Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGUATAN KARAKTER ISLAMI SISWA SMP NEGERI 03 SUKOREJO KABUPATEN KENDAL mursidah; Ahmad Munadirin
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v4i2.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) pendidikan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal, 2) peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal, 3) faktor pendukung dan penghambat guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI, siswa, dan kepala sekolah SMP Negeri 03 Sukorejo Kabupaten Kendal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) Karakter siswa di SMP Negeri 03 Sukorejo dalam segi islami dan tanggung jawab sudah dikatakan baik, 2) Peran Guru PAI dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo pada dasarnya salah satu kriteria guru PAI yang terpenting adalah mempunyai latar belakang agama yang kuat sebagai guru PAI, membaca Al-Quran dengan baik, berakhlak baik, bertanggung jawab dan mampu membimbing siswa menuju hal-hal baik. 3) Faktor pendukung dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo dipengaruhi oleh: visi dan misi sekolah yang sesuai, standar isi kurikulum yang digunakan, peran guru, fasilitas yang mendukung, peran orang tua dalam program sekolah. Sedangkan faktor penghambat dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo dipengaruhi oleh: kesadaran dari siswa yang kurang mendukung, kurangnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan karakter, teknologi sosial media yang tidak bisa dikontrol.
MENGGAGAS PENDIDIKAN ISLAM HUMANISTIK PERSPEKTIF PEMIKIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI Ahmad Munadirin
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 Desember (2019): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v1i2.15

Abstract

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi penelitian pemikiran ini urgen untuk dilaksanakan; pertama, isu-isu pendidikan dehumanisasi, spit personality, dan technocentric yang belum bisa diatasi pendidikan Islam, menjadikan model pendidikan Humanistik yang ideal urgen untuk dicari. Kedua, pencarian model pendidikan Humanistik yang ideal bisa dilakukan dengan mengkaji pemikiran tokoh pendidikan Islam. Ketiga, Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan tokoh pendidikan Islam yang berkaliber Internasional. Keempat, ada pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani yang membahas mengenai konsep pendidikan Humanistik. Kelima, belum adanya penelitian mengenai pendidikan Humanistik perspektif pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rekonstruksi pendidikan Islam Humanistik penting untuk direalisasikan. Konstruksi tersebut dilakukan dengan cara menganalisis relevansi empat komponen pendidikan Islam menurut pemikiran Syekh Nawawi dengan konsep pendidikan Islam Humanistik yang ada. Dari hasil konstruksi yang dilakukan, maka tiga komponen pendidikan Islam yang meliputi; hakikat pendidikan dan pengajaran Islam, tujuan pendidikan Islam, dan metode pendidikan Islam menurut Syekh Nawawi relevan dengan konsep pendidikan Islam Humanistik. Adapun pemikiran Syekh Nawawi berkenaan dengan pendidik dan peserta didik, maka konsep ini dinilai kurang relevan dengan konsep pendidikan Islam Humanistik. Dalam hal hakikat pendidikan, tujuan, dan metode pendidikan Islam, antara pemikiran Syekh Nawawi dan konsep pendidikan Humanistik sama-sama mengedepankan aspek kemanusiaan dalam proses pendidikannya. Adapun berkenaan dengan pemikiran Syekh Nawawi mengenai pendidik dan peserta didik dinilai kurang relevan dengan konsep pendidikan Humanistik disebabkan karena syarat pendidik dan peserta didik yang diajukan mengabaikan aspek kemanusiaan pendidikan maupun peserta didik.
Pola Modernisasi Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Kendal Jawa Tengah Ahmad Munadirin; Eko Sariyekti; Husna Nashihin; Triana Hermawati
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 Juni (2022): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v4i1.89

Abstract

This research is classified as library research research. The background of this research lies in the reason that Islamic boarding schools should be able to develop their pesantren education models, in fact there are still many pesantren education that have not been able to develop so that they are suspended animation. There are four important points that will be the focus of this research, first, the profile of the Mamba'ul Hikmah Kendal Islamic Boarding School. Second, the typology of Islamic education at the Mamba'ul Hikmah Kendal Islamic Boarding School. Third, the development strategy of the Mamba'ul Hikmah Kendal Islamic Boarding School. Fourth, the advantages and disadvantages of developing the Mamba'ul Hikmah Kendal Islamic Boarding School. This research shows that first, the success of the establishment of this Islamic boarding school cannot be separated from the factor of community satisfaction with the teaching conducted by Dr. Kh. Suyuthi Murtadlo.