Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PKM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU FLAMBOYAN DALAM PENERAPAN MESES (MENU SEHAT SEIMBANG) ISI PIRINGKU BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LAHA Tiwery, Indah Benita; Siahaya, Alisye
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1555

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Laha, Kota Ambon dengan sasaran mitra kader yang berasal dari 7 posyandu di Desa Laha. Kegiatan ini akan mengupayakan permasalahan yang ada pada mitra, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting. Program ini bertujuan: 1) Peningkatan pengetahuan kader tentang Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan kader dalam mengolah makan berbahan lokal untuk dijadikan Meses (menu sehat seimbang) sesuai dengan program Isi Piringku. Permasalahan yang dialami oleh mitra kader posyandu Desa Laha: 1) Kualitas sumber daya dengan tingkat pendidikan yang rendah; 2) Kurangnya kemampuan mitra sasaran untuk menyediakan makanan yang sesuai dengan program Isi Piringku; 3) Masih kurangnya inovasi untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang bergizi seimbang dalam satu piring sesuai dengan program Isi Piringku. Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pelatihan dan pendampingan. Pendekatan pelatihan meliputi: Pelatihan pembuatan Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; Sedangkan metode pendampingan meliputi: Pendampingan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam membuat Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku. Luaran yang diharapkan terwujud dari kegiatan ini adalah: 1) Terciptanya Meses (Menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan mitra; 3) Publikasi kegiatan PkM di jurnal nasional (MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, ISSN: 2721-4680); 4) Poster Meses berbasis kearifan lokal; 5) Publikasi kegiatan PkM di media massa elektronik (Ghemanews); 6) Konten video pelaksanaan kegiatan PkM yang diupload di youtube
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Dalam Percakapan Whatsapp Mahasiswa Kelas C Program Studi Keperawatan Angkatan 2024 Pattipeiluhu, Lisse; Siahaya, Alisye; Tiwery, Indah Benita; Leutualy, Vanny
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i2.1631

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujan untuk menganalisis kesalahan-kesalahan bebahasa yang terjadi pada percakapan grub Whatsapp mahasiswa guna meningkatkan memahaman dan kemampuan menempatkan atau menggunakan bahasa yang lebih efektif di lingkup akademis. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yaitu bersumber dari tangkapan layar teks dari aplikasi grup WhatsApp yang berisi kesalahan berbahasa mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kesalahan berbahasa yang muncul pada percakapan grup WhatsApp mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C. Kesalahan tersebut mencakup aspek ejaan, penggunaan huruf kapital, dan penulisan yang tidak tepat. Dalam konteks dan ranah ragam, kesalahan berbahasa ini terjadi karena mahasiswa Program studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C menggunakan bahasa informal saat berkomunikasi di dalam grup WhatsApp, yang merupakan situasi non-formal di antara teman sejawat mereka. Kesalahan bahasa ini dapat diatribusikan kepada keadaan santai di mana para mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2024 kelas C mengekspresikan pendapat dengan menggunakan bahasa yang lebih santai dan informal dalam interaksi sehari-hari di grup tersebut.
Screening dan Pendidikan Kesehatan Bagi Lansia di Kota Ambon Valensya Yeslin Tomasoa; Joan Herly Herwawan; Alisye Siahaya
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.832

Abstract

Penyakit asam urat atau biasa dikenal sebagai gout merupakan gangguan peradangan kronis autoimun atau respon autoimun, dimana imun seseorang bisa terganggu dan turun yang menyebabkan hancurnya organ sendi dan lapisan pada sinovial, terutama pada tangan, kaki dan lutut. Puskesmas Air Salobar khususnya Kelurahan Kudamati RW. 01 merupakan wilayah lokasi fokus pelayanan kesehatan karena berada di tengah perkotaan Kota Ambon. Dalam pelayanannya tentunya puskesmas Air Salobar memiliki sasaran lansia dalam pelayanannya pada usia >60 tahun.  Screening kesehatan dan edukasi agar lansia sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui masalah kesehatan yang dialami seperti gout. Metode yang dilakukan Rapid Test menggunakan alat easy touch test strip untuk mengetahui kadar asam urat lansia. Hasil Kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar asam didapatkan ada 30 lansia (65.2) yang mengalami peningkatan kadar asam urat dari 46 lansia. Diharapkan kerjasama lintas program dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dan kerjasama lintas sektor dengan LSM di masyarakat karena menjadi perhatian secara serius dalam penyediaan sarana dan prasarana kegiatan penyuluhan maupun pemeriksaan kadar asam urat khususnya pada lansia.
Dampak Media Sosial Terhadap Perilaku Seks Bebas Remaja Donny Japly Pugesehan; Alisye Siahaya; Maria Magdalena Goha
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.968

Abstract

Lahirnya media sosial merupakan salah satu dari kemajuan teknologi internet yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Salah satu dampak negative yang ditimbukan dari penggunnaan media sosial adalah seks bebas. Salah satu kalangan yang sangat terpengaruh dengan media sosial yaitu remaja Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada Remaja tentang dampak media sosial terhadap perilaku seks bebas. Metode yang digunakan yaitu ceramah dengan memberikan edukasi lewat power point dan tanya jawab antara pemateri dan peserta yaitu Remaja. Hasilnya 95% remaja  mempunyai respon yang baik dan aktif dalam menyimak materi dan proses tanya jawab. Maka dengan adanya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Jemaat GPM Getsemani khususnya kepada remaja, remaja dapat memahami dan mengautualisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga remaja masa kini dapat berhati-hati dalam segala hal, baik dalam pergaulan maupun penerapan kehidupan kedepannya.
Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) dan Pelatihan Gizi Seimbang Pada Remaja Putri Untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini Alisye Siahaya; Westy Tahapary
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1173

Abstract

Kaum muda adalah dunia yang penuh warna dan istimewa. Dari sekian banyak rangkaian pertumbuhan dan perkembangan remaja, masa yang paling sering menarik perhatian tentu saja adalah saat masa remaja tiba. Tingkat perkembangan fisik ini dapat dijadikan sebagai ciri perkembangan remaja pada tingkat awal yang kemudian dapat ditempuh setelah masa dimana remaja memasuki tahap perubahan ke dalam situasi interpersonal dan sosial yang lebih luas. Anak-anak dan generasi muda merupakan era berikutnya, khususnya yang sedang berproses membangun negara. Setiap anak mempunyai hak yang sama, yaitu hak untuk berkembang dan berkreasi, hak untuk mendidik, menghargai, dan penghidupan yang lebih baik dari rata-rata. Masalah kesehatan yang sering dialami generasi muda di era lain saat ini adalah anemia. Anemia adalah masalah gizi yang umum dialami di negara-negara maju dan berkembang dan merupakan masalah kesehatan yang terbuka. Salah satu kelompok umur yang rentan terhadap kekurangan zat besi adalah kaum muda. Pemberian pil cantik merah/ tablet tambah darah kepada remaja putri siswi SMA dinilai efektif dalam menurunkan dan mencegah terjadinya anemia. Dengan mengkonsumsi pil cantik, remaja putri akan memiliki wajah yang segar, tidak pucat, tidak mudah mengantuk dan berdaya konsentrasi tinggi. Selain itu, pil cantik yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu mempersiapkan kondisi tubuh prima yang kelak senantiasa sehat saat hamil maupun melahirkan.