syifa Fauziah Hamidah; Lindi Utami Marquerette; Roro Arinda Reswanti Julian Pratama
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Bandung: Prodi Manajemen FE Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/almana.v10i1.3000

Abstract

The rapid growth of social commerce platforms, particularly TikTok Shop, has increased the intensity of social media and smartphone use among Generation Z, which may lead to problematic patterns of digital behavior. This study aims to examine the role of satisfaction with life and fear of missing out (FOMO) as predictors of problematic social media use and problematic smartphone use among Generation Z TikTok Shop users. This research employs a quantitative approach using a survey method involving Generation Z respondents who actively use TikTok Shop. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that satisfaction with life has a significant effect on problematic social media use and problematic smartphone use, while fear of missing out (FOMO) is also found to have a significant effect on both forms of problematic digital behavior. These findings suggest that individual psychological well-being and digital motivational factors play an important role in shaping the intensity and patterns of social media and smartphone use among Generation Z. This study contributes theoretically to the understanding of psychological factors influencing problematic digital behavior and provides practical implications for enhancing digital well-being among social commerce platform users.