Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PERMAINAN EGRANG BATOK KELAPA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK PADA PAUD KELAS B TAHUN AJARAN 2022/2023 Khairul Huda; Hadiyaturridho
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i2.1271

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan kepada Guru pemnfaatan batok kelapa sebagai media bermain-belajar anak khususnya dalam melatih keterampilan social anak kelas B. Hal ini didasarkan atas masih kurangnya pengalaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan sumber alam di lingkungan sekitar. Target khusus yang dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan penguatan serta melatih Guru dalam berinovasi dan bisa memanfaatkan sumber daya alam sebagai media permainan dalam hal ini media alam yang digunakan adalah batok kelapa pada permainan egrang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan yang bersifat partisipatif. Semua guru dan murid yang ada di lembaga tersebut menjadi peserta pelatihan dalam pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi pemberian materi mengenai strategi guru dalam mengembangkan atau memodivikasi permainan engrang melalui batok kelapa. Untuk menjaga keberlanjutan hasil dari kegiatan ini, pendampingan terus dilakukan antara guru, murid dengan Tim Pelaksan pengabdian sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat tercapai secara optimal.
Melatih Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Kertas Pada PAUD Kelas B (Usia 5-6 Tahun), Tahun Ajaran 2022/2023 Khairul Huda; Hadiyaturrido
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i1.1775

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan kepada Guru pemnfaatan media kertas untuk kegiatan menganyam dalam rangka melatih keterampilan motorik halus anak. Hal ini didasarkan atas masih kurangnya pengalaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan sumber media belajar khususnya dalam melatih keterampilan motorik halus anak. Target khusus yang dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan penguatan serta melatih Guru dalam berinovasi dan bisa memanfaatkan sumber media yang ada di lingkungan sekitar untuk dijadikan sebagai media yang efektif melatih keterampilan anak, khususnya keterampilan motorik halus anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan yang bersifat partisipatif. Semua guru dan murid yang ada di lembaga tersebut menjadi peserta pelatihan dalam pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi pemberian materi mengenai strategi guru dalam mengembangkan atau memodivikasi kertas digunakan menganyam untuk melatih keterampilan motoric halus anak. Untuk menjaga keberlanjutan hasil dari kegiatan ini, pendampingan terus dilakukan antara guru, murid dengan Tim Pelaksan pengabdian sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat tercapai secara optimal.
Peningkatan kapasitas keluarga dalam merawat dan mencegah relapse Skizofrenia melalui edukasi kesehatan Dwi Indah Iswanti; Fery Agusman Motuho Mendrofa; Khairul huda; Sa’adah Mujahidah
Link Jurnal Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): December : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v1i1.23

Abstract

Introduction: Keluarga yang merawat skizofrenia dirumah merasa tidak mampu dan berdaya terutama ketika skizofrenia mengalami relapse. Masih rendahnya pengetahuan cara merawat dan keterampilan keluarga dalam mengatasi masalah pengasuhan skizofrenia. Objectives: Pengabdian masyarakat ini bertujuan meng-edukasi keluarga supaya dapat merawat dan mencegah relapse skizofrenia. Methods: edukasi diberikan selama 3 kali pertemuan dengan tema yang berbeda, dilaksanakan pada bulan juli 2024 di Aula Puskesmas Kedungmundu yang dihadiri oleh 30 keluarga yang merawat skizofrenia. Pre-post-test dilakukan dengan kuesioner guna mengevaluasi hasil edukasi yang diberikan. Results: 80% keluarga meningkat kapasitasnya untuk memberikan perawatan dan mencegah relapse skizofrenia ketika dirumah dan membutuhkan teknologi sistim pakar guna meningkatkan literasi kesehatan mental. Conclusion: kapasitas keluarga dalam merawat dan mencegah relapse skizofrenia dapat ditingkatkan melalui edukasi, pelatihan dan literasi kesehatan mental untuk itu keluarga perlu didukung oleh teknologi sistim pakar.