Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Literasi Kesehatan Mata Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Mengakses Perawatan Kesehatan Mata Di Tangerang Maryani, Febri; Hermawan, Rangga Adhitia; Abdillah, Bunyamin Rizki; Nugraha, Opep Cahya; Az Zahra, Elza Aulia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19417

Abstract

Kesehatan mata sangat penting bagi setiap individu dengan demikian, perlu pemeliharaan kesehatan tersebut. Pemeliharaan kesehatan ini salah satunya dipengaruhi oleh tingkat literasi kesehatan mata. Namun, tingkat literasi tentang kesehatan mata pada masyarakat masih cukup rendah sehingga mempengaruhi tingkat kesehatan mata. Individu yang memiliki tingkat literasi yang tinggi akan memiliki status kesehatan yang baik hal ini karena mereka sadar pentingnya untuk pemeliharaan kesehatan salah satu mencari akses fasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat peran literasi kesehatan mata, melihat tingkat literasi, dan faktor lain yang mempengaruhi pengambilan keputuasan untuk mengakses perawatan kesehatan mata di Kota Tangerang. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Tangerang, secara kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, jumlah informan sebanyak 5 orang dengan 2 orang sebagai informan kunci, yaitu dari perwakilan Rukun Warga dan Ketua Karang Taruna. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Januari 2025. Hasil penelitian diperoleh bahwa literasi kesehatan mata sangat berperan dalam mengakses pelayanan kesehatan, tingkat literasi pada masyarakat masih kurang, faktor lain yang mempengaruhi pengambilan keputusan yaitu biaya, peran keluarga, dan kegiatan penyuluhan oleh tenaga kesehatan. Kesimpulan dari penelitian yaitu bahwa ada keterkaitan antara peran literasi kesehatan mata dalam pengambilan
STATUS REFRAKSI HYPERMETROPIA, MYOPIA, ASTIGMAT, DAN EMETROPIA DI SDI ASSADAH BIDARA CINA Abdillah, Bunyamin Rizki; Nugraha, Opep Cahya; Maryani, Febri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelainan refraksi dikenal dalam bentuk miopia, hipermetropia dan astigmatisme. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat faktor yang mempengaruhi terjadi status refraksi pada anak sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di SDI Assadah, Bidara Cina, Jakarta Timur. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam, informan terdiri atas 3 orang dari orang tua atau wali murid, ada 2 informan kunci, yaitu petugas dasawisma dan guru. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 – Juni 2025. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara keseluruhan status refraksi pada anak sekolah dasar dengan myopia, diikuti myopia astigmat compositus tinggi. Kesimpulan dari penelitian yaitu kelainan refraksi pada anak sekolah dasar di SDI Assadah Bidara Cina, disebabkan karena faktor penggunaan gadge, sosial ekonomi orang tua, pola makan, dan pola asuh.
PENGARUH KOMPLIKASI PEMAKAIAN LENSA KONTAK LUNAK TERHADAP KESEHATAN PENGLIHATAN Budiana, Wahyu; Nugraha, Opep Cahya; Abdillah, Bunyamin Rizki
Jurnal Mata Optik Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL MATA OPTIK
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/jmo.v7i1.301

Abstract

The purpose of this study was to identify the effects of complications of soft contact lens wear on visual health. The research method used was descriptive qualitative with semi-structured interviews conducted by telephone with three informants who were purposively selected because they had experience wearing contact lenses regularly. Data were analyzed through the preparation of interview guidelines, recording, transcription, interpretation, and drawing conclusions. The results showed that complications of contact lens wear affect vision in the form of decreased visual acuity, red eyes, and blurred vision.
ANALISIS FAKTOR DEMOGRAFIS YANG MEMPENGARUHI PERAN OPTOMETRIS DALAM PELAYANAN KESEHATAN MATA DI INDONESIA. Simarmata, Murni Marlina; Silaban , Stepanus; Maryani, Febri; Nugraha, Opep Cahya
Jurnal Mata Optik Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL MATA OPTIK
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/jmo.v7i1.303

Abstract

Optometris memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan mata, terutama dalam pemeriksaan penglihatan dan deteksi gangguan refraksi pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, lama praktik, dan tempat kerja dengan peran optometris dalam pelayanan kesehatan mata di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada optometris di Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 97 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia produktif, memiliki lama praktik 0–5 tahun, dan bekerja di optik sebagai tempat praktik utama. Faktor usia, lama praktik, dan tempat kerja menunjukkan keterkaitan dengan peran optometris dalam pelayanan kesehatan mata. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara peran preventif dan dampak pelayanan kesehatan mata, yang mengindikasikan bahwa peningkatan peran preventif optometris berkontribusi besar terhadap penurunan beban gangguan penglihatan dan peningkatan akses layanan kesehatan mata. Sementara itu, hasil uji independent t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam peran preventif antara optometris pria dan perempuan (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran preventif optometris merupakan faktor kunci dalam meningkatkan dampak pelayanan kesehatan mata. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi melalui pendidikan berkelanjutan serta penguatan peran optometris di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Indonesia.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DURASI PENGGUNAAN GADGET TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN MIOPIA Aulia, Zidni Rahma; Septia Habiba, Putri Ghanim; Nugraha, Opep Cahya; Simarmata, Murni Marlina
Jurnal Mata Optik Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Mata Optik
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/ed460s87

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between the duration of gadget use and the incidence of myopia among university students. Methods: This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of university students, and respondents were selected using a purposive sampling technique. Data on gadget use duration were collected using a structured questionnaire, while myopia status was determined through visual examination and refractive assessment. The collected data were analyzed using appropriate statistical tests to determine the relationship between the duration of gadget use and the incidence of myopia at a significance level of 5%. Results and Discussion: The findings demonstrated a significant relationship between the duration of gadget use and the incidence of myopia among university students. Respondents with longer daily gadget use were more likely to experience myopia than those with shorter durations of use. Prolonged exposure to near-work activities through digital devices is considered to increase accommodative demand and visual stress, which may contribute to the development and progression of myopia. These findings support previous evidence indicating that excessive digital device use is an important environmental risk factor for myopia in young adults. Conclusion: The duration of gadget use is significantly associated with the incidence of myopia among university students. Promoting healthy digital device use, limiting prolonged screen exposure, and encouraging regular visual breaks are recommended to reduce the risk of myopia and maintain visual health among students.
GAMBARAN STRATEGI PENJUALAN BINGKAI KACAMATA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI OPTIK OCTA 12 Budiana, Wahyu; Nugraha, Opep Cahya
Jurnal Mata Optik Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Mata Optik
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/v30r6d68

Abstract

Sales strategy  are one way to win a sustainable competitive advantage for companies that produce goods or services. Sales strategy can be seen as one of the basics used in planning a company as a whole. Viewed from the breadth of the problems that exist within the company, it is necessary to have a comprehensive plan as a guide for the company's segments in carrying out their activities, another reason that shows the importance of sales techniques is the increasingly fierce competition in companies in general. sales to increase competitiveness, and to find out how effective the implementation of sales techniques has been. This research was conducted at Optik Octa 12 Citayam Depok. Data collection techniques with documentation, interviews and  observations, the type of research is descriptive research. The results of the analysis of the effectiveness of sales techniques show an increase in total sales from year to year and serve as a reference for the effectiveness of marketing strategies in competition between optical businesses