Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Literasi Digital pada Mata Kuliah Desain Setting Kelas Tepi Mulyaniapi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v2i02.107

Abstract

Secara umum media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan pembelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran berbasis literasi digital pada mahasiswa semester VI PIAUD STAI Persis Bandung. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan metode Mixed Method, yaitu penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Mixed method (metode gabungan: kualitatif- kuantitatif). Menurut hasil perhitungan terhadap 19 butir soal yang berkaitan dengan efektifitas pemanfaatan media pembelajaran berbasis literasi digital pada mata kuliah Design dan Setting Kelas PIAUD B Semester VI STAI Persis Bandung yang penulis berikan kepada 34 mahasiswa kelas tersebut termasuk dalam kategori “efektif”. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa efektifitas pemanfaatan media pembelajaran berbasis literasi digital pada mata kuliah Design dan Setting Kelas PIAUD B Semester VI STAI Persis Bandung sudah efektif dilaksanakan.
Hubungan Antara Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Dengan Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Azkia Fajri Al-Aisyi; Tepi Mulyaniapi
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Islamic Early Childhood Education - JOIECE: PIAUDKU
Publisher : Lembaga P3M STAI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.793 KB) | DOI: 10.54801/piaudku.v1i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua di PAUD KB Cempaka Putih dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil data dari kuesioner atau angket yang disebarluaskan kepada 37 responden yang terdiri dari ayah atau ibu. Pada penelitian ini hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini berada pada kategori rendah dengan nilai 12,2% serta korelasi 1,5% maka menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini di PAUD KB Cempaka Putih.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Pada Kualitas Layanan Akademik Di Tingkat PAUD (RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung) Tepi Mulyaniapi
AL-IBANAH Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Lembaga P3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v7i2.100

Abstract

Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap kualitas layanan akademik di RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 56 orang dari populasi 129 orang. Dengan hasil Korelasi sebesar 0,634 mempunyai maksud hubungan antara variabel Model pembelajaran Blended Learning dan Layanan Akademik kuat dan searah. Korelasi dua variabel bersifat signifikan karena angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,10. Jika angka signifikansi (sig) < 0,01 hubungan kedua variabel signifikan. Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap layanan akademik sebesar 40,2 %. Adapun sisanya sebesar 59,8 % dipengaruhi oleh faktor lain, dengan kata lain variablitas layanan akademik yang dapat diterangkan dengan menggunakan variabel model pembelajaran Blended Learning sebesar 40,2 % dan pengaruh 59,8 % di sebabkan oleh variabel-variabel lain di luar model ini.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Pada Kualitas Layanan Akademik Di Tingkat PAUD (RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung) Tepi Mulyaniapi
AL-IBANAH Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Lembaga P3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.929 KB) | DOI: 10.54801/ibanah.v7i2.100

Abstract

Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap kualitas layanan akademik di RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 56 orang dari populasi 129 orang. Dengan hasil Korelasi sebesar 0,634 mempunyai maksud hubungan antara variabel Model pembelajaran Blended Learning dan Layanan Akademik kuat dan searah. Korelasi dua variabel bersifat signifikan karena angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,10. Jika angka signifikansi (sig) < 0,01 hubungan kedua variabel signifikan. Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap layanan akademik sebesar 40,2 %. Adapun sisanya sebesar 59,8 % dipengaruhi oleh faktor lain, dengan kata lain variablitas layanan akademik yang dapat diterangkan dengan menggunakan variabel model pembelajaran Blended Learning sebesar 40,2 % dan pengaruh 59,8 % di sebabkan oleh variabel-variabel lain di luar model ini.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Pada Kualitas Layanan Akademik Di Tingkat PAUD (RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung) Tepi Mulyaniapi
AL-IBANAH Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Lembaga P3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.929 KB) | DOI: 10.54801/ibanah.v7i2.100

Abstract

Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap kualitas layanan akademik di RA Persis 282 Al Hidayah Kota Bandung. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 56 orang dari populasi 129 orang. Dengan hasil Korelasi sebesar 0,634 mempunyai maksud hubungan antara variabel Model pembelajaran Blended Learning dan Layanan Akademik kuat dan searah. Korelasi dua variabel bersifat signifikan karena angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,10. Jika angka signifikansi (sig) < 0,01 hubungan kedua variabel signifikan. Pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap layanan akademik sebesar 40,2 %. Adapun sisanya sebesar 59,8 % dipengaruhi oleh faktor lain, dengan kata lain variablitas layanan akademik yang dapat diterangkan dengan menggunakan variabel model pembelajaran Blended Learning sebesar 40,2 % dan pengaruh 59,8 % di sebabkan oleh variabel-variabel lain di luar model ini.
Hubungan Antara Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Dengan Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini Azkia Fajri Al-Aisyi; Tepi Mulyaniapi
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Islamic Early Childhood Education - JOIECE: PIAUDKU
Publisher : Lembaga P3M STAI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.793 KB) | DOI: 10.54801/piaudku.v1i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua di PAUD KB Cempaka Putih dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil data dari kuesioner atau angket yang disebarluaskan kepada 37 responden yang terdiri dari ayah atau ibu. Pada penelitian ini hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini berada pada kategori rendah dengan nilai 12,2% serta korelasi 1,5% maka menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan peran orang tua dalam mengembangkan potensi anak usia dini di PAUD KB Cempaka Putih.
Increasing Organizational Capabilities of PAUD Units Through the Digital Leadership Seminar Tepi Mulyaniapi; Johar Permana; Soemarto; Diding Nurdin
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i5.16003

