Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pembuatan Media Pembelajaran dengan Platform Educaplay pada Topik Freunde, Kollegen und Ich Anita Simanjuntak; Herlina Jasa Putri Harahap
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 3 (2025): September : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v3i3.2655

Abstract

The aim of this study is to develop learning media on the Educaplay platform on the topic „Freunde, Kollegen und Ich“. This study uses a qualitative approach and the development model based on the theory of Richey and Klein. This theory includes three phases: (1) planning, (2) creation, and (3) evaluation. The book Netzwerk neu A1 by Stefanie Dengler et al. (2021) was used as the data source in this study. The data consist of words, sentences, and grammatical rules at the A1 level taken from Chapter 2 „Freunde, Kollegen und Ich“, which appears on pages 18–27. The grammar topics covered in this chapter include: (i) irregular verbs and personal pronouns, (ii) yes/no questions, (iii) definite articles: der, die, das, (iv) nouns: singular and plural, and (v) the verbs haben and sein. The result of this study is a set of learning media on the Educaplay platform in the form of grammar exercises at the A1 level. The materials were validated by content experts based on five assessment criteria and scored 90 points, which corresponds to a very good rating. The Educaplay learning media was also validated by media experts and received a score of 90 points, also indicating a very good rating. Based on the findings of this study, the exercises developed on Educaplay can be used by lecturers and students as innovative and interactive learning media for A1 grammar.
PENGEMBANGAN PERMAINAN EDUKATIF UNTUK ARTIKEL KATA BENDA BAHASA JERMAN DENGAN MENGGUNAKAN PLATFORM SCRATCH Sonianta Girsang; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan permainan edukatif untuk meningkatkan pemahaman terhadap artikel kata benda bahasa Jerman tingkat A1 menggunakan platform Scratch. Fokus penelitian adalah pada artikel kata benda bahasa Jerman tingkat A1. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Forms kepada 29 mahasiswa serta analisis nilai pada mata kuliah “Grammatik A1”. Permainan edukatif dikembangkan yang terdiri dari empat bagian utama: Nominatif, Akkusatif, Datif, dan Kasus Campuran. Aktivitas permainan meliputi menebak artikel sesuai gambar, melengkapi kalimat rumpang, dan memilih jawaban benar atau salah. Validasi materi dan media masing-masing memperoleh skor 95. Umpan balik menunjukkan bahwa 73,9% sangat setuju dan 26,1% setuju bahwa permainan membuat pembelajaran bahasa Jerman menjadi lebih menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan ini menyediakan media interaktif yang efektif untuk berlatih artikel kata benda bahasa Jerman tingkat A1.
ANALISIS KAJIAN MORFOLOGI AFIKSASI DALAM BAHASA JERMAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN Fiolina Manurung; Dorie Evelyn Zebua; Herlina Jasa Putri Harahap
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 6 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i6.12392

Abstract

Morfologi afiksasi merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kata dalam bahasa Jerman yang melibatkan penambahan morfem terikat berupa prefiks, sufiks, konfiks, atau infiks pada kata dasar. Kajian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif proses afiksasi dalam bahasa Jerman serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Jerman, khususnya dalam konteks pendidikan bahasa asing. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber primer dan sekunder terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa afiksasi dalam bahasa Jerman tidak hanya berperan dalam pembentukan nomina, verba, dan adjektiva, tetapi juga mempengaruhi makna dan fungsi kata secara signifikan. Implikasi pembelajaran menuntut penguasaan sistem afiksasi sebagai dasar untuk memahami struktur kata, memperkaya kosakata, dan meningkatkan kemampuan berbahasa secara produktif dan reseptif.
Analisis Perbandingan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka terhadap Pembentukan Moralitas Generasi Z dalam Konteks Pendidikan Nasional Natasya Victoria; Meriah Charolin Br Sihombing; Leony Br siburian; Indah Rekha Sari; Ruli Pratiwi Deli sirait; Ahmia Br pelawi; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v4i2.5620

