Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDIDIKAN FIQIH DI PESANTREN DALAM BINGKAI AFEKTIF, KOGNITIF, DAN PSIKOMOTORIK (Studi di Pesantren Miftakhul Jannah dan Pesantren Salafiyah) Mu’ammar Ramadhan; Ahmad Munadirin
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v3i2.95

Abstract

Penelitian berangkat dari permasalahan adanya ketimpangan pembelajaran fiqih di lembaga pendidikan. Aspek pengetahuan di satu sisi di lembaga pendidikan formal, dan aspek pskomotorik di lembaga pendidikan pesnatren. Karenanya penelitia di Pondok Pesantren Salafiyah Pemalang dan Miftakhul Jannah Tegal ini ini menguraikan pendidikan fiqih dari aspek kognitif, psikomotorik, maupun afektif. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data dalam studi ini menggunakan metode observasi, interview, dokumentasi, dan studi pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fungsionalisme struktural Parsons. Penelitian ini dapat memotret bahwa secara kognitif, impelemntasi pendidikan fiqh di Pondok Pesantren Salafiyah Pemalang dan Miftakhul Jannal Tegal dilakukan dengan mengkaji kitab kuning di pesantren yang diajarkan. Adapun pada aspek psikomotorik pendidikan fiqh di Pondok Pesantren Salafiyah Pemalang dan Pondok Pesantren Miftakhul Jannah Tegal dilakukan sebagai bagian untuk mempraktikkan materi fiqih yang diajarkan. Pada aspek afektif pendidikan fiqh dapat berjalan dengan baik melalui proses internalisasi yang melahirkan sikap menerima, menghargai, menghayati, dan mengamalkan. Faktor penting yang menguatkan ranah afektif santri adalah pembiasaan melalui tata tertib dan budaya pesantren, modeling atau keteladanan kyai/ustadz, serta keyakinan yang mendalam bahwa mengamalkan fiqih secara istiqamah dan ikhlas adalah kewajiban setiap muslim.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGUATAN KARAKTER ISLAMI SISWA SMP NEGERI 03 SUKOREJO KABUPATEN KENDAL mursidah; Ahmad Munadirin
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v4i2.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) pendidikan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal, 2) peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal, 3) faktor pendukung dan penghambat guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter islami pada siswa di SMP Negeri 3 Sukorejo, Kabupaten Kendal. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI, siswa, dan kepala sekolah SMP Negeri 03 Sukorejo Kabupaten Kendal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) Karakter siswa di SMP Negeri 03 Sukorejo dalam segi islami dan tanggung jawab sudah dikatakan baik, 2) Peran Guru PAI dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo pada dasarnya salah satu kriteria guru PAI yang terpenting adalah mempunyai latar belakang agama yang kuat sebagai guru PAI, membaca Al-Quran dengan baik, berakhlak baik, bertanggung jawab dan mampu membimbing siswa menuju hal-hal baik. 3) Faktor pendukung dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo dipengaruhi oleh: visi dan misi sekolah yang sesuai, standar isi kurikulum yang digunakan, peran guru, fasilitas yang mendukung, peran orang tua dalam program sekolah. Sedangkan faktor penghambat dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa SMP Negeri 03 Sukorejo dipengaruhi oleh: kesadaran dari siswa yang kurang mendukung, kurangnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan karakter, teknologi sosial media yang tidak bisa dikontrol.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital dan Implikasinya terhadap Konstruksi Karakter Religius-Sosial Santri Masruroh, Masruroh; Hadi, Syaiful; Munadirin, Ahmad
Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama Vol 10 No 2 (2025): Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/almabhats.v10i2.7457

Abstract

Transformasi digital secara fundamental mengubah lanskap pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran PAI berimplikasi terhadap karakter religius-sosial santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data sekunder diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap buku teks, jurnal ilmiah bereputasi, dan dokumen kebijakan terkait pendidikan Islam di era digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan interpretasi tematik untuk mensintesis berbagai pemikiran mengenai transformasi pedagogi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, seperti media audiovisual dan aplikasi Islami, berhasil memperluas akses pengetahuan keagamaan serta mendorong pola pembelajaran yang lebih kolaboratif dan mandiri. Namun, transformasi ini juga menghadirkan tantangan berupa potensi degradasi moral dan masuknya nilai-nilai yang tidak sejalan dengan ajaran Islam, sehingga menuntut penguatan literasi digital berbasis etika Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter religius-sosial santri terbentuk secara lebih kontekstual ketika pembelajaran digital disintesiskan dengan pembiasaan nilai dan penguatan budaya pesantren yang moderat. Implikasi penelitian ini terletak pada perumusan kerangka integratif antara pedagogi digital dan internalisasi nilai religius sebagai model penguatan karakter santri di era disrupsi teknologi. Melalui analisis ini, diharapkan tercipta sinergi yang mampu melahirkan generasi dengan keseimbangan antara kecakapan teknologi dan kedalaman spiritualitas.