Abstract

Improving the capabilities of Early Childhood Education (PAUD) organizations is crucial for efficient and effective management. A well-developed organizational capability can also help enhance public trust in PAUD programs. This is important because public trust ensures ongoing support and access to resources needed for the successful operation of PAUD programs. However, limitations in resources and the ability to leverage technology can pose challenges in enhancing the effectiveness and efficiency of PAUD institutions. The goal of this community service initiative is to enhance understanding of the role of technology in education, develop digital leadership skills, and improve collaboration and communication among PAUD leaders throughout West Java. The main activity of this community service initiative is a Digital Leadership seminar. Through this community service initiative, it is expected that the capabilities of PAUD institutions will be enhanced. . Keywords: Capability, Organization, Leadership, Digital Leadership
Digital Leadership Influencing the Capabilities of Early Childhood Education Organizations in School Mover I Bandung Mulyaniapi, Tepi; Permana, Johar; Soemarto, Soemarto; Nurdin, Diding
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i1.63875

Abstract

The study aims to investigate the challenges and issues arising from the impact of digital leadership and organizational capabilities on Early Childhood Education (ECE) School Mover in Bandung City. This includes understanding how these factors may hinder or enhance the educational environment in such institutions. This research examines the influence of digital leadership and organizational capabilities in Early Childhood Education (ECE) School Mover in Bandung City. The author used the Structure Equation Model (SEM) in conjunction with quantitative methods on a sample of 238 participants. Results indicate that all indicators on both variables effectively reflect the latent variables, and show a strong level of validity. These findings underscore the significance of digital leadership in enhancing educational organizational capabilities. Even though ECE is part of School Mover, with the vision "Freedom to Learn, Freedom to Play," this research reveals that there is still a gap between the need for digitalization in education and the ability of ECE organizations to adopt digital technology. Efforts to overcome this inequality must include technology training for teaching staff, support from the government, adequate budget allocation, and a leadership model that can lead ECE organizations in adopting digital technology. The demonstrated strong correlation between digital leadership and organizational capabilities underscores the need for targeted interventions to bridge the digital leadership implementation gap in ECE.
Meningkatkan Disiplin Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Oray-Orayan Zulfa Nobrina, Syifa; Kurniasih, Widiya; Rahmi, Yusi; Mulyaniapi, Tepi
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUDKU
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/f0v5ab37

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kedisiplinan anak usia dini pada kelompok B melalui permainan tradisional oray-orayan di RA Rohmatika Desa Rancatungku Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung. Secara khusus kedisiplinan yang di maksud dalam penelitian ini yaitu disiplin dalam menataati peraturan sekolah ,mengantri baris berbaris dengan rapih dan menyimpan sepatu pada tempatnya . Penelitain Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada situasi kelas, atau lazim dikenal dengan classroom action researarch prosedur yang di gunakan berbentuk siklus. Metode penelitian ini menggunakan model Kemmis & Mc Taggart penelitian ini terdiri dari 2 siklus . Teknik penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data diperoleh,dapat disimpulkan dari Siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan tradisional oray orayan menunjukkan ada perkembangan kedisiplinan dalam menataati peraturan sekolah ,mengantri baris berbaris dengan rapih dan menyimpan sepatu pada tempatnya.
Enhancing Early Childhood Education through Effective School Leadership: The Impact of PAUD Principals on Teacher Welfare and Institutional Progress in Cangkuang Kulon, Kab. Bandung Nurleni, Nurleni; Mulyaniapi, Tepi; Anwaruddin, Anwaruddin
Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUDKU
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/kej3vy92

Abstract

The success of early childhood education institutions is undoubtedly linked to the role of the principal, who must possess the qualifications and competencies of a kindergarten/RA principal as stipulated by the Minister of Education. The performance of a principal will undoubtedly influence various components within an educational institution, including teacher welfare and the progress of early childhood education institutions. This study aims to determine the influence of the performance of PAUD principals in Cangkuang Kulon Village, Dayeuhkolot District, Bandung Regency on teacher welfare and PAUD progress. The research was conducted by collecting data from questionnaires distributed to 23 PAUD institutions with a total of 54 teacher respondents. This study obtained 74.1% of the data. PAUD principals in Cangkuang Kulon village showed continuous improvement in the quality of education, and PAUD teachers obtained welfare in accordance with the indicators as PAUD teachers, as seen from 64.8% of PAUD teachers always having a professional attitude in accordance with Law No. 14 of 2005 in facing work challenges. PAUD institutions are in line with PAUD institutional development indicators, as evidenced by 59.3%, indicating that PAUD institutions meet children's needs in terms of learning and physical activities.