Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Utilization of Ldpe (Low-Density Polyethylene) Plastic Waste Into Concrete Pavers As An Implementation of Islamic Values and Innovative Solutions in the Village of Buayan: Pemanfatan Sampah Plastik Berjenis Ldpe (Low Density Polypropylene) Menjadi Bata Beton (Paving Block) Sebagai Implementasi Nilai Islam dan Solusi Inovatif di Desa Buayan Samhudi, Gamalel Rifqi; Faturrohman, Aziz; Gunadi, Muhammad Irawan; Pristanti, Sephia; Meilani, Noer Afifah Dwi; Rizqullah, Naufal Arkan; Rachmatillah, Alma Fina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya. Salah satu alternatif daur ulang sampah plastik dengan cara penggunaan limbah plastik untuk dijadikan paving blok. Plastik jenis Low Density Polypropylene (LDPE) banyak dipakai untuk membuat tempat makanan, plastik kemasan, botol-botol yang lembek, tutup plastik, kantong/tas kresek dan plastik tipis lainnya. Masalah limbah plastik telah menjadi perhatian dunia yang semakin mendalam. Metode pada penelitian kali ini menggunakan model technical assistance dalam bentuk training dan pendampingan yang dilaksanakan dengan memberikan kegiatan pelatihan kepada mitra. Pada proses pembuatan bata beton (paving block) yang telah dilakukan mendapatkan hasil 1 buah bata beton (paving block) memerlukan waktu sekitar 1 jam dan mengurangi kurang lebih 4 – 5 kg sampah plastik. Pada uji kekuatan tersebut mendapatkan hasil bahwa bata beton (paving block) tersebut hanya mendapatkan sedikit kerusakan yang tidak terlalu signifikan yaitu sekitar 10-20% kerusakan.
Building Independent MSMEs as an Effort to Improve the Welfare of the Karangsari Village Community: Membangun UMKM Mandiri sebagai Upaya dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Karangsari Rabbani, Puspita Indah Noor; Zhodiah, Heni; Dewi, Annisa Shalsabila Citra; Tunisak, Meli Sofia; Nurlaelly, Azizah; Isnaeni, Anita; Samhudi, Gamalel Rifqi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah unit usaha produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha di semua sektor ekonomi. UMKM memiliki fungsi vital dalam pembangunan ekonomi wilayah serta mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Kabupaten Kebumen menduduki peringkat ke 3 sebagai Kabupaten yang memiliki angka UMKM terbanyak dengan total jumlah UMKM sebanyak 11991 UMKM yang telah terdaftar. Studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Karangsari, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen menemukan hasil bahwa di Desa Karangsari belum terdapat UMKM yang dijalankan oleh masyarakat maupun desa karena kurangnya pemahaman mengenai UMKM, belum terdaftarnya usaha yang dijalankan, serta terkendala dalam proses pemasaran. Melalui program IbM ini, dilakukan kegiatan transfer ilmu dalam bidang perdagangan dengan metode penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat di Desa Karangsari yang telah memulai usaha rumahan. Guna memberikan pemahaman dan mendampingi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian desa maka pengabdian ini dilakukan dengan menitik beratkan pada pendirian UMKM, digitalisasi marketing, dan strategi pemasaran produk sehingga usaha yang mereka memiliki menjadi UMKM yang nantinya menjadi ciri khas untuk desa dan dapat menjadi batu loncatan untuk menjadi desa yang lebih maju.