Abstract

Growing up in the digital era, Generation Z has unique characteristics, but faces significant moral issues. The curriculum as an educational tool plays an important role in shaping the character values for this generation. The aim of this research is to analyze and compare the strengths of the 2013 curriculum with the strengths of the independent curriculum in the formation of morality in Generation Z. To achieve this goal, a descriptive qualitative approach to conduct literature research, including studies into political documents, educational theories, and scientific articles, was used. The analysis results show that the 2013 curriculum emphasizes moral values through a scientific approach and character education enhancement (PPK). Meanwhile, the independent curriculum is more flexible and project-based, while the Pancasila student profile promotes contextual learning. Both can shape students' morality, but collaboration among them may be better for education.
Pengaruh Struktur Sintaksis Bahasa Jerman Terhadap Kesalahan Tata Bahasa Dalam Tulisan Mahasiswa Indonesia: Studi Kualitatif Jenda Rizkinta Tarigan; Khoirul Ikhsan Pulungan; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Jerman memiliki struktur sintaksis yang berbeda secara signifikan dari bahasa Indonesia, yang sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa Indonesia yang mempelajarinya sebagai bahasa asing. Struktur bahasa Jerman yang mengikuti pola Subject-Verb-Object (SVO), dengan aturan tambahan seperti inversi dalam kalimat tanya, penggunaan kasus gramatikal, dan posisi kata kerja dalam klausa subordinatif, menyebabkan kesalahan dalam tulisan mahasiswa. Ketidakpahaman terhadap konsep gramatikal seperti deklinasi kata benda, konjugasi kata kerja, dan penggunaan artikel berdasarkan kasus gramatikal semakin memperumit proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan sintaksis dalam tulisan mahasiswa Indonesia yang belajar bahasa Jerman. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis kesalahan, penelitian ini mengidentifikasi jenis kesalahan yang paling sering terjadi, seperti kesalahan dalam susunan kata, penggunaan kata kerja bantu dan modal, serta konstruksi klausa subordinatif. Data dikumpulkan dari tulisan mahasiswa di beberapa universitas dan dianalisis untuk memahami faktor penyebab kesalahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama kesalahan meliputi interferensi bahasa ibu, kurangnya pemahaman aturan sintaksis, serta minimnya latihan menulis dalam konteks akademik. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penerapan strategi pembelajaran yang lebih interaktif, seperti latihan menulis berbimbingan, pemanfaatan teknologi tata bahasa, dan pendekatan berbasis komunikasi. Dengan strategi yang tepat, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan menulis akademik dalam bahasa Jerman secara lebih efektif
PERAN SEMANTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA: DARI TEORI KE PRAKTIK, DENGAN FOKUS PADA BAHASA JERMAN Sucy Adila Winata; Meisya Syahvira; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dimaksudkan sebagai strategi praktis untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip semantik ke dalam pengajaran bahasa Jerman yang efektif. Kita akan mengeksplorasi metode untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang makna kata, struktur kalimat, dan faktor-faktor kontekstual yang membentuk interpretasi. Ini akan mencakup saran untuk menggunakan bahan-bahan autentik, merancang kegiatan kelas yang menarik, dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Tujuan utamanya adalah untuk memberi guru bahasa Jerman alat dan wawasan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang makna, konteks, dan nuansa kaya bahasa Jerman, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan kelancaran dan kemampuan komunikasi. Fokusnya adalah untuk membekali guru dengan strategi praktis untuk meningkatkan pemahaman siswa secara keseluruhan dan kemampuan mereka untuk menggunakan bahasa secara efektif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOSA KATA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI UNDERCOVER Dzulia Qarnawi; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan melalui aplikasi Undercover untuk meningkatkan kosakata mahasiswa. Penggunaan media pembelajaran digital diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan motivasi serta hasil belajar mahasiswa dalam penguasaan kosakata Bahasa Jerman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas C24 sebanyak 20 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data meliputi angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Undercover yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Undercover efektif digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Jerman. Media ini juga dapat menjadi alternatif inovatif bagi dosen dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik di era digital
ANALISIS PEMBENTUKAN KOMPOSITA PADA PUISI “ATTA TROLL. EIN SOMMERNACHTSTRAUM” KARYA HEINRICH HEINE Ghina Hilwani Salsabila; Herlina Jasa Putri Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan komposita dan jenis komposita yang paling sering muncul dalam puisi “Atta Troll. Ein Sommernachstraum” karya Heinrich Heine dari tahun 1993. Pengumpulan data untuk studi ini dilakukan berdasarkan teori Miles dan Huberman dalam tiga langkah: 1) reduksi data, 2) presentasi data, 3) kesimpulan. Proses analisis komposita mengikuti teori Fromkin 1990. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembentukan komposita terjadi dalam berbagai cara, yaitu melalui 23 proses pembentukan kata, termasuk kombinasi kata benda, kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata penghubung, kata depan, dan angka. komposita yang paling sering muncul adalah yang terbentuk dari kombinasi kata benda + kata benda, yaitu 74